Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rutin Setiap Ramadan, Geo Dipa Berbagi Sasar 4.416 Kepala Keluarga di Pasirjambu, Rancabali, dan Ciwidey

Selasa, 17 Maret 2026 11:18 WIB

Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya

Selasa, 17 Maret 2026 11:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik

Selasa, 17 Maret 2026 10:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rutin Setiap Ramadan, Geo Dipa Berbagi Sasar 4.416 Kepala Keluarga di Pasirjambu, Rancabali, dan Ciwidey
  • Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya
  • Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik
  • Link Live CCTV Tol Lebaran 2026: Cara Praktis Pantau Macet Jalur Mudik Secara Real-Time via HP
  • Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?
  • Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!
  • Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?
  • Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Kasus Pelecehan di Garut, Dokter Kandungan Diduga Alumni Kedokteran Unpad

By SusanaSelasa, 15 April 2025 20:30 WIB2 Mins Read
Oknum dokter kandungan di Garut diduga lecehkan pasien saat USG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter kembali menjadi sorotan publik.

Terbaru, seorang dokter kandungan di salah satu klinik di Garut diduga melecehkan pasien saat pemeriksaan USG. Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan videonya kini viral di media sosial.

Kasus ini muncul tak lama setelah publik dihebohkan dengan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang dokter peserta pendidikan dokter spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terhadap keluarga pasien.

Baca Juga: Awas! Buang Sampah Sembarangan di Bandung Bisa Dijerat Tindak Pidana

Oknum dokter dalam kasus tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan diketahui merupakan mahasiswa program spesialis di Universitas Padjadjaran (Unpad).

Kini, perhatian kembali tertuju ke kampus yang sama, setelah Unpad mengonfirmasi bahwa dokter dalam video viral di Garut, disinyalir merupkan alumni program spesialis Fakultas Kedokteran (FK) Unpad.

Baca Juga:  Akademisi Unpad Sebut Tanda Iliberal Demokrasi Ada di Indonesia

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menyatakan bahwa hasil penelusuran internal mengarah kepada alumni FK Unpad. Namun, ia menegaskan pihaknya tidak bisa memastikan keterlibatan yang bersangkutan secara langsung dalam video karena wajah pelaku tidak terlihat jelas.

Baca Juga: Geger, Mahasiswa di Bekasi Ubah Kamar Kos Jadi Kebun Ganja Mini

Baca Juga:  Unpad Berhentikan Dokter PPDS Terduga Pelaku Pelecehan di RSHS Bandung

“Karena video tidak menunjukkan wajah dengan jelas, kami tetap menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. Jika terbukti, yang bersangkutan sudah berstatus profesional dan tidak lagi dalam kewenangan Unpad,” ujar Dandi, dikutip Selasa (15/4/2025).

Ia menambahkan bahwa kasus ini sudah berada di luar ranah institusi pendidikan.

“Proses hukum dan sanksi profesi menjadi kewenangan pihak berwenang, rumah sakit tempat bekerja, dan organisasi profesi,” tegasnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan oleh Dokter di Garut Makin Menguak: Modus WA Pasien hingga Ajak Ketemuan

Unpad menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus-kasus pelanggaran etika profesi tersebut. Pihak kampus menyatakan tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran kode etik dan sumpah jabatan, baik oleh mahasiswa aktif maupun alumni.

Baca Juga:  Demi Keadilan, Akademisi Anti-Korupsi Unpad Desak Mardani H Maming Segera Dibebaskan

Sebagai bentuk komitmen, Unpad menyatakan terus mengevaluasi sistem pendidikan, termasuk kurikulum etika dan pembinaan moral, agar mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme.

“Unpad juga memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk menangani kasus yang terjadi di lingkungan kampus, dan mendorong masyarakat agar tidak segan melapor bila mengetahui pelanggaran di ranah pendidikan,” tutup Dandi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter garut pelecehan Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.