Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 7 Agustus 2026: Cara Aman dan Legal Berburu Cuan Tambahan

Jumat, 7 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Panduan Klaim Kode Redeem FF 7 Agustus 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis Sekarang Juga!

Jumat, 7 Agustus 2026 01:00 WIB

Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Maung Bandung Taluk Lewat Adu Penalti 6-5

Kamis, 6 Agustus 2026 23:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 7 Agustus 2026: Cara Aman dan Legal Berburu Cuan Tambahan
  • Panduan Klaim Kode Redeem FF 7 Agustus 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis Sekarang Juga!
  • Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Maung Bandung Taluk Lewat Adu Penalti 6-5
  • Diduga Live TikTok Saat Bekerja, ASN Bandung Barat Viral Usai Singgung Fee Proyek
  • Masa Kelam Berakhir! Mykhailo Mudryk Comeback Bela Chelsea Usai Sanksi Doping Dicabut
  • Drama Perebutan Tempat Ketiga Piala Presiden 2026: Persija Tundukkan Arema FC 3-1
  • Bidik Trofi Piala Presiden 2026, Ini 11 Pemain Pilihan Igor Tolic Lawan Persebaya
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berkali-kali Terjadi, Modus Sembunyikan Sabu di Organ Intim Kembali Terungkap di Bandung

By SusanaSenin, 8 Juni 2026 21:13 WIB3 Mins Read
peredaran narkoba
Narkoba. Foto ilustrasi: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Beragam cara dilakukan jaringan peredaran narkotika untuk menyelundupkan barang haram ke dalam lembaga pemasyarakatan. Mulai dari menyembunyikannya dalam makanan, barang bawaan, hingga memanfaatkan organ tubuh manusia sebagai tempat persembunyian.

Modus terakhir kembali terungkap di Lapas Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, pada Senin (8/6/2026). Petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang diduga akan diserahkan kepada seorang warga binaan kasus narkoba.

Kasus ini menambah daftar panjang upaya penyelundupan narkotika ke dalam lapas dengan menggunakan tubuh manusia sebagai media penyimpanan sementara.

Petugas Curiga Saat Pemeriksaan Berlapis

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Banceuy, Andhika Saputra, mengatakan modus penyembunyian narkoba di organ tubuh bagian dalam bukan pertama kali ditemukan di lingkungan Lapas Banceuy.

Menurutnya, baik pengunjung laki-laki maupun perempuan pernah menggunakan cara serupa dengan harapan bisa lolos dari pemeriksaan petugas.

“Sudah beberapa kali ditemukan, baik dilakukan laki-laki maupun perempuan. Mereka menganggap organ tubuh bagian dalam menjadi tempat yang aman untuk menyembunyikan barang terlarang,” ujar Andhika.

Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Lapas Banceuy menerapkan sistem pemeriksaan berlapis yang menggabungkan teknologi pemindai X-ray dengan penggeledahan fisik secara manual.

Setiap pengunjung yang masuk akan melalui sejumlah tahapan pemeriksaan untuk meminimalkan potensi penyelundupan barang terlarang.

“Setelah melalui X-ray, dilakukan pemeriksaan badan dan penggeledahan kembali. Pemeriksaan dilakukan sesuai jenis kelamin petugas dan pengunjung,” jelasnya.

Terlihat Keluar dari Tubuh Pelaku

Kecurigaan petugas bermula ketika proses pemeriksaan berlangsung. Gerak-gerik pengunjung dinilai tidak biasa sehingga dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan indikasi adanya benda asing yang disembunyikan di dalam tubuh pelaku.

“Memang ada kecurigaan saat pemeriksaan. Bahkan terlihat sedikit bagian barang tersebut keluar dari tubuh pelaku. Saat hendak diamankan, yang bersangkutan sempat mengelak, tetapi barang berhasil kami amankan lebih dahulu,” ungkap Andhika.

Penemuan itu kembali membuktikan bahwa jaringan peredaran narkoba terus berupaya mencari berbagai celah untuk memasukkan narkotika ke dalam lingkungan pemasyarakatan.

Modus Lama yang Terus Berulang

Kasus terbaru ini bukan yang pertama terjadi di Lapas Banceuy sepanjang tahun 2026.

Pada Mei 2026 lalu, petugas juga berhasil menggagalkan penyelundupan 13 paket narkotika dengan berat total 10,64 gram yang disembunyikan di dalam anus seorang pengunjung berinisial AS.

Saat itu, narkotika dibungkus menggunakan kondom dan diduga hendak diberikan kepada salah satu warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy, Eris Ramdani, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari kecurigaan petugas terhadap perilaku pengunjung saat memasuki area lapas.

“Modusnya dengan memasukkan 13 paket narkoba seberat 10,64 gram menggunakan kondom melalui dubur,” kata Eris kala itu.

Tidak hanya itu, pada Januari 2026, seorang perempuan hamil berinisial DP juga kedapatan membawa delapan paket sabu dan puluhan butir obat keras tertentu yang disembunyikan di area tubuh intim.

Meski tidak menjalani pemeriksaan menggunakan X-ray karena alasan kesehatan dan kehamilan, petugas tetap melakukan pemeriksaan manual sehingga barang terlarang tersebut berhasil ditemukan sebelum masuk ke area lapas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Eris Ramdani kasus narkoba 2026 KPLP Banceuy Lapas Banceuy narkoba Bandung narkotika pengunjung lapas penyelundupan sabu sabu di lapas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Live TikTok Saat Bekerja, ASN Bandung Barat Viral Usai Singgung Fee Proyek

Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis

Polda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib, Hindari Vandalisme dan Provokasi

Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo, Pelaku Ngaku Ingin Kontennya FYP

Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibacok Tetangga Sendiri Saat Hendak Adzan

SDN 026 Bojongloa Sempat Digembok Ahli Waris, Disdik Bandung Siapkan Relokasi

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.