Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67

Rabu, 28 Oktober 2026 12:51 WIB

Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus

Rabu, 28 Oktober 2026 12:44 WIB

Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 12:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus
  • Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung
  • Julio Cesar Siap Habis-habisan Bawa Persib Kalahkan Melbourne Victory
  • Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior
  • Hujan Deras Picu Longsor di Bandung Barat, Kerugian Tembus Rp50 Juta
  • Preview Persib vs Melbourne Victory: Ujian Berat Maung Bandung Pertahankan Puncak Grup E
  • Kejutan Besar! Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup oleh Tim Kasta Keempat Fleetwood
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bermula Anjing Menggonggong Seret Bangkai, Warga Sumedang Syok Ternyata Jasad Bayi

By Aga GustianaSelasa, 1 September 2026 08:09 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bayi. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Dusun Sukaluyu, Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, mendadak gempar pada Sabtu (29/8/2026) malam sekira pukul 19.30 WIB. Penemuan tragis jasad bayi laki-laki terungkap secara tak terduga setelah terseret oleh seekor anjing peliharaan warga.

Penemu pertama jasad tersebut, Rohimat Nur Fadilah, mengaku awalnya tidak menyangka benda yang digonggong dan diseret oleh anjing miliknya adalah jasad manusia. Ia sempat mengira benda itu merupakan bangkai ternak.

“Pertama itu dibawa sama anjing ya, dibawa langsung saya lihat, kirain anak kambing, ternyata bayi. Saya lihat, wah ada tangannya, ya udah saya panggil saudara saya gitu kan, langsung saya samperin, nah langsung telepon-telepon warga lah,” ujar Rohimat mengenang momen mengerikan tersebut.

Melihat kondisi jasad bayi malang tersebut, Rohimat meyakini ada pihak tak bertanggung jawab yang sengaja membuangnya. Ia pun langsung berkoordinasi dengan warga sekitar dan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  137 Rumah Dilaporkan Rusak Akibat Gempa Magnitudo 4,8 di Sumedang

“Iya, langsung laporan. Anjingnya ada pemiliknya, yang punya saya. (Bayinya) Kayaknya dibuang,” katanya.

Menindaklanjuti laporan warga, Satreskrim Polres Sumedang bergerak cepat melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mencokok perempuan berinisial ER (19), yang merupakan ibu kandung bayi tersebut.

Baca Juga:  6 Hektare Hutan Gunung Kacapi Sumedang Habis Terbakar, Si Jago Merah Baru Jinak Tadi Pagi

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, membenarkan bahwa ER telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas perbuatan keji tersebut.

“Untuk penemuan bayi yang dibuang di Kecamatan Congeang, Kabupaten Sumedang, Alhamdulillah untuk pelaku sudah kami amankan,” ujar Tanwin di Mapolres Sumedang, Senin (31/8/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi pembuangan bayi ini didasari rasa malu dan panik karena tersangka hamil di luar nikah.

“Untuk pelaku ini ya, setelah kami melakukan pemeriksaan pelaku ini mengakui bahwa pelaku ini membuang bayi karena pelaku ini tidak mempunyai suami atau masih gadis,” jelas Tanwin.

Baca Juga:  Tragis! Bau Busuk di Kuburan Cimahi Ungkap Jasad Bayi Perempuan yang Dikubur

Kepada polisi, ER membeberkan bahwa bayi tersebut merupakan hasil hubungannya dengan sang kekasih yang berasal dari Tasikmalaya berinisial PK.

“Untuk laki-laki yang berhubungan dengan pelaku ini warga Tasikmalaya, sementara masih kami mintai keterangan. Ya, pengakuannya sudah lama berpacaran, beberapa kali berhubungan seperti suami-istri,” pungkasnya.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti selimut, kain, tas kain, hingga sendok semen. Atas tindakan mencabut nyawa bayi kandungnya sendiri, ER terancam hukuman pidana maksimal 9 tahun penjara sesuai Pasal 429 KUHP.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bayi jasad Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67

Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus

Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung

Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior

Hujan Deras Picu Longsor di Bandung Barat, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Pelarian Pembacok Remaja Berkaus Persib Berakhir, Pelaku Terancam 15 Tahun Bui

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.