Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bandung Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang, Reklame Patah hingga Pohon Tumbang

Senin, 31 Agustus 2026 20:15 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Terlewat! Ini Daftar Bansos September 2026 yang Perlu Diketahui KPM

Senin, 31 Agustus 2026 20:06 WIB

Persib Buntu di Babak Pertama, Teja Paku Alam Jadi Penyelamat saat Kontra Manila Digger

Senin, 31 Agustus 2026 19:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bandung Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang, Reklame Patah hingga Pohon Tumbang
  • Jangan Sampai Terlewat! Ini Daftar Bansos September 2026 yang Perlu Diketahui KPM
  • Persib Buntu di Babak Pertama, Teja Paku Alam Jadi Penyelamat saat Kontra Manila Digger
  • Bukan Roboh Total! TNI AD Bongkar Fakta Jembatan Pongpet Pangandaran yang Bikin Bupati Terjatuh
  • Unik dan Ekstrem, Warga Cidaun Cianjur Gelar Konser Dangdut dan Ngubek Ikan di Dasar Sungai Surut
  • Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 2,2 Juta Hektare Wilayah Terancam Kebakaran, Sukabumi Paling Luas!
  • Merah Putih Meledak di Oktagon! Bilal Hasan Bawa Pulang Rp1,77 Miliar
  • Alasan Haru Persib Bandung Lepas Ramon Tanque ke Klub India Chennaiyin FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 31 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Roboh Total! TNI AD Bongkar Fakta Jembatan Pongpet Pangandaran yang Bikin Bupati Terjatuh

By SusanaSenin, 31 Agustus 2026 19:42 WIB3 Mins Read
Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran anjlok sesaat setelah diresmikan Bupati Citra Pitriyami. Foto: Ist..
ADVERTISEMENT

bukamata.id – TNI Angkatan Darat (TNI AD) memberikan klarifikasi terkait video viral yang menyebut Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, roboh setelah digunakan warga dan jajaran pejabat dalam acara peresmian.

TNI AD menegaskan, kondisi yang terjadi pada Minggu (30/8/2026) bukan merupakan keruntuhan seluruh struktur jembatan. Bagian utama jembatan disebut masih berada pada posisinya.

Insiden terjadi di Dusun Margajaya RT 01/12, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

Dalam keterangan resminya, TNI AD menjelaskan bahwa bagian yang mengalami kendala adalah tali sling di sisi kiri jembatan yang terlepas dari sistem pengikat utama.

“Kondisi yang terjadi bukan merupakan keruntuhan atau ambruknya keseluruhan struktur jembatan. Struktur utama jembatan tetap berada pada posisinya, sementara bagian yang mengalami kendala adalah tali sling pada sisi kiri yang terlepas dari sistem pengikat utama,” demikian keterangan TNI AD dalam siaran pers, Senin (31/8/2026).

Baca Juga:  Penyebab Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan

Tali Sling Jembatan Terlepas Saat Rombongan Melintas

Menurut TNI AD, Jembatan Gantung Pongpet merupakan infrastruktur yang dibangun oleh Kodim 0625/Pangandaran. Jembatan tersebut memiliki batas kapasitas berat tertentu yang sebelumnya telah disosialisasikan kepada masyarakat sekitar.

Ketentuan mengenai kapasitas tersebut dibuat untuk menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat ketika menggunakan jembatan.

Namun, situasi berubah setelah prosesi peresmian.

Antusiasme masyarakat yang ingin ikut melintasi jembatan membuat ketentuan kapasitas tersebut tidak diindahkan. Saat kejadian berlangsung, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama masyarakat berada di atas jembatan setelah prosesi pengguntingan pita oleh Bupati Pangandaran.

“Namun, antusiasme warga setelah prosesi peresmian menyebabkan ketentuan tersebut tidak diindahkan. Peristiwa terjadi saat jajaran Forkopimda bersama masyarakat berjalan di atas jembatan setelah prosesi pengguntingan pita oleh Bupati Pangandaran,” tulis TNI AD.

Baca Juga:  Penyebab Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan

Dalam kondisi tersebut, tali sling pada sisi kiri jembatan terlepas dari sistem pengikat utamanya.

Akibatnya, bagian jembatan mengalami penurunan dan membuat sejumlah orang yang sedang berada di atasnya terjatuh.

Bupati Pangandaran Ikut Terjatuh

Insiden tersebut turut dialami jajaran pejabat yang berada di lokasi, termasuk Bupati Pangandaran.

Rombongan pejabat bersama masyarakat terjatuh setelah tali sling jembatan mengalami kendala. Meski video kejadian kemudian beredar luas di media sosial dengan narasi jembatan roboh, TNI AD menegaskan struktur utama jembatan tidak runtuh seluruhnya.

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus memberikan gambaran mengenai kondisi sebenarnya di lokasi kejadian.

Jembatan Pongpet Belum Dibuka untuk Umum

Baca Juga:  Over Kapasitas Atau Over Korupsi? Detik-Detik Jembatan 60 Meter Pangandaran Ambrol!

Pasca-insiden, TNI AD bersama pemerintah daerah langsung melakukan langkah penanganan terhadap Jembatan Gantung Pongpet.

Perbaikan dilakukan untuk memastikan jembatan kembali memiliki kondisi yang aman sebelum digunakan masyarakat.

Selain perbaikan, evaluasi teknis juga dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur jembatan secara menyeluruh.

Untuk sementara waktu, Jembatan Gantung Pongpet belum dibuka untuk masyarakat.

TNI AD dan pemerintah daerah masih memastikan aspek keamanan dan kelayakan infrastruktur tersebut sebelum akses kembali diberikan kepada warga.

Penutupan sementara menjadi langkah penting mengingat jembatan tersebut nantinya akan digunakan sebagai akses penghubung masyarakat. Evaluasi diharapkan dapat memastikan seluruh komponen, termasuk sistem sling dan pengikat, berada dalam kondisi layak dan aman.

Dengan demikian, masyarakat diminta tidak menggunakan jembatan tersebut sampai proses perbaikan dan evaluasi teknis dinyatakan selesai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ambruk jembatan gantung Pongpet tali sling jembatan TNI AD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bandung Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang, Reklame Patah hingga Pohon Tumbang

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Terlewat! Ini Daftar Bansos September 2026 yang Perlu Diketahui KPM

Unik dan Ekstrem, Warga Cidaun Cianjur Gelar Konser Dangdut dan Ngubek Ikan di Dasar Sungai Surut

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 2,2 Juta Hektare Wilayah Terancam Kebakaran, Sukabumi Paling Luas!

Merah Putih Meledak di Oktagon! Bilal Hasan Bawa Pulang Rp1,77 Miliar

Gagal Total! Tiga Orang Hendak Selundupkan Minuman Beralkohol ke Rutan Bandung

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Game Free Fire
    Kumpulan Kode Redeem FF Terbaru 25 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis Sebelum Hangus
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.