Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

5 Tempat Makan Pecel Lele Enak di Bandung: Lengkap dengan Harga dan Lokasinya

Sabtu, 17 Oktober 2026 17:15 WIB

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:47 WIB

Dihantam Hujatan Se-Indonesia! Keputusan Drastis Reno Ferdinand Usai Pulang Tanpa Gelar di Mister Global 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 5 Tempat Makan Pecel Lele Enak di Bandung: Lengkap dengan Harga dan Lokasinya
  • Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis
  • Dihantam Hujatan Se-Indonesia! Keputusan Drastis Reno Ferdinand Usai Pulang Tanpa Gelar di Mister Global 2026
  • Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok
  • Kabar Gembira Pekerja! BSU 2026 Disalurkan Sekaligus Rp900 Ribu Akhir Tahun, Ini Penjelasan Pemerintah
  • Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?
  • Bukti Bakat Indonesia Itu Real! Dari Lapangan Semen Kampung, Devina Digodok Pelatih Berlisensi UEFA
  • Usai Debut Manis di ACL Two, Sandy Walsh Siap Tempur di Laga Persib vs Persik Kediri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 2,2 Juta Hektare Wilayah Terancam Kebakaran, Sukabumi Paling Luas!

By Aga GustianaSenin, 31 Agustus 2026 19:35 WIB3 Mins Read
Karhutla. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Resiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini mengancam hampir seluruh penjuru Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data resmi Dokumen Kajian Risiko Bencana, total area yang terpapar potensi ancaman karhutla menembus angka 2.289.001 hektare.

Dari total luasan tersebut, sebanyak 574.567 hektare berada dalam klasifikasi risiko tinggi. Sedangkan 1.714.434 hektare selebihnya tergolong dalam tingkat bahaya sedang.

Sebaran wilayah rawan ini memperlihatkan bahwa potensi petaka kebakaran tak cuma terkonsentrasi di kawasan pegunungan atau kehutanan semata, melainkan telah merambah ke area perkebunan hingga zona perkotaan.

Sukabumi Raih Luasan Rawan Terbesar di Jabar

Kabupaten Sukabumi menempati urutan teratas sebagai wilayah dengan area paling rentan karhutla di Tatar Pasundan. Wilayah ini mengantongi area berisiko mencapai 364.006 hektare, di mana lebih dari sepertiganya berada di zona bahaya tinggi.

“Total wilayah Kabupaten Sukabumi yang masuk dalam potensi bahaya karhutla mencapai 364.006 hektare. Luasan itu terdiri dari 261.630 hektare kategori bahaya sedang dan 102.376 hektare kategori bahaya tinggi,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, Senin (31/8/2026).

Baca Juga:  Libur Nataru, Rest Area di Wilayah Jabar Terpantau Ramai

Skala kerawanan yang begitu masif menempatkan Sukabumi sebagai fokus prioritas utama dalam mitigasi dan pencegahan bencana.

Pemetaan Wilayah Kabupaten Rawan Karhutla

Sejumlah kabupaten dengan wilayah geografis yang luas turut menyumbang angka kerawanan karhutla dalam skala besar:

  • Kabupaten Cianjur: Menyimpan potensi rawan seluas 307.174 hektare. “Kabupaten Cianjur memiliki total luasan 307.174 hektare, dengan 282.505 hektare kategori sedang dan 24.669 hektare kategori tinggi,” katanya.
  • Kabupaten Garut: Memiliki area rawan membentang hingga 266.543 hektare.
  • Kabupaten Tasikmalaya: Mengantongi potensi bahaya seluas 219.910 hektare, terdiri dari 173.301 hektare tingkat sedang dan 46.609 hektare tingkat tinggi.
  • Kabupaten Bogor: Mencatatkan 193.561 hektare zona rawan, dengan rincian 164.980 hektare bahaya sedang dan 28.581 hektare bahaya tinggi.

Daerah dengan Dominasi Risiko Bahaya Tinggi

Menariknya, terdapat sejumlah daerah yang meski total luasannya tak begitu besar, namun hampir seluruh wilayah rawannya didominasi kategori bahaya tinggi:

  • Kabupaten Bekasi: Memiliki 5.933 hektare area rawan yang 100% masuk zona bahaya tinggi.
  • Kabupaten Cirebon: Dari total 16.844 hektare area rawan, sebanyak 12.469 hektare tergolong risiko tinggi. “Kabupaten Bekasi memiliki total luasan potensi bahaya karhutla sebesar 5.933 hektare, seluruhnya tercatat dalam kategori bahaya tinggi. Kabupaten Cirebon memiliki total 16.844 hektare, dengan 4.375 hektare kategori sedang dan 12.469 hektare kategori tinggi,” ucap Teten.
  • Kabupaten Indramayu: Dari 30.629 hektare wilayah berpotensi, 29.507 hektare di antaranya merupakan zona bahaya tinggi.
  • Kabupaten Karawang: Mengantongi 32.121 hektare wilayah rawan, dengan 21.533 hektare tingkat tinggi.
  • Kabupaten Majalengka: Dari total 65.904 hektare, hampir separuhnya atau 32.042 hektare berada di kategori bahaya tinggi.
  • Kabupaten Kuningan: Mencatatkan area rawan sebesar 84.888 hektare, dengan 26.620 hektare tingkat tinggi.
Baca Juga:  5 Wisata Kuliner Legendaris dan Paling Dicari di Kuningan, Cocok untuk Lidah Pecinta Makanan Enak

BPBD Jabar juga merinci peta kerawanan di wilayah Purwakarta dan Subang:

“Kabupaten Purwakarta tercatat memiliki total potensi bahaya karhutla sebesar 55.734 hektare, yang terdiri dari 36.088 hektare kategori sedang dan 19.646 hektare kategori tinggi,” kata Teten.

Baca Juga:  Jelang Pendaftaran Pilpres, KPU Minta Surat Larangan Kampanye di Gedung Pemerintah Dipercepat

“Selanjutnya Kabupaten Subang memiliki total 86.762 hektare, dengan 45.965 hektare kategori sedang dan 40.797 hektare kategori tinggi,” sambungnya.

Area Perkotaan Tak Luput dari Peta Bencana

Ancaman kebakaran lahan ternyata juga mengintai kawasan perkotaan di Jawa Barat. Kota Cirebon bahkan mencatatkan seluruh wilayah rawannya (772 hektare) berada pada status bahaya tinggi. Sementara Kota Banjar memiliki 6.312 hektare area rawan dengan 3.996 hektare di antaranya tergolong bahaya tinggi.

Beberapa kota lain yang masuk dalam pemetaan mencakup Kota Tasikmalaya (8.304 ha), Kota Depok (2.765 ha), Kota Bogor (2.067 ha), Kota Sukabumi (1.359 ha), Kota Bekasi (1.324 ha), Kota Bandung (990 ha), serta Kota Cimahi (742 ha).

“Kota Bandung tercatat memiliki 986 hektare kategori sedang dan 4 hektare kategori tinggi. Kota Depok memiliki 1.116 hektare kategori sedang dan 1.649 hektare kategori tinggi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPBD jawa barat Karhutla Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Geger Dugaan Pelecehan Verbal Dosen UIN Bandung: Mahasiswa Gelar Aksi, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.