Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two

Rabu, 16 September 2026 21:00 WIB

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Rabu, 16 September 2026 20:42 WIB

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Rabu, 16 September 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
  • Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label
  • Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
  • DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!
  • Taktik Jitu Igor Tolic Bawa Persib Bandung Jinakkan Raksasa Korsel Lewat Skor Tipis 0-1
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Besok Ada Gerhana Bulan Penumbra, Ini Penjelasan BMKG

By SusanaMinggu, 24 Maret 2024 22:35 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gerhana bulan. Foto: Istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Besok, Senin (25/3/2024) akan terjadi peristiwa fenomena gerhana bulan penumbra yang bisa disaksikan masyarakat Indonesia. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut durasi gerhana penumbra dari fase mulai hingga berakhir adalah 4 jam 43 menit 39 detik.

Dari keterangan BMKG, gerhana bulan penumbra terjadi ketika posisi matahari-bumi-bulan sejajar. Hal ini menyebabkan bulan hanya memasuki bayangan penumbra bumi. Akibatnya, pada puncak gerhana, bulan terlihat redup dibandingkan dengan saat purnama.

Gerhana bulan penumbra ini merupakan anggota ke 64 dari 71 anggota pada seri Saros 113. Gerhana bulan sebelumnya yang berasosiasi dengan gerhana ini adalah gerhana bulam Penumbra14 Maret 2006.

Baca Juga:  Antisipasi Gempa, Pemda Jabar dan BMKG Buat Peta Mitigasi Bencana

BMKG menyatakan meski melintas di Indonesia, keseluruhan fase gerhana bulan penumbra ini tidak akan bisa teramati jelas di sebagian besar wilayah Indonesia. 

Gerhana bulan penumbra di Indonesia terjadi bersamaan dengan waktu terbit Bulan. Wilayah Papua, Papua Barat, dan sebagian Maluku menjadi lokasi terbaik untuk mengamati seluruh proses gerhana bulan tersebut dari sejak bulan terbit hingga gerhana berakhir selama total 4 jam 43 menit 39 detik. 

Baca Juga:  Deretan Film Horor Indonesia Siap Teror Layar Lebar Desember 2024

Sementara pengamat yang berada di banyak daerah lain di Indonesia tidak akan bisa mengamati seluruh fase gerhana bulan penumbra karena bulan masih di bawah horizon saat peristiwa tersebut terjadi. 

Daerah tersebut meliputi Maluku Utara, sebagian Maluku, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, NTT, NTB, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat.

Lalu, ada Jawa Timur, Jawa Tengah, D1 Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Aceh.

Baca Juga:  Angin Kencang Terjang Jawa Barat, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Adapun di wilayah Jawa Barat yang masuk dalam zona Waktu Indonesia Barat (WIB), gerhana bulan penumbra akan terjadi mulai pukul 11.50 WIB, puncak gerhana pukul 14.12 WIB, dan akan berakhir pada 16.34 WIB.

Sebagai informasi, gerhana bulan yang akan datang yang berasosiasi dengan gerhana bulan ini adalah gerhana bulan penumbra 5 April 2042, yang juga akan dapat diamati dari Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.