Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gagal Saat Lawan Bali United, Teja Masih Berpeluang Cetak Sejarah

Rabu, 15 April 2026 09:32 WIB
Game Free Fire

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 15 April 2026: Ada Skin Senjata & Bundle Premium Gratis Hari Ini

Rabu, 15 April 2026 09:14 WIB

Detik-Detik Pohon Tumbang di Bandung, Toyota Noah Rusak Parah

Rabu, 15 April 2026 09:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gagal Saat Lawan Bali United, Teja Masih Berpeluang Cetak Sejarah
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 15 April 2026: Ada Skin Senjata & Bundle Premium Gratis Hari Ini
  • Detik-Detik Pohon Tumbang di Bandung, Toyota Noah Rusak Parah
  • Jawa Barat Siaga Kemarau Ekstrem 2026: Lebih Kering dan Panjang dari Biasanya!
  • Rumah Layak untuk Rakyat: Sinergi bank bjb dan Kementerian PKP Luncurkan BSPS 2026 di Jawa Barat
  • Lari Gratis di Surabaya! bank bjb Bagi-Bagi Tiket Suroboyo 10K Lewat Program Nabung Seru
  • Perkuat Likuiditas Nasional, bank bjb Sabet Penghargaan Bergengsi di SPPA BEI Award 2025
  • Geger Lagu Erika di ITB: Saat Nyanyian Mahasiswa Tambang Berujung Tudingan Normalisasi Pelecehan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Minta Penyelenggara Pemilu Antisipasi Bencana Longsor dan Banjir Jelang Pencoblosan

By Putri Mutia RahmanJumat, 2 Februari 2024 15:39 WIB2 Mins Read
Bey Machmudin saat memimpin apel Kesiapsiagaan Bencana pada Pemilu 2024. (Istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menekankan semua stakeholders untuk mengantisipasi bencana banjir dan longsor akibat cuaca ekstrim yang dapat mengganggu kelancaran pemilu. Hal ini ia sampaikan saat memimpin apel Kesiapsiagaan Bencana pada Pemilu 2024 di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (2/2/2024).

Bencana banjir atau longsor yang memang rawan di berbagai daerah Jabar, berpotensi menghambat distribusi logistik sampai ke pelosok, surat suara setelah hari pencoblosan 14 Februari 2024, atau menghambat pencoblosan karena tempat pemungutan suara (TPS) terendam banjir misalnya.

“Kita tahu bahwa Jabar provinsi rawan bencana, dan juga berdasarkan informasi dari BMKG puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Februari hingga Maret 2024,” ujar Bey Machmudin.

Bey mengingatkan, Jabar provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak yakni 35,7 juta pemilih, dan akan tersebar di 140.457 TPS. Sehingga jika pemilu di Jabar terganggu bencana, maka akan berdampak signifikan pada kelancaran pemilu secara keseluruhan.

Baca Juga:  Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektare di Subang Dukung Swasembada Pangan 2025

“Peningkatan kesiapsiagaan oleh semua pihak perlu dilakukan, mitigasi terhadap kemungkinan adanya bencana pada saat pelaksanaan pemilu,” katanya.

“Pemerintah, dalam hal ini adalah TNI/Polri. Masyarakat, dunia usaha, media dan juga perguruan tinggi (akademisi),” sebutnya.

Untuk itu, Bey meminta KPU sebagai penyelenggara pemilu untuk memetakan TPS di lokasi rawan bencana.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Lepas 14 PMI Terlatih Pengelasan ke Korea Selatan

“Tadi saya sampaikan kepada perwakilan KPU, mohon agar para anggota KPPS yang ada di TPS diberikan kewenangan seandainya terjadi bencana untuk melakukan tindakan – tindakan yang harus diambil,” katanya.

“Jadi tidak perlu menunggu lama – lama lagi untuk mengambil tindakan yang perlu dilakukan,” tambahnya.

Dalam catatannya Bey menyebut, Kabupaten Bogor paling rawan bencana di Jabar, tapi kewaspadaan harus dilakukan di semua daerah tanpa terkecuali. Saat ini 1.800 personel BPBD telah siaga di setiap kecamatan dibantu TNI, Polri dan para relawan.

Baca Juga:  Atalia Praratya Temukan Dugaan Pencurian Suara, Masyarakat Diminta Kawal Proses Perhitungan

Adapun terkait dengan kesehatan petugas KPPS, Bey mengatakan Dinas Kesehatan Jabar telah berkoordinasi dengan puskesmas di kabupaten dan kota.

“Jadi pada saat pemilu petugas puskesmas harus siap siaga, seharusnya siap siaga nanti kami minta koordinasi lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dani Ramdan mengatakan apel besar merupakan inisiasi BPBD guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang aman dari bencana. Sebelumnya BPBD telah melaksanakan pelatihan gabungan meningkatkan skill competition antara BPBD dan para relawan se – Jabar.

“Khususnya pemungutan suara dan rekapitulasi suara,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antisipasi Bencana Bey Machmudin KPU Pemilu 2024
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Detik-Detik Pohon Tumbang di Bandung, Toyota Noah Rusak Parah

Jawa Barat Siaga Kemarau Ekstrem 2026: Lebih Kering dan Panjang dari Biasanya!

Rumah Layak untuk Rakyat: Sinergi bank bjb dan Kementerian PKP Luncurkan BSPS 2026 di Jawa Barat

Perkuat Likuiditas Nasional, bank bjb Sabet Penghargaan Bergengsi di SPPA BEI Award 2025

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Viral BSU Rp600 Ribu April 2026, Kemnaker Tegaskan Ini Faktanya!

Heboh! Lagu ‘Erika’ Mahasiswa ITB Viral di X, Lirik Dinilai Mengandung Pelecehan

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.