Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter

Jumat, 14 Agustus 2026 18:32 WIB

Persib Tak Full Team Lawan Sabah FC, 5 Pemain Timnas Masih Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 18:03 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 17:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter
  • Persib Tak Full Team Lawan Sabah FC, 5 Pemain Timnas Masih Absen
  • Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026
  • Bakal Jadi yang Terbesar dalam Sejarah, APBN 2027 Diproyeksikan Mendekati Rp 4.000 Triliun
  • Terungkap! Pria yang Viral Pukul Wanita di Cimahi Diduga ODGJ
  • Debut di Asia, Borneo FC Langsung Dipercaya Jadi Tuan Rumah AFC Challenge League
  • Bukan Sekadar HP! Honor Robot Phone Meluncur Mengusung Gimbal Mekanik Terkecil di Dunia
  • Buruan! 10 Promo Makan Murah HUT RI ke-81 di Bandung, Ada Buy 1 Get 1
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.000 Triliun per April 2025

By Aga GustianaSelasa, 17 Juni 2025 10:30 WIB2 Mins Read
Terjerat utang
Ilustrasi terjerat utang. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia per April 2025 mencapai US$431,5 miliar atau sekitar Rp7.039,4 triliun (dengan asumsi kurs Rp16.314 per dolar AS). Angka ini menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 8,2 persen (year-on-year/yoy), meningkat dibandingkan Maret 2025 yang tumbuh 6,4 persen.

Kenaikan utang ini berasal dari dua kelompok utama: ULN pemerintah dan ULN swasta.

Pemerintah Menyumbang Lebih dari Separuh ULN

ULN yang berasal dari sektor pemerintah tercatat sebesar US$208,8 miliar, mengalami lonjakan pertumbuhan 10,4 persen yoy, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang hanya 7,6 persen.

Dalam pernyataan resminya pada Senin (16/6/2025), BI menjelaskan bahwa peningkatan ini didorong oleh dua faktor utama: penarikan pinjaman luar negeri serta masuknya modal asing ke pasar Surat Berharga Negara (SBN). Tingginya minat investor asing dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap prospek ekonomi nasional, meski kondisi pasar keuangan global masih diliputi ketidakpastian.

Dari sisi pemanfaatan, utang pemerintah banyak digunakan untuk sektor-sektor strategis, antara lain:

  • Jasa kesehatan dan kegiatan sosial (22,3% dari total ULN pemerintah)
  • Administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (18,7%)
  • Pendidikan (16,4%)
  • Konstruksi (12%)
  • Transportasi dan pergudangan (8,7%)

ULN Swasta Menurun, Tapi Tetap Signifikan

Sementara itu, ULN dari sektor swasta tercatat sebesar US$194,8 miliar. Meski angkanya besar, pertumbuhannya justru mengalami kontraksi -0,6 persen yoy, sedikit membaik dibanding kontraksi bulan sebelumnya yang mencapai -1,0 persen.

Kontraksi ini mencerminkan upaya penyesuaian di sektor swasta terhadap dinamika global dan pembiayaan eksternal yang lebih selektif.

BI Tegaskan ULN Tetap Terkendali

Meski total utang luar negeri meningkat, BI menegaskan bahwa struktur ULN Indonesia masih tergolong sehat dan terkendali. Salah satu indikator utamanya adalah dominasi utang jangka panjang yang dinilai lebih stabil dan minim risiko.

  • 99,9 persen dari ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang
  • 76,9 persen dari ULN swasta juga terdiri atas pinjaman jangka panjang

Dengan struktur yang seperti ini, BI menilai bahwa risiko pembiayaan eksternal Indonesia tetap terjaga, dan ULN masih dalam batas aman untuk mendukung pembangunan nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Ekonomi BI ekonomi Indonesia Indonesia Utang Luar Negeri Utang Pemerintah Utang Swasta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026

Bakal Jadi yang Terbesar dalam Sejarah, APBN 2027 Diproyeksikan Mendekati Rp 4.000 Triliun

Terungkap! Pria yang Viral Pukul Wanita di Cimahi Diduga ODGJ

Kabar Gembira Warga Bandung! Bandara Husein Sastranegara Resmi Buka Lagi, Rute Luar Negeri Siap Menyusul

Pertama Kali, Upacara HUT RI ke-81 Jabar Digelar di Halaman Gedung Sate

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.