Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
PENUSUKAN

ODGJ Ngamuk Bawa Kapak di Ciamis, Dua Polisi Disabet hingga Pelaku Diamuk Massa

Rabu, 21 Oktober 2026 13:45 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 13:35 WIB
Bansos

BPNT Tahap 4 Sudah Cair atau Belum? Kenali 5 Ciri Ini Sebelum Cek KKS ke ATM

Rabu, 21 Oktober 2026 13:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • ODGJ Ngamuk Bawa Kapak di Ciamis, Dua Polisi Disabet hingga Pelaku Diamuk Massa
  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi
  • BPNT Tahap 4 Sudah Cair atau Belum? Kenali 5 Ciri Ini Sebelum Cek KKS ke ATM
  • Ciamis Dilanda Kekeringan: 66 Ribu Jiwa Krisis Air, Antrean Tangki Mengular hingga 29 Titik
  • BSU 2026 Rp900 Ribu untuk Pekerja, Ini Informasi Jadwal dan Cara Ceknya
  • STY Buka Suara soal Wacana Pengurangan Poin Persija, Singgung Aturan FIFA
  • Ini Alasan Persib Bisa Pertahankan Marc Klok hingga Pensiun seperti Jupe
  • Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bikin Iri Netizen! Awal Mula Momen Wisuda Sakinah Balkis Undip Di-Notice Legenda Rock Dunia Bon Jovi

By Aga GustianaJumat, 4 September 2026 08:52 WIB8 Mins Read
Viral momen wisudawati ini dinotice Bon Jovi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Riuh tepuk tangan dan dentang gong wisuda Periode 183 Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pada akhir Juli 2026 itu mungkin tak jauh berbeda dengan seremoni kampus pada umumnya. Di tengah ribuan lulusan berbalut toga, terselip cerita tentang perjuangan, mimpi yang terwujud, dan haru tangis orang tua. Namun, bagi Sakinah Balkis Wanadri, hari kelulusannya tak berhenti di Gedung Prof. Soedarto. Momen sakral tersebut menjelma menjadi sebuah selebrasi unik yang menggema hingga ke belahan bumi lain—menembus sekat ruang hingga disaksikan langsung oleh musisi rock papan atas asal Amerika Serikat, Bon Jovi.

Semua bermula dari sebuah video berdurasi singkat yang diunggah ke media sosial TikTok. Tanpa tata panggung megah atau penyuntingan video kelas profesional, Balkis—begitu ia akrab disapa—merekam kenangan sederhana bersama kedua orang tuanya seusai prosesi wisuda pada Senin, 27 Juli 2026. Dalam balutan busana wisuda yang elegan, gadis asal Kota Medan ini berdiri di antara ayah dan ibunya. Tanpa canggung, kedua orang tua Balkis melantunkan bait-bait lagu rock legendaris era 80-an milik Bon Jovi, “Livin’ on a Prayer”, secara spontan.

Video yang sejatinya diniatkan sebagai dokumentasi kehangatan keluarga itu secara cepat menyebar di linimasa. Puncaknya, sebuah peristiwa tak terduga terjadi di kolom komentar. Akun resmi TikTok bercentang biru milik grup musik Bon Jovi membubuhkan satu kata singkat namun menyengat gairah: “Congrats!”.

Satu kata tersebut membakar kehebohan warganet. Hingga awal September 2026, rekaman sederhana tersebut telah diputar lebih dari 3,5 juta kali, mendulang ratusan ribu tanda suka, dan melahirkan ribuan komentar apresiasi dari jagat maya Indonesia. Banyak warganet yang ikut terpukau melihat bagaimana momen keluarga sederhana ini bisa diapresiasi langsung oleh musisi legendaris dunia.

“KEREN LOH DI TIKTOK DINOTICE IDOLA BAPAK GUEEEEE,” seru salah satu netizen yang ikut takjub melihat respons tak terduga dari sang musisi rock.

Tak sedikit pula warganet yang memberikan ucapan hangat dan doa untuk perjalanan karier Balkis ke depannya. “Seru banget 🔥 selamat sudah lulus dengan baik kak. Semoga next journey dilancarkan selalu,” ujar netizen lainnya di kolom komentar.

Dukungan pun terus mengalir deras membanjiri unggahan tersebut. “Met wisuda ya kak! Semoga selalu keren dimanapun kakak berada!” tulis seorang pengguna media sosial menyuarakan kekagumannya.

Momen Random yang Menembus Sekat Samudra

Bagi Balkis, perhatian masif dari publik dan respons langsung dari sang legenda musik dunia ibarat mimpi di siang bolong. Ketika ditemui seusai kehebohan tersebut, gadis berparas manis ini tak mampu menyembunyikan rasa terkejutnya.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pelaku Begal Viral di Bandung Barat, Ancaman 12 Tahun Penjara

“Jujur, awalnya saya nggak menyangka sama sekali videonya akan mendapat perhatian sebesar itu,” ungkap Balkis dengan nada tidak percaya. “Saya justru menganggap video tersebut sebagai kenang-kenangan pribadi untuk momen wisuda bersama orang tua.”

Konsep video yang menjadi viral itu lahir tanpa naskah. Kedua orang tua Balkis, yang sejak lama menggandrungi musik-musik rock klasik, mengusulkan untuk merekam momen bernyanyi bersama di area kampus Undip. “Jadi ketika sedang merayakan momen wisuda, orang tua saya menyanyikan lagu tersebut untuk saya. Buat saya, justru spontanitas itu yang membuat videonya terasa lebih natural dan berkesan,” tuturnya.

Saat notifikasi komentar masuk dari akun centang biru Jon Bon Jovi dan kawannya, Balkis sempat menduga hal tersebut adalah akun tiruan. Ia mengamati nama pengguna dan tanda verifikasi platform berkali-kali hanya untuk memastikan keabsahannya.

“Awalnya saya benar-benar kaget dan sampai memastikan berkali-kali apakah itu benar akun Bon Jovi. Karena menurut saya, dari sekian banyak orang yang melihat video tersebut, kecil sekali kemungkinan mereka sampai notice,” kenang Balkis sembari tersenyam. “Buat saya itu benar-benar salah satu momen paling random tapi memorable setelah wisuda.”

Namun, di luar euforia viralitas media sosial, Balkis menekankan bahwa esensi sejati dari hari bahagia itu terletak pada kehadiran figur paling krusial dalam hidupnya. “Pada akhirnya yang paling berharga bukan soal videonya viral, tapi fakta bahwa di momen wisuda saya bisa merayakannya bersama orang tua saya dan dilengkapi oleh ucapan selamat dari Bon Jovi,” tegasnya.

Livin’ on a Prayer: Lebih dari Sekadar Lirik Lagu

Pilihan lagu “Livin’ on a Prayer” dalam selebrasi tersebut bukanlah kebetulan belaka. Sejak kecil, telinga Balkis sudah terbiasa dengan kepakan nada-nada cadas. Rumah keluarganya di Medan sering kali diramaikan oleh dentum musik rock saat orang tuanya menyalurkan hobi berkaraoke.

Namun, ketika lagu tersebut dinyanyikan di hari wisudanya, makna di balik bait-bait liriknya meresap jauh lebih dalam. Bagi Balkis, lagu yang berkisah tentang ketangguhan menghadapi kesulitan hidup itu merupakan cermin sempurna dari perjalanannya meretas jalan akademis di Semarang.

“Selama perjalanan hidup saya, tentu ada beberapa kegagalan dan hal-hal yang tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang saya harapkan. Tapi dari situ saya belajar untuk tetap berusaha terus fight, dan tidak berhenti berdoa sampai akhirnya satu per satu hal yang saya perjuangkan mulai tercapai,” paparnya.

Baca Juga:  Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau

Menjalani kuliah di jurusan Teknik Geologi yang terkenal menuntut fisik dan pikiran bukanlah perkara gampang. Praktikum lapangan, analisis batuan, hingga dinas ke berbagai lokasi ekstrem kerap menguji ketahanan mental. Di tengah rintangan itu, lirik “We’ve got to hold on to what we’ve got / It doesn’t make a difference if we make it or not / We’ve got each other and that’s a lot for love / We’ll give it a shot” menjadi penyemangat terselubung.

“Jadi bagi saya, lagu ini bukan hanya menggambarkan perjalanan saya sampai di titik wisuda, tetapi juga menjadi pengingat untuk perjalanan saya setelah ini untuk terus berdoa, terus berjuang, dan tetap percaya bahwa apa yang kita perjuangkan bisa tercapai pada waktunya,” tambah Balkis.

Jejak Akademis Sang Srikandi Geologi

Di balik keriuhan video viral di TikTok, Sakinah Balkis Wanadri menyimpan rekam jejak akademik yang sangat impresif. Popularitas digitalnya berdiri kokoh di atas fondasi integritas dan kerja keras yang nyata. Sejak menuntaskan pendidikan menengahnya di Global Prima National Plus School Medan, Balkis memantapkan langkah merantau ke Pulau Jawa untuk mengejar cita-cita.

Diterima sebagai mahasiswa Teknik Geologi Fakultas Teknik Undip pada angkatan 2022, Balkis membuktikan bahwa mahasiswi perantau mampu bersaing dan bersinar di level tertinggi. Ia menuntaskan masa studinya tepat dalam kurun waktu 4 tahun dengan raihan predikat cum laude dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,74.

Kedalaman ilmu geologinya tidak hanya teruji di atas lembar kertas ujian. Balkis dipercaya menjadi Asisten Praktikum di Laboratorium Sumber Daya Mineral Undip—sebuah posisi bergengsi yang hanya diberikan kepada mahasiswa dengan pemahaman materi mendalam serta kemampuan membimbing yang baik.

Kapasitas kepemimpinannya makin terasah di ranah organisasi nasional. Balkis mengemban amanah sebagai Presiden Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia Student Chapter Universitas Diponegoro (IATMI SC Undip). Di bawah kepemimpinannya, ia aktif menjembatani dunia kampus dengan dinamika industri energi.

Tak berhenti di situ, portofolio pengalamannya diperkaya melalui sederet program magang di berbagai perusahaan energi dan pertambangan raksasa di Indonesia. Mulai dari menimba pengalaman dalam eksplorasi dan tata kelola sumber daya mineral di PT Antam Tbk, mempelajari pengembangan energi terbarukan di Star Energy Geothermal, hingga turun langsung memahami pemetaan geologi bawah permukaan (subsurface) migas nasional di PT Pertamina (Persero).

Baca Juga:  Viral! Aksi 'Putra Wilayah' Hentikan Pembangunan Pagar Sekolah di Bekasi

Tali Kasih Perantau dan Langkah Menatap Masa Depan

Meninggalkan Kota Medan menuju Semarang memberikan pelajaran berharga tentang arti kemandirian bagi Balkis. Sebagai anak rantau, dinamika kehidupan kampus tak jarang membawanya pada titik tertekan. Di momen-momen itulah, peran kedua orang tua menjadi benteng moral dan spiritual yang tak tergoyahkan.

Dukungan tanpa henti, petuah saat malam menjelang, serta doa-doa khusyuk yang dipanjatkan dari jauh menjadi energi utama Balkis untuk melangkah maju. Maka tak mengherankan jika momen pelukan dan tawa bersama di hari wisuda terasa begitu emosional.

“Menurut saya, wisuda ini bukan hanya pencapaian saya, tapi juga pencapaian orang tua,” tuturnya lirih. “Rasanya bukan cuma ‘saya akhirnya lulus’, tapi lebih ke ‘akhirnya perjuangan kita bisa sampai di tahap ini’. Itu yang membuat momen tersebut sangat emosional buat saya.”

Kini, toga telah ditanggalkan dan selebrasi viral bersama Bon Jovi telah menjadi kenangan manis di album digitalnya. Balkis bersiap memijakkan kaki ke arena pembuktian yang sesungguhnya: dunia kerja profesional.

Gelar Sarjana Teknik (S.T.) yang kini melekat di belakang namanya menjadi modal awal untuk mengejar cita-cita di industri energi tanah air. Ia membeberkan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menyerap pengalaman sebanyak mungkin dan memberikan kontribusi nyata sesuai bidang ilmu yang ditekuninya.

“Setelah wisuda, saya ingin melanjutkan perjalanan ke tahap berikutnya, terutama membangun karier dan mencari pengalaman sebanyak mungkin di bidang yang saya tekuni,” jelas Balkis. “Kalau ada satu hal yang saya harapkan, mungkin saya ingin bisa membuat orang tua saya bangga lagi lewat pencapaian-pencapaian berikutnya.”

Saat ini, Balkis sedang berjuang melewati serangkaian tahapan seleksi kerja di perusahaan impian yang selama ini ia cita-citakan. Sama seperti perjuangannya menuntaskan kuliah dengan predikat pujian, ia menghadapi proses rekrutmen ini dengan optimisme dan ketenangan mental seorang pemenang.

“Mohon doanya untuk teman-teman yang membaca ini, sekiranya saya dapat keterima interview di perusahaan impian saya,” tutup Balkis penuh harap.

Kisah Sakinah Balkis Wanadri adalah bukti bahwa dedikasi akademik dan kehangatan keluarga bisa berpadu harmonis. Momen viral bersama Bon Jovi mungkin adalah kejutan manis dari alam semesta, namun dedikasi, kerja keras, dan bakti kepada orang tualah yang menjadi panggung utama dalam hidupnya. Sebagaimana bait lagu favoritnya, Balkis kini siap melangkah ke babak baru kehidupan—halfway there, living on a prayer.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bon Jovi Sakinah Balkis viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

BPNT Tahap 4 Sudah Cair atau Belum? Kenali 5 Ciri Ini Sebelum Cek KKS ke ATM

Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet

Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak

Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT

Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam

Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.