Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Kamis, 29 Oktober 2026 11:46 WIB

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 11:14 WIB

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana
  • Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bivitri Susanti Hargai Ganjar dan Mahfud yang Tak Ikut dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran

By SusanaRabu, 8 Mei 2024 21:30 WIB2 Mins Read
Bivitri Susanti. Foto: Tangkapan layar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti turut menghargai keputusan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang memutuskan tak masuk dalam pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu disampaikan Bivitri Susanti saat hadir sebagai narasumber dalam Seminar Nasional “Pelaksanaan Pemilu 2024: Evaluasi dan Gagasan Ke Depan” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Rabu (8/5/2024).

“Prof Mahfud dan Pak Ganjar, saya menghargai justru karena sudah menyatakan bahwa mereka tidak akan ikut pada pemerintahan yang akan datang,” ucap Bivitri.

Menurutnya, ajang lima tahunan ini selalu membuat pihak-pihak tertentu ribut akan pilihannya, namun setelah pemilu usai seakan-akan dilupakan begitu saja.

Baca Juga:  Mahfud MD Jelaskan Sikap Hadapi Money Politic pada Pemilu 2024

Tidak hanya itu, Bivitri juga menyinggung terkait bagi-bagi jabatan yang sudah mulai dilakukan pemerintah mendatang.

“Kita dibuat ribut nih 5 tahun sekali, kita bertengkar, padahal begitu suara kita udah didapat, yang di sebelah sana udah peluk-pelukan, udah bagi-bagi jabatan, sampai mau mengubah kementerian negara, kitanya masih bertengkar,” bebernya.

Baca Juga:  Jadi Penampil Pertama, Gibran Beberkan 4 Langkah Pembuka Lapangan Pekerjaan

Dalam kesempatan yang sama, Dosen STHI Jentera itu pun mengungkap terkait isu lama dan isu baru pada Pemilu 2024. Menurutnya, isu-isu lama dalam Pemilu 2024 ini semakin laten dan semakin menguat, bahkan dampak negatif nya semakin terlihat.

Adapun isu lama tersebut, di antaranya yang pertama yaitu ambang batas pencalonan presiden menguatkan elit dan mengurangi kualitas demokrasi. Lalu kedua, tentang dana kampanye dan politik uang yang semakin menggila.

“Jadi yang pertama presidential threshold, kita sekarang sangat boleh dan harus mengkritik soal bansos, pengerahan aparat dan sebagainya. Tapi tolong jangan lupa bahwa ada satu akar masalah yang sampai sekarang belum kita coba bongkar,” terangnya.

Baca Juga:  Instagram Mahfud MD Diretas, Stafsus: Pemulihan Sedang Dilakukan

Sementara terkait isu baru yang ada pada Pemilu 2024, Bivitri membaginya kedalam 4 macam. Pertama terkait Nepotisme, yang meliputi penyalahgunaan kekuasaan Presiden, Politik Gentong Babi, dan pengarahan aparat.

“Kedua, penyelenggara pemilu tidak profesional. Ketiga, pembajakan mahkamah konstitusi,” ujarnya.

Kemudian yang terakhir mengenai masalah pendidikan politik dan pembodohan struktural.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ganjar Pranowo Gibran Mahfud MD pemerintah Prabowo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.