Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 11:14 WIB

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Kamis, 29 Oktober 2026 10:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

By Mulki AlbarKamis, 29 Oktober 2026 11:14 WIB3 Mins Read
Rencana skatepark di Lapangan Teuku Umar Bandung bikin warga khawatir anak kehilangan tempat main bola. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana revitalisasi Lapangan Teuku Umar atau Taman Fitnes di Kecamatan Coblong, Kota Bandung, menuai penolakan dari warga dan pemuda setempat. Mereka meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempertahankan fungsi lapangan sepak bola yang selama ini aktif digunakan masyarakat.

Penolakan tersebut tetap disuarakan meski Pemkot Bandung menyebut fasilitas skatepark hanya akan menggunakan sekitar 30 persen dari total area. Warga menilai keberadaan fasilitas skateboard dan sepeda BMX belum tentu sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar yang mayoritas memanfaatkan lapangan untuk bermain sepak bola.

Perwakilan Pemuda Teuku Umar, Novian Ardiansyah, mengatakan warga belum mengetahui secara pasti desain revitalisasi yang akan diterapkan. Namun, ia menegaskan bahwa keberadaan fasilitas skateboard dan BMX tetap menjadi keberatan warga.

“Kita belum tahu gambarnya seperti apa. Kalaupun dibikin 30 persen kan tetap ada skateboard dan BMX. Dari warga, kami menginginkan lapangan yang sudah ada cukup diperbaiki agar lebih nyaman digunakan,” ujar Novian di lokasi, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga:  Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak

Warga Keluhkan Minimnya Sosialisasi

Selain persoalan fungsi fasilitas, warga juga menyoroti minimnya sosialisasi sebelum pekerjaan revitalisasi dimulai.

Novian mengungkapkan, warga dan anak-anak yang biasa berlatih sepak bola sempat terkejut ketika material bangunan dan seng pembatas tiba di lapangan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Kita lagi latihan main bola, tahu-tahu material datang, kan kita bertanya-tanya. Dari warga pun awalnya tidak tahu lapangan ini mau dibuat seperti apa,” katanya.

Baca Juga:  Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak

Menurut warga, komunikasi yang lebih terbuka diperlukan agar masyarakat mengetahui rencana pembangunan sekaligus dapat menyampaikan aspirasi sebelum perubahan dilakukan terhadap fasilitas yang selama ini mereka gunakan.

Nilai Fasilitas BMX Kurang Sesuai Kebutuhan Warga

Penolakan serupa disampaikan perwakilan pemuda lainnya, Linda Zanalia. Ia mempertanyakan kesesuaian pembangunan fasilitas skateboard dan BMX dengan kondisi ekonomi masyarakat sekitar.

Linda menilai, tidak semua anak memiliki akses terhadap peralatan olahraga tersebut. Karena itu, ia berharap lapangan sepak bola tetap menjadi fasilitas utama yang dapat digunakan anak-anak tanpa harus bermain di jalan atau gang permukiman.

“Berapa orang sih di wilayah kami yang punya sepeda BMX? Perekonomian di wilayah kami seperti apa,” ujar Linda.

“Lebih proper biarkan anak-anak bermain bola, menikmati fasilitas ini tanpa harus bermain di dalam gang,” lanjutnya.

Baca Juga:  Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak

Linda menyarankan Pemkot Bandung memprioritaskan perbaikan lapangan sepak bola, penambahan bangku penonton, serta penataan taman agar lebih nyaman tanpa menghilangkan fungsi yang sudah berjalan.

Ia juga mempertanyakan alasan pembangunan skatepark di lokasi tersebut jika fasilitas serupa dapat dikembangkan atau diperbaiki di tempat lain.

“Kalau pun memang ada anggaran untuk memperbaiki lapangan skateboard, kenapa tidak perbaiki skatepark yang sudah ada saja di tempat lain? Jangan mengganggu fasilitas yang selama ini aktif digunakan warga Coblong,” pungkasnya.

Warga berharap Pemkot Bandung kembali mempertimbangkan kebutuhan masyarakat sekitar dan membuka ruang dialog sebelum melanjutkan revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Coblong Lapangan Teuku Umar revitalisasi Taman Fitnes skatepark Bandung Taman Fitnes Teuku Umar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.