Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Rabu, 28 Oktober 2026 21:43 WIB

Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two

Rabu, 28 Oktober 2026 21:35 WIB

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Rabu, 28 Oktober 2026 20:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus
  • Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two
  • Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
  • Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
  • Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap
  • Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG: Indonesia Terpapar Badai Matahari, Waspadai Gangguan Komunikasi

By SusanaMinggu, 13 Oktober 2024 11:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi fenomena badai kuat Matahari melanda wilayah Indonesia selama tiga hari, sejak Jumat (11/10/2024) hingga Minggu (13/10/2024).

Sebagaimana diumumkan oleh lembaga oseanik dan atmosfer NOAA bahwa ledakan Matahari terjadi pada Senin (7/10/2024) lalu mengakibatkan badai magnet berat skala G4 di Bumi.

Ledakan tersebut adalah letusan besar radiasi elektromagnetik dari matahari yang berlangsung selama beberapa menit – jam.

“Halo sobat BMKG. Berdasarkan informasi dari NOAA, Senin lalu (07/10/2024) terjadi ledakan matahari (Solar Flare) terbesar selama 7 tahun terakhir kemudian disusul kejadian badai magnet dengan klasifikasi badai magnetik kuat atau skala G4 kemarin (10/10/2024),” isi pernyataan BMKG dalam instagram resminya dikutip Minggu (13/10/2024).

Baca Juga:  BMKG Jelaskan Penyebab Udara Pagi di Bandung Raya Terasa Lebih Dingin

Di Indonesia, dampak besar dari fenomena jarang terjadi ini dapat mengganggu sistem telekomunikasi yang terhubung internet. Serta komunikasi berbasis radio selama periode badai matahari tersebut. Namun dampaknya tidak akan sebesar wilayah tinggi seperti daerah sekitar kutub Bumi.

“Salah satu dampak adalah adanya gangguan pada sistem komunikasi berbasis satelit dan sistem GPS,” sebut BMKG.

Baca Juga:  AFC Respons Permintaan Bahrain Tolak Main di Indonesia

Sebagai informasi, badai magnet, atau yang sering disebut dengan badai matahari adalah gangguan sementara akibat gelombang kejut angin matahari dan atau awan medan magnet yang berinteraksi dengan medan magnet Bumi. Peristiwa ini merupakan siklus 10-11 tahun dan wajar terjadi.

Berdasarkan hasil monitoring BMKG, ada indikasi terjadinya badai magnet bumi dengan tingkat besar di wilayah Indonesia. Salah satu dampak utama badai magnetik ialah gangguan sistem komunikasi berbasis satelit dan GPS.

Baca Juga:  Banjir Lahar Hujan Berpotensi Aliri 25 Sungai, Pemprov Sumbar Akan Relokasi Warga

Di Indonesia, dampak dari badai magnet itu bisa mengganggu komunikasi antar pengguna radio HF dan mengurangi akurasi penentuan posisi navigasi berbasis satelit seperti GPS. Namun, dampaknya tak akan sebesar wilayah lintang tinggi seperti sekitar kutub Bumi.

BMKG mengingatkan masyarakat Indonesia waspada dalam berkegiatan atau transaksi menggunakan jaringan internet selama periode badai kuat matahari akhir pekan ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.