Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Indonesia Bersiap Hadapi Pekan Penuh Risiko Alam

By Aga GustianaSelasa, 11 November 2025 07:08 WIB2 Mins Read
Cuaca Ekstrem. (Foto: Ilustrasi/bpbd.bogorkab.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Indonesia selama sepekan ke depan. Intensitas hujan yang meningkat tajam dinilai berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, serta angin kencang.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini berada dalam fase yang sangat dinamis. Sejumlah fenomena global dan regional tengah aktif secara bersamaan, memicu pembentukan awan hujan tebal di banyak daerah Nusantara.

“Beberapa sistem atmosfer bekerja bersamaan, mulai dari siklon tropis Fung Wong yang berputar di timur Filipina, hingga pengaruh Madden Julian Oscillation (MJO), serta gelombang Kelvin dan Rossby Equator. Kombinasi ini meningkatkan peluang terjadinya hujan lebat hingga pertengahan November,” terangnya dalam rilis resmi BMKG, Senin malam (10/11/2025).

Dampak tidak langsung dari siklon Fung Wong, lanjut Guswanto, sudah terasa di wilayah Kalimantan Utara, Sulawesi, Maluku, dan Papua bagian utara, berupa peningkatan pertumbuhan awan hujan serta kecepatan angin yang mencapai lebih dari 25 knot.

Baca Juga:  BMKG Ungkap Ketebalan Es Pegunungan Jayawijaya Sisa 4 Meter, Apa Dampaknya?

Sementara itu, Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani menegaskan bahwa rentang waktu 10–16 November 2025 diperkirakan menjadi periode paling rawan. Curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah besar Indonesia, dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua.

Beberapa daerah dengan status siaga hujan ekstrem meliputi Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua. Selain ancaman hujan deras, angin kencang juga diperkirakan akan menerpa kawasan pesisir seperti Banten, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Bandung Kamis 9 Februari 2024, Siap-siap Bawa Payung dan Jas Hujan

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada tanpa menimbulkan kepanikan. Aktivitas luar ruangan sebaiknya dihindari saat terjadi hujan petir, serta menjauhi area berisiko seperti bawah pohon besar atau bangunan tua. Saluran air juga perlu dipastikan tidak tersumbat agar genangan tidak berubah menjadi banjir.

Baca Juga:  Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Dahsyat, Kolom Abu Capai 11.584 Meter: Warga Diminta Waspada

Bagi para nelayan dan pengguna transportasi laut, BMKG meminta agar meningkatkan kewaspadaan karena gelombang tinggi diprediksi terjadi di sejumlah perairan, antara lain Samudera Hindia barat Sumatera, selatan Jawa, Laut Banda, Laut Flores, dan Laut Arafura.

Masyarakat disarankan untuk terus memperbarui informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik situs bmkg.go.id, akun media sosial @infoBMKG, maupun aplikasi InfoBMKG.

Cuaca ekstrem dapat datang tanpa peringatan panjang — kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi kunci untuk meminimalkan dampaknya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

angin kencang banjir Bencana Alam BMKG Cuaca Ekstrem Hujan Lebat peringatan dini siklon tropis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.