Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung

Jumat, 1 Mei 2026 18:15 WIB

Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

Jumat, 1 Mei 2026 17:54 WIB
Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Jumat, 1 Mei 2026 16:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung
  • Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api
  • Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox
  • Persib di Puncak, Marc Klok Ingatkan Bahaya Euforia
  • Teka-teki Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 Terjawab, Trump Serahkan Keputusan ke FIFA
  • Banyak Dicari, Link Video Bandar Membara Bergetar Kini Diselidiki Polisi
  • Jangan Asal Titip! Panduan Cerdas Memilih Daycare agar Si Kecil Aman dan Tetap Happy
  • Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bos Telegram Manfaatkan AI untuk Perketat Konten

By Aga GustianaRabu, 25 September 2024 13:58 WIB1 Min Read
Ilustrasi Telegram. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – CEO Telegram Pavel Durov membuat kebijakan baru sebagai langkah untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di platform Telegram.

Langkah itu seperti hadirnya kecerdasan buatan (AI) di Telegram. Nantinya, teknologi canggih ini akan menghapus konten-konten negatif, seperti judi dan prostitusi.

Sebelumnya, para penjahat menggunakan fitur pencarian Telegram untuk melancarkan aksinya hingga menjual barang ilegal.

Dengan AI yang dihadirkan, nantinya konten yang melanggar ketentuan akan dihapus dari hasil pencarian.

Baca Juga:  iPhone 16 Sepi Peminat Gegara Minim Fitur AI

Durov berharap kebijakan baru ini dapat mencegah kejahatan di Telegram, karena menurutnya, fitur pencarian harusnya digunakan untuk mencari teman dan berita, bukan untuk promosi barang ilegal.

Ia menegaskan bahwa Telegram tidak akan membiarkan para pelaku kriminal merusak platform yang kini dimiliki hampir satu miliar pengguna.

Baca Juga:  Wapres Dorong Pemanfaatan Teknologi AI untuk Mitigasi Bencana Alam

“Kami tidak akan membiarkan pelaku kejahatan membahayakan integritas platform kami yang dimiliki oleh hampir satu miliar pengguna,” tutup Durov.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ai konten telegram
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

Banyak Dicari, Link Video Bandar Membara Bergetar Kini Diselidiki Polisi

Jangan Asal Titip! Panduan Cerdas Memilih Daycare agar Si Kecil Aman dan Tetap Happy

Link Video Viral ‘Tasya Gym Bandar Batang’ Ramai Dicari, Ada Versi Full Durasi?

Hati-hati! Link Video Tasya Gym Diduga Sebar Phishing

Diam-diam Mengamati! Lihat Cara Orang Utan Timtom Mandi Pakai Gayung, Pintar tapi Terancam!

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.