Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Selisih Poin Tipis, Muhammad Farhan Yakin Mental Juara Persib Bakal Jadi Penentu di Akhir Musim

Kamis, 30 April 2026 18:37 WIB

Tonton di Sini! Link Live Streaming Persib vs Bhayangkara FC Malam Ini: Cara Nonton Siaran Langsung

Kamis, 30 April 2026 18:03 WIB

Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan

Kamis, 30 April 2026 17:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Selisih Poin Tipis, Muhammad Farhan Yakin Mental Juara Persib Bakal Jadi Penentu di Akhir Musim
  • Tonton di Sini! Link Live Streaming Persib vs Bhayangkara FC Malam Ini: Cara Nonton Siaran Langsung
  • Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan
  • Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas
  • Persib Tertekan? Beckham: Ini Tantangan, Bukan Beban!
  • Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral, Ternyata Ini Isinya
  • Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya
  • Prediksi Bhayangkara FC vs Persib: Misi Rebut Takhta di Lampung dan Adu Mekanik Pemain Kunci
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BRT Bandung Raya Ditolak PKL, Parkir di Pinggir Jalan Jadi Masalah Utama

By SusanaKamis, 29 Januari 2026 10:45 WIB2 Mins Read
Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. (Foto: Ilustrasi/Jabarprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya rencananya akan dilaksanakan mulai 2026 hingga 2027.

Dengan jalur khusus sepanjang 21 kilometer, terutama di kawasan pusat Kota Bandung, proyek ini diprediksi menimbulkan kemacetan sementara dan berdampak pada aktivitas masyarakat sekitar.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku saat ini tengah memikirkan solusi terkait perparkiran dan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang akan terdampak. Jalur BRT yang memotong pinggir jalan otomatis akan meniadakan beberapa tempat parkir.

“Yang pertama mesti kita cari solusi sebetulnya adalah perparkiran dulu. Perparkiran dan PKL, karena perparkiran dan PKL adalah titik pertama yang pasti akan terkena dampak dari pembangunan BRT,” kata Farhan, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga:  Bandung Siap Jalankan Program Sekolah Rakyat, Farhan: Peserta Sudah Disetujui

Pemkot Bandung tengah mengupayakan agar masalah ini bisa segera terselesaikan, sehingga pembangunan BRT bisa berjalan lancar. Farhan mengakui, rencana ini sudah menimbulkan kegelisahan di kalangan PKL.

“Sekarang banyak kegelisahan. Saya mohon maaf belum bisa memberikan kepastian, karena kita ingin memastikan dulu bahwa skema penanganan ini bisa diterima oleh semua masyarakat,” ujarnya.

Dialog Prioritas, Belum Tentukan Kompensasi PKL

Menurut Farhan, beberapa PKL di kawasan Cicadas sudah menyatakan penolakan terhadap proyek BRT. Meski pemerintah belum memutuskan apakah akan memberikan kompensasi atau relokasi, Farhan menegaskan dialog menjadi prioritas daripada penggusuran paksa.

Baca Juga:  Warga Harus Bersabar! Pembangunan BRT Bandung Raya Bikin Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran

“Wajar apabila menolak, karena pasti dalam persepsi mereka akan digusur. Tidak, kita akan dialog dulu. Kita ingin tahu perkembangan usaha para pelaku PKL di Cicadas,” jelasnya.

BRT Tidak Menghapus Angkot, Justru Jadi Feeder

Farhan juga menegaskan bahwa pembangunan BRT tidak akan menghilangkan angkutan kota (angkot). Angkot justru akan berperan sebagai angkutan pengumpan (feeder) bagi BRT, apalagi beberapa jalur BRT akan memanfaatkan jalur yang sudah digunakan oleh Trans Metro Pasundan (TMP).

Baca Juga:  Pemkot Bandung Soroti Tunawisma di Ruang Publik, Sekda: Pusat Kota adalah Etalase Bandung

“Angkot jadi feeder. Jalurnya tetap sama persis seperti jalur TMP. Jadi bukan mau mengubah jalur, tapi angkot tetap menjadi feeder lewat jalur yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Pemkot Bandung juga berkoordinasi dengan tiga koperasi angkot untuk melakukan peremajaan menjadi angkot listrik. Kehadiran angkot listrik ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk kembali menggunakan angkutan umum.

“Kalau mau peremajaan, sebaiknya mulai berpikir untuk memanfaatkan angkot listrik yang sudah di-launching beberapa bulan lalu. Pemanfaatan angkot listrik ini memberikan peluang untuk menarik minat masyarakat naik angkot lagi,” tandas Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Angkot Feeder BRT angkot listrik bandung BRT Bandung Raya Jalur BRT Bandung PKL Cicadas Transportasi Umum Bandung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan

Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas

Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya

Dulu Anak Rantau, Sekarang Rajai MTQ Internasional: Kisah Imranul Karim, Qari Kaltim yang Guncang Dunia

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.