Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Cek Daftar Kode Redeem FF Hari Ini, 14 September 2026: Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!

Senin, 14 September 2026 06:55 WIB

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

Senin, 14 September 2026 06:00 WIB

Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two

Senin, 14 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Daftar Kode Redeem FF Hari Ini, 14 September 2026: Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!
  • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare
  • Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
  • Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Harus Bersabar! Pembangunan BRT Bandung Raya Bikin Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran

By SusanaSelasa, 3 Februari 2026 15:20 WIB2 Mins Read
Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. (Foto: Ilustrasi/Jabarprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pembangunan jalur khusus atau on corridor serta halte Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya di Kota Bandung segera memasuki tahap pengerjaan fisik.

Proyek transportasi massal ini akan mulai dikerjakan secara bertahap pada Februari 2026 dan mencakup sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandung.

BRT Bandung Raya yang kini dikenal sebagai Metro Jabar Trans (MJT) dirancang memiliki jalur khusus dengan separator atau pembatas jalan, mirip konsep TransJakarta. Namun, lebar jalurnya disesuaikan dengan kondisi jalan di Kota Bandung yang relatif lebih sempit.

Total 21 Kilometer Jalur BRT di 18 Koridor

Pemerintah merencanakan pembangunan jalur on corridor BRT Bandung Raya dengan total panjang sekitar 21 kilometer untuk melayani 18 koridor rute layanan. Jalur tersebut akan melintasi berbagai kawasan strategis dan padat aktivitas.

Baca Juga:  Titik Pembangunan Jalur dan Halte BRT Bandung, Siap Hadapi Macet 2 Tahun?

Adapun ruas jalan di Kota Bandung yang masuk dalam rencana pembangunan jalur khusus dan halte BRT antara lain:

  • Jalan Sudirman
  • Jalan Rajawali
  • Jalan Pasirkoja
  • Kawasan Tegallega
  • Jalan Otista
  • Jalan Dewi Sartika
  • Jalan Banceuy
  • Jalan Naripan
  • Jalan Ahmad Yani
  • Jalan Jakarta

Serta beberapa ruas lainnya yang akan diumumkan secara bertahap.

Dishub Bandung: Menunggu Rampung Kontrak Kemenhub

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan bahwa pengerjaan fisik jalur khusus BRT dan halte akan dimulai setelah proses kontrak dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI selesai.

Baca Juga:  Groundbreaking BRT Bandung Raya Resmi Dimulai, Dedi Mulyadi Pasang Target Rampung Akhir 2027

“Yang on corridor saat ini masih menunggu kontrak. Rencananya kontrak selesai Februari ini, termasuk pembangunan halte dan separator jalannya,” ujar Rasdian, Selasa (3/2/2026).

Jalan Menyempit, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Rasdian mengakui, pembangunan jalur khusus BRT akan berdampak pada penyempitan sejumlah ruas jalan. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, Dishub Kota Bandung telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas bersama pihak kepolisian.

“Pembuatan on corridor dan halte pasti berdampak pada arus lalu lintas. Karena itu kami siapkan rekayasa lalu lintas dan penempatan petugas di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Kaji Rekayasa Lalu Lintas Jelang Pembangunan BRT, Jalan Ahmad Yani Berpotensi Jadi Satu Arah

Koordinasi intensif dengan kepolisian akan dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas warga selama masa pembangunan berlangsung.

Transportasi Massal Modern untuk Bandung Raya

Pembangunan BRT Bandung Raya diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas transportasi publik di kawasan metropolitan Bandung Raya.

Dengan jalur khusus dan halte modern, Metro Jabar Trans ditargetkan mampu menjadi moda transportasi yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mengikuti informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.