Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up

Kamis, 30 Juli 2026 01:00 WIB

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Harus Bersabar! Pembangunan BRT Bandung Raya Bikin Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran

By SusanaSelasa, 3 Februari 2026 15:20 WIB2 Mins Read
Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. (Foto: Ilustrasi/Jabarprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pembangunan jalur khusus atau on corridor serta halte Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya di Kota Bandung segera memasuki tahap pengerjaan fisik.

Proyek transportasi massal ini akan mulai dikerjakan secara bertahap pada Februari 2026 dan mencakup sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandung.

BRT Bandung Raya yang kini dikenal sebagai Metro Jabar Trans (MJT) dirancang memiliki jalur khusus dengan separator atau pembatas jalan, mirip konsep TransJakarta. Namun, lebar jalurnya disesuaikan dengan kondisi jalan di Kota Bandung yang relatif lebih sempit.

Total 21 Kilometer Jalur BRT di 18 Koridor

Pemerintah merencanakan pembangunan jalur on corridor BRT Bandung Raya dengan total panjang sekitar 21 kilometer untuk melayani 18 koridor rute layanan. Jalur tersebut akan melintasi berbagai kawasan strategis dan padat aktivitas.

Adapun ruas jalan di Kota Bandung yang masuk dalam rencana pembangunan jalur khusus dan halte BRT antara lain:

  • Jalan Sudirman
  • Jalan Rajawali
  • Jalan Pasirkoja
  • Kawasan Tegallega
  • Jalan Otista
  • Jalan Dewi Sartika
  • Jalan Banceuy
  • Jalan Naripan
  • Jalan Ahmad Yani
  • Jalan Jakarta

Serta beberapa ruas lainnya yang akan diumumkan secara bertahap.

Dishub Bandung: Menunggu Rampung Kontrak Kemenhub

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan bahwa pengerjaan fisik jalur khusus BRT dan halte akan dimulai setelah proses kontrak dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI selesai.

“Yang on corridor saat ini masih menunggu kontrak. Rencananya kontrak selesai Februari ini, termasuk pembangunan halte dan separator jalannya,” ujar Rasdian, Selasa (3/2/2026).

Jalan Menyempit, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Rasdian mengakui, pembangunan jalur khusus BRT akan berdampak pada penyempitan sejumlah ruas jalan. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, Dishub Kota Bandung telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas bersama pihak kepolisian.

“Pembuatan on corridor dan halte pasti berdampak pada arus lalu lintas. Karena itu kami siapkan rekayasa lalu lintas dan penempatan petugas di lapangan,” jelasnya.

Koordinasi intensif dengan kepolisian akan dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas warga selama masa pembangunan berlangsung.

Transportasi Massal Modern untuk Bandung Raya

Pembangunan BRT Bandung Raya diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas transportasi publik di kawasan metropolitan Bandung Raya.

Dengan jalur khusus dan halte modern, Metro Jabar Trans ditargetkan mampu menjadi moda transportasi yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mengikuti informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya halte BRT Bandung jalur khusus BRT Bandung Metro Jabar Trans on corridor BRT pembangunan BRT Bandung 2026 transportasi massal Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.