Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Menang Tipis, Ranking FIFA Berpeluang Naik Lagi

Rabu, 10 Juni 2026 08:10 WIB

Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 06:52 WIB
Ole Romeny

Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik

Rabu, 10 Juni 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Menang Tipis, Ranking FIFA Berpeluang Naik Lagi
  • Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini
  • Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik
  • STY Bocorkan Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija, Bek Persib Ikut Disinggung
  • PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!
  • Heboh! Link Video Viral Cut Salwa Full Asli Beredar, Netizen Bikin Pencarian Meledak
  • Weekend List! 5 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Serbu Hadiahnya! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juni 2026 yang Masih Aktif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Harus Bersabar! Pembangunan BRT Bandung Raya Bikin Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran

By SusanaSelasa, 3 Februari 2026 15:20 WIB2 Mins Read
Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. (Foto: Ilustrasi/Jabarprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pembangunan jalur khusus atau on corridor serta halte Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya di Kota Bandung segera memasuki tahap pengerjaan fisik.

Proyek transportasi massal ini akan mulai dikerjakan secara bertahap pada Februari 2026 dan mencakup sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandung.

BRT Bandung Raya yang kini dikenal sebagai Metro Jabar Trans (MJT) dirancang memiliki jalur khusus dengan separator atau pembatas jalan, mirip konsep TransJakarta. Namun, lebar jalurnya disesuaikan dengan kondisi jalan di Kota Bandung yang relatif lebih sempit.

Total 21 Kilometer Jalur BRT di 18 Koridor

Pemerintah merencanakan pembangunan jalur on corridor BRT Bandung Raya dengan total panjang sekitar 21 kilometer untuk melayani 18 koridor rute layanan. Jalur tersebut akan melintasi berbagai kawasan strategis dan padat aktivitas.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung soal Angkot Pintar: Konsep Belum Matang, Masih Kertas

Adapun ruas jalan di Kota Bandung yang masuk dalam rencana pembangunan jalur khusus dan halte BRT antara lain:

  • Jalan Sudirman
  • Jalan Rajawali
  • Jalan Pasirkoja
  • Kawasan Tegallega
  • Jalan Otista
  • Jalan Dewi Sartika
  • Jalan Banceuy
  • Jalan Naripan
  • Jalan Ahmad Yani
  • Jalan Jakarta

Serta beberapa ruas lainnya yang akan diumumkan secara bertahap.

Dishub Bandung: Menunggu Rampung Kontrak Kemenhub

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan bahwa pengerjaan fisik jalur khusus BRT dan halte akan dimulai setelah proses kontrak dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI selesai.

Baca Juga:  Ini Cara Naik, Jadwal, dan Rute Bus Metro Jabar Trans

“Yang on corridor saat ini masih menunggu kontrak. Rencananya kontrak selesai Februari ini, termasuk pembangunan halte dan separator jalannya,” ujar Rasdian, Selasa (3/2/2026).

Jalan Menyempit, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Rasdian mengakui, pembangunan jalur khusus BRT akan berdampak pada penyempitan sejumlah ruas jalan. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, Dishub Kota Bandung telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas bersama pihak kepolisian.

“Pembuatan on corridor dan halte pasti berdampak pada arus lalu lintas. Karena itu kami siapkan rekayasa lalu lintas dan penempatan petugas di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga:  Dari 'Gerbang Timur' Menjadi Depo: Catatan Kritis Akhir Riwayat Terminal Cicaheum

Koordinasi intensif dengan kepolisian akan dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas warga selama masa pembangunan berlangsung.

Transportasi Massal Modern untuk Bandung Raya

Pembangunan BRT Bandung Raya diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas transportasi publik di kawasan metropolitan Bandung Raya.

Dengan jalur khusus dan halte modern, Metro Jabar Trans ditargetkan mampu menjadi moda transportasi yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mengikuti informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya halte BRT Bandung jalur khusus BRT Bandung Metro Jabar Trans on corridor BRT pembangunan BRT Bandung 2026 transportasi massal Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa

Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!

Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon

Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Jangan Asal Klik! Link Video Cut Salwa Viral Berpotensi Jadi Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.