Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang

Selasa, 13 Oktober 2026 09:17 WIB

Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa

Selasa, 13 Oktober 2026 06:00 WIB

Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni

Selasa, 13 Oktober 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa
  • Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni
  • Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau
  • Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini
  • Jadwal Super Padat Bikin Pemain Tumbang, Thom Haye Buka Suara Soal Fasilitas Recovery Persib
  • Era Baru Pengajuan Bansos: Cukup Gunakan NIK KTP, Proses Verifikasi Cuma Hitungan Menit
  • Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dulu Anak Rantau, Sekarang Rajai MTQ Internasional: Kisah Imranul Karim, Qari Kaltim yang Guncang Dunia

By SusanaKamis, 30 April 2026 14:33 WIB5 Mins Read
Imranul Karim qari Indonesia langganan juara MTQ Internasional 2025–2026. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah lantunan ayat suci yang menggema di panggung internasional, satu nama kembali mencuri perhatian dunia: Imranul Karim. Qari asal Kalimantan Timur ini resmi menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara pertama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional 2026 di Kazan, Rusia, pada 22–25 April 2026.

Namun kemenangan di Rusia hanyalah satu bagian dari kisah besar. Dalam kurun waktu 2025 hingga 2026, Imranul Karim seperti “tak tersentuh” di panggung MTQ internasional. Ia tercatat langganan juara di tiga negara berbeda: Indonesia (Jakarta), Bangladesh, dan Rusia. Sebuah pencapaian yang jarang terjadi dalam sejarah kompetisi tilawah tingkat dunia.

Dari Kalimantan Timur ke Panggung Dunia: Awal Perjalanan Sang Qari

Perjalanan Imranul tidak dimulai dari kemewahan panggung internasional, melainkan dari kesederhanaan di tanah kelahirannya.

Lahir pada 10 Juni 1994, Imranul mulai mengenal dunia tilawah sejak usia sangat muda. Ketertarikannya pada bacaan Al-Qur’an tumbuh dari lingkungan keluarga dan pembinaan keagamaan yang ia ikuti secara bertahap.

Titik awal prestasinya muncul pada tahun 2008, ketika ia berhasil meraih juara pertama MTQ tingkat nasional saat masih berusia 13 tahun. Sejak saat itu, namanya mulai diperhitungkan dalam dunia qari Indonesia.

Namun perjalanan itu tidak berhenti di sana.

Hijrah Ilmu: Merantau ke Kalimantan Timur Demi Tilawah

Pada tahun 2012, Imranul mengambil keputusan besar dalam hidupnya: merantau dari Bima ke Kalimantan Timur. Keputusan ini bukan sekadar perpindahan tempat tinggal, tetapi awal dari transformasi besar dalam karier tilawahnya.

Di Kalimantan Timur, ia mendapatkan pembinaan lebih intensif, lingkungan yang mendukung, serta kesempatan tampil di berbagai ajang MTQ tingkat daerah hingga nasional.

Sejak saat itu, ia menjadi bagian dari kontingen Kafilah Kalimantan Timur, dan perlahan naik ke level nasional.

Dominasi Nasional hingga Menembus Dunia

Sebelum dikenal di kancah internasional, Imranul lebih dulu menorehkan prestasi di tingkat nasional. Puncaknya terjadi pada MTQ Nasional 2024, ketika ia kembali meraih juara pertama dan mengukuhkan dirinya sebagai salah satu qari terbaik Indonesia.

Prestasi ini menjadi pintu masuk menuju panggung dunia.

2025: Tahun Keemasan Dimulai

MTQ Internasional Jakarta 2025

Tahun 2025 menjadi awal dominasi internasional Imranul Karim. Dalam MTQ Internasional di Jakarta yang diikuti 187 negara, ia tampil sebagai wakil Indonesia.

Persaingan berlangsung sangat ketat. Qari-qari terbaik dari berbagai belahan dunia ikut serta, namun Imranul berhasil melaju hingga babak final dan keluar sebagai juara pertama.

Kemenangan ini menjadi sinyal bahwa Indonesia memiliki qari yang mampu bersaing di level tertinggi dunia.

MTQ Internasional Bangladesh 2025

Belum sempat reda euforia di Jakarta, Imranul kembali tampil di ajang MTQ Internasional di Dhaka, Bangladesh, pada akhir 2025.

Di ajang ini, ia berhadapan dengan qari kuat dari Iran, Mesir, Malaysia, Pakistan, India, dan Brunei Darussalam.

Hasilnya kembali mengejutkan dunia.

Imranul Karim kembali merebut juara pertama, mengalahkan pesaing-pesaing kuat dari negara-negara yang selama ini dikenal sebagai pusat qari dunia.

2026: Puncak Dominasi di Kazan, Rusia

Puncak kejayaan datang di Kazan, Rusia, pada April 2026. MTQ Internasional kali ini diikuti oleh 30 negara dengan standar penilaian yang sangat ketat.

Penilaian tidak hanya berdasarkan keindahan suara, tetapi juga mencakup:

  • Tajwid yang presisi
  • Fashahah (kelancaran bacaan)
  • Penguasaan maqamat
  • Penghayatan makna ayat

Dalam kompetisi ini, Imranul kembali menunjukkan konsistensi luar biasa. Ia melaju hingga babak final dan akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama MTQ Internasional 2026.

Rahasia Konsistensi: Disiplin, Latihan, dan Spirit Spiritual

Keberhasilan Imranul bukanlah hasil instan. Ia dikenal sebagai sosok yang disiplin dalam latihan harian.

Dalam berbagai kesempatan, ia disebut rutin melatih suara sebelum dan setelah salat, memperdalam ilmu tajwid, serta menjaga hubungan spiritual melalui tadarus Al-Qur’an.

Konsistensi inilah yang membuatnya mampu tampil stabil di berbagai ajang internasional tanpa mengalami penurunan performa signifikan.

Apresiasi Kementerian Agama

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Muchlis M Hanafi, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut.

“Prestasi Imranul Karim menjadi kebanggaan bagi Indonesia dan menunjukkan kualitas qari kita mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sistem pembinaan berjenjang yang dilakukan oleh lembaga seperti LPTQ serta dukungan pemerintah daerah.

Respons Publik: Bangga, Haru, dan Kagum

Kabar kemenangan Imranul Karim di Rusia langsung memicu gelombang komentar di media sosial, khususnya di akun Instagram pribadinya @imrannul_karim.

Beragam komentar netizen membanjiri unggahan tersebut:

  • “Luar biasa ketiga kalinya,” tulis akun @ant***
  • “Masya Allah tabarakallah mabruk syaikh,” tulis akun @sya***
  • “Barakallah sukses selalu pak ustad,” tulis akun @ant***
  • “Selamat dan sukses Ustadz,” tulis akun @dir***

Reaksi ini menunjukkan betapa kuatnya dukungan publik terhadap prestasi qari Indonesia di level dunia.

Lebih dari Sekadar Juara: Simbol Kekuatan Tilawah Indonesia

Konsistensi Imranul Karim dari tahun 2025 hingga 2026 bukan hanya soal medali atau gelar juara. Lebih dari itu, ia menjadi simbol bahwa Indonesia memiliki ekosistem pembinaan Al-Qur’an yang mampu bersaing di panggung global.

Kemenangan di Jakarta, Bangladesh, hingga Rusia menjadi bukti bahwa qari Indonesia tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi sebagai pemenang yang disegani dunia.

Penutup: Dari Suara Merdu Menjadi Diplomasi Spiritual

Perjalanan Imranul Karim menunjukkan bahwa tilawah bukan sekadar seni membaca Al-Qur’an, tetapi juga bentuk diplomasi spiritual yang mengangkat nama bangsa.

Dari Kalimantan Timur ke panggung dunia, dari lomba lokal hingga MTQ internasional, ia telah membuktikan satu hal: konsistensi, disiplin, dan keikhlasan mampu mengantarkan seseorang ke puncak dunia.

Kini, dunia mengenalnya bukan hanya sebagai qari, tetapi sebagai langganan juara MTQ internasional 2025–2026 yang mengharumkan Indonesia di mata dunia Islam.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang

Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan

Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.