Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, SMP Habibi Bina Cendikia Wisuda 38 Siswa Angkatan ke-2

Minggu, 21 Juni 2026 18:46 WIB
Padam Listrik

UMKM Terdampak Parah Pemadaman Listrik Jabar, Ini Panduan Cek dan Lapor ke PLN Mobile

Minggu, 21 Juni 2026 18:17 WIB

Aksi Suporter Picu Hukuman Berat! Persib, Persija, Persebaya Kompak Kena Denda Besar Komdis PSSI

Minggu, 21 Juni 2026 17:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, SMP Habibi Bina Cendikia Wisuda 38 Siswa Angkatan ke-2
  • UMKM Terdampak Parah Pemadaman Listrik Jabar, Ini Panduan Cek dan Lapor ke PLN Mobile
  • Aksi Suporter Picu Hukuman Berat! Persib, Persija, Persebaya Kompak Kena Denda Besar Komdis PSSI
  • Harga Emas Hari Ini 21 Juni 2026 di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah
  • TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen
  • Bikin Tuchel Menyesal?! Begini Cara Elegan Harry Maguire Balas Dendam Usai Dicoret dari Piala Dunia
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Viral, Ini Isi Sebenarnya yang Bikin Penasaran
  • Bursa Transfer Liga 1 2026/2027 Memanas: Persija Incar Kevin Mendoza, Persib Gerak Cepat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 21 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Brutal! 11 Pemuda Aniaya Remaja di Baleendah, Korban Meninggal Dunia

By SusanaJumat, 22 Agustus 2025 10:25 WIB2 Mins Read
Polresta Bandung amankan 11 orang terkait penganiayaan hingga menyebabkan tewas seorang remaja di Baleendah, Kabupaten Bandung. Foto: Agi MPI.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang remaja berusia 24 tahun berinisial JA, warga Baleendah, Kabupaten Bandung, tewas setelah dianiaya oleh sekelompok pemuda dengan menggunakan stik baseball.

Korban sempat dirawat dalam kondisi kritis di RS Welas Asih Baleendah sebelum akhirnya meninggal dunia pada Jumat (15/8/2025).

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, menjelaskan kasus ini berawal dari laporan kakak korban berinisial R pada Minggu (10/8/2025). Saat itu, korban dibawa ke rumah sakit dalam kondisi koma.

“Setiba di rumah sakit, benar ditemukan korban inisial JA umur 24 tahun warga Baleendah dalam kondisi kritis atau koma,” kata Aldi dalam konferensi pers di Mapolresta Bandung, Soreang, Kamis (21/8/2025).

Baca Juga:  Kronologi Pengeroyokan Brutal di Baleendah, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Penyebab Keributan dan Penyerangan

Dari hasil penyelidikan, korban bersama tiga temannya berpapasan dengan sekelompok pemuda berjumlah sekitar 11 orang yang mengendarai empat sepeda motor. Pertemuan itu berujung pada keributan tanpa sebab jelas.

“Kelompok ini melakukan pemukulan secara acak terhadap korban hingga menggunakan stik baseball. Korban JA terjatuh dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh temannya,” jelas Aldi.

Autopsi mengungkapkan adanya luka akibat benda tumpul di bagian dahi korban. Polisi kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan 11 orang pada Rabu (20/8). Dari hasil pemeriksaan, dua orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni HMN dan RG.

Baca Juga:  Petugas Gagalkan Peredaran Narkotika di Lapas Kabupaten Bandung, Sabu Dimasukkan ke Dubur

“HMN terbukti melakukan pemukulan dengan stik baseball. Barang bukti stik baseball dibuang oleh pelaku dan masih dalam pencarian,” tambahnya.

Para Pelaku Masih Berstatus Anak Sekolah

Lebih lanjut, Kapolresta Bandung mengungkap bahwa seluruh pelaku masih berstatus anak di bawah umur. Mereka berasal dari lima sekolah di wilayah Baleendah, sebagian besar dari SMK dan ada yang masih SMP.

“Mereka punya grup WhatsApp bernama Bandung Selatan High. Awalnya mereka saling kenal di warung tempat menitipkan motor karena tidak boleh dibawa ke sekolah,” tutur Aldi.

Meski begitu, polisi memastikan kelompok ini tidak terkait geng motor. “Sejauh ini tidak terafiliasi dengan geng motor mana pun. Mereka juga tidak saling mengenal korban,” jelasnya.

Baca Juga:  Longsor Terjadi di Jalur Ciwidey-Soreang, Lukai Seorang Warga

Fakta lain yang ditemukan, para pelaku sempat menenggak minuman keras jenis ciu sebelum melakukan penganiayaan.

“Malam itu mereka membeli minuman ciu dari kawasan Muhammad Toha, Kota Bandung,” ujar Aldi.

Proses Hukum Tetap Berjalan

Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP, Pasal 354 ayat 2 KUHP, dan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian seseorang.

Meski masih di bawah umur, polisi menegaskan proses hukum tetap berjalan sesuai aturan.

“Kalau pasalnya tetap, tetapi sistem peradilannya menggunakan mekanisme khusus anak,” tegas Aldi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kasus penganiayaan Bandung 2025 Penganiayaan stik baseball Bandung Polresta Bandung Remaja Baleendah tewas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, SMP Habibi Bina Cendikia Wisuda 38 Siswa Angkatan ke-2

Padam Listrik

UMKM Terdampak Parah Pemadaman Listrik Jabar, Ini Panduan Cek dan Lapor ke PLN Mobile

TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen

Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung

Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.