Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Selasa, 3 November 2026 20:44 WIB

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
  • Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!
  • Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Sekadar Kenakalan, Ini Biang Kerok Kasus Begal yang Menghantui Bandung Raya

By SusanaKamis, 23 Juli 2026 14:20 WIB4 Mins Read
Begal
Ilustrasi penjambretan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkap sejumlah faktor yang menjadi pemicu meningkatnya kasus pencurian dengan kekerasan atau begal yang belakangan marak terjadi di wilayah Bandung Raya.

Fakta tersebut disampaikan Farhan usai menghadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi, para kepala daerah se-Bandung Raya, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bandung Raya.

Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa aksi kriminalitas jalanan tidak hanya dipicu oleh satu faktor, tetapi dipengaruhi oleh berbagai persoalan sosial dan perilaku masyarakat.

Judi Online hingga Minuman Keras Jadi Faktor Pemicu Begal

Muhammad Farhan mengatakan berdasarkan data kepolisian, terdapat sejumlah faktor yang mendorong seseorang melakukan tindakan kriminal, khususnya begal.

Beberapa faktor tersebut di antaranya:

  • Penyalahgunaan obat-obatan terlarang
  • Pengaruh minuman keras
  • Tekanan ekonomi akibat utang judi online
  • Lingkungan pergaulan
  • Gaya hidup konsumtif
  • Pengaruh konten di media sosial

Menurut Farhan, persoalan kriminalitas tidak bisa hanya dilihat dari sisi penindakan hukum, tetapi juga harus ditangani melalui pendekatan sosial dan pencegahan sejak dini.

Baca Juga:  Pimpin Popularitas di Pilwalkot Bandung, Atalia Praratya: Masih Terlalu Dini untuk Memutuskan

Polda Jabar Bentuk Satgas Kamtibmas di Bandung Raya

Untuk menekan angka kriminalitas jalanan, Polda Jawa Barat telah membentuk Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Satgas Kamtibmas) di seluruh jajaran Polres wilayah Bandung Raya.

Farhan menjelaskan, Satgas Kamtibmas akan mengedepankan konsep community policing atau pemolisian masyarakat.

Konsep tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan bersama aparat.

“Pendekatan keamanan tidak hanya dilakukan melalui tindakan kepolisian, tetapi juga dengan melibatkan masyarakat agar ikut menjaga wilayahnya masing-masing,” ujar Farhan.

Patroli Gabungan Fokus di Wilayah Rawan Begal

Sebagai langkah pencegahan, aparat keamanan akan meningkatkan patroli gabungan di sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadi tindak kriminal.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus adalah kawasan perbatasan Bandung Raya, seperti:

  • Jalan Soekarno-Hatta
  • Jalan AH Nasution

Kedua kawasan tersebut menjadi perhatian karena berbatasan langsung dengan wilayah lain seperti Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung.

Selain jalur utama, sejumlah ruang publik juga akan mendapat pengawasan lebih ketat, di antaranya:

  • Taman Maluku
  • Taman Lansia
  • Taman Cibeunying
  • Alun-alun Regol
  • Alun-alun Cicendo
Baca Juga:  Ironi Kota Bandung: Antara Komitmen Berantas Minol dan Promosi Bir di Event Publik

Farhan mengatakan, lokasi-lokasi tersebut nantinya akan dijaga oleh satuan khusus kepolisian.

“Di lokasi-lokasi tersebut nantinya akan ditempatkan satuan khusus dari kepolisian yang dipersenjatai dan bertugas selama 24 jam,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu (22/7/2026).

Bandung Command Center Diperkuat untuk Cegah Kriminalitas

Selain meningkatkan pengamanan di lapangan, Pemerintah Kota Bandung juga akan memperkuat sistem pemantauan melalui teknologi.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan fungsi Bandung Command Center sebagai pusat pemantauan dan respons cepat terhadap laporan masyarakat.

Ke depan, Bandung Command Center akan dilengkapi dengan pengeras suara atau speaker yang dapat digunakan untuk memberikan peringatan langsung di lokasi rawan kriminalitas.

Selain itu, petugas piket dari Dinas Perhubungan dan Bandung Command Center akan disiagakan selama 24 jam untuk memastikan respons cepat terhadap berbagai laporan warga.

Gubernur Jabar Dorong Gerakan Warga Jaga Warga

Dalam rapat koordinasi tersebut, Gubernur Jawa Barat juga mengingatkan seluruh kepala daerah agar kembali memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat.

Baca Juga:  Bandung Siap Gelar Event Besar Setiap Minggu, Ini Target Wali Kota Farhan

Salah satu langkah yang didorong adalah menghidupkan kembali semangat “Warga Jaga Warga” serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan atau siskamling.

Program tersebut dinilai penting karena keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Dengan adanya kerja sama antara warga, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, diharapkan angka kriminalitas di Bandung Raya dapat ditekan.

Farhan Minta Kepala Daerah Tidak Reaktif terhadap Konten Viral

Di tengah maraknya pemberitaan mengenai kasus begal di media sosial, Farhan mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak mengambil langkah secara emosional.

Menurutnya, pemerintah harus memberikan respons yang tepat agar tidak memperbesar keresahan masyarakat.

“Kami diminta memberikan respons yang normatif dan tidak emosional agar tidak memperkeruh situasi, melainkan mampu meredam tingkat kegelisahan masyarakat,” ujar Farhan.

Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menciptakan suasana aman dan kondusif di Bandung Raya melalui langkah pencegahan, pengawasan, serta keterlibatan masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

begal bandung Muhammad Farhan Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.