Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begal

Bukan Sekadar Kenakalan, Ini Biang Kerok Kasus Begal yang Menghantui Bandung Raya

Kamis, 23 Juli 2026 14:20 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Belum Pernah Dapat Bansos? Begini Cara Ajukan Diri Jadi Penerima Bantuan Pemerintah 2026

Kamis, 23 Juli 2026 14:12 WIB

Resmi! FIFA Cabut Transfer Ban Persib, Maung Bandung Kini Bebas Daftarkan Pemain Baru

Kamis, 23 Juli 2026 13:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Kenakalan, Ini Biang Kerok Kasus Begal yang Menghantui Bandung Raya
  • Belum Pernah Dapat Bansos? Begini Cara Ajukan Diri Jadi Penerima Bantuan Pemerintah 2026
  • Resmi! FIFA Cabut Transfer Ban Persib, Maung Bandung Kini Bebas Daftarkan Pemain Baru
  • Gelar Doktor Tak Menolong, Profil Eks Dirut KBS Sikat Uang Pakan Satwa Sampai Kurus Kering!
  • Gagal Total! Pengunjung Kepergok Selundupkan Diduga Narkoba ke Lapas Bandung Lewat Sayur Kangkung
  • Meta Perketat Keamanan Threads, Orang Tua Kini Bisa Blokir Akses Anak pada Jam Tertentu
  • Timnas Putri Indonesia Juara AFF Women’s Cup 2026, Laos Dibantai 5-0 di Final
  • Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie Adriansyah, Beberkan Alasan Kesehatan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 23 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Sekadar Kenakalan, Ini Biang Kerok Kasus Begal yang Menghantui Bandung Raya

By SusanaKamis, 23 Juli 2026 14:20 WIB4 Mins Read
Begal
Ilustrasi begal. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkap sejumlah faktor yang menjadi pemicu meningkatnya kasus pencurian dengan kekerasan atau begal yang belakangan marak terjadi di wilayah Bandung Raya.

Fakta tersebut disampaikan Farhan usai menghadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi, para kepala daerah se-Bandung Raya, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bandung Raya.

Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa aksi kriminalitas jalanan tidak hanya dipicu oleh satu faktor, tetapi dipengaruhi oleh berbagai persoalan sosial dan perilaku masyarakat.

Judi Online hingga Minuman Keras Jadi Faktor Pemicu Begal

Muhammad Farhan mengatakan berdasarkan data kepolisian, terdapat sejumlah faktor yang mendorong seseorang melakukan tindakan kriminal, khususnya begal.

Beberapa faktor tersebut di antaranya:

  • Penyalahgunaan obat-obatan terlarang
  • Pengaruh minuman keras
  • Tekanan ekonomi akibat utang judi online
  • Lingkungan pergaulan
  • Gaya hidup konsumtif
  • Pengaruh konten di media sosial

Menurut Farhan, persoalan kriminalitas tidak bisa hanya dilihat dari sisi penindakan hukum, tetapi juga harus ditangani melalui pendekatan sosial dan pencegahan sejak dini.

Polda Jabar Bentuk Satgas Kamtibmas di Bandung Raya

Untuk menekan angka kriminalitas jalanan, Polda Jawa Barat telah membentuk Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Satgas Kamtibmas) di seluruh jajaran Polres wilayah Bandung Raya.

Farhan menjelaskan, Satgas Kamtibmas akan mengedepankan konsep community policing atau pemolisian masyarakat.

Konsep tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan bersama aparat.

“Pendekatan keamanan tidak hanya dilakukan melalui tindakan kepolisian, tetapi juga dengan melibatkan masyarakat agar ikut menjaga wilayahnya masing-masing,” ujar Farhan.

Patroli Gabungan Fokus di Wilayah Rawan Begal

Sebagai langkah pencegahan, aparat keamanan akan meningkatkan patroli gabungan di sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadi tindak kriminal.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus adalah kawasan perbatasan Bandung Raya, seperti:

  • Jalan Soekarno-Hatta
  • Jalan AH Nasution

Kedua kawasan tersebut menjadi perhatian karena berbatasan langsung dengan wilayah lain seperti Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung.

Selain jalur utama, sejumlah ruang publik juga akan mendapat pengawasan lebih ketat, di antaranya:

  • Taman Maluku
  • Taman Lansia
  • Taman Cibeunying
  • Alun-alun Regol
  • Alun-alun Cicendo

Farhan mengatakan, lokasi-lokasi tersebut nantinya akan dijaga oleh satuan khusus kepolisian.

“Di lokasi-lokasi tersebut nantinya akan ditempatkan satuan khusus dari kepolisian yang dipersenjatai dan bertugas selama 24 jam,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu (22/7/2026).

Bandung Command Center Diperkuat untuk Cegah Kriminalitas

Selain meningkatkan pengamanan di lapangan, Pemerintah Kota Bandung juga akan memperkuat sistem pemantauan melalui teknologi.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan fungsi Bandung Command Center sebagai pusat pemantauan dan respons cepat terhadap laporan masyarakat.

Ke depan, Bandung Command Center akan dilengkapi dengan pengeras suara atau speaker yang dapat digunakan untuk memberikan peringatan langsung di lokasi rawan kriminalitas.

Selain itu, petugas piket dari Dinas Perhubungan dan Bandung Command Center akan disiagakan selama 24 jam untuk memastikan respons cepat terhadap berbagai laporan warga.

Gubernur Jabar Dorong Gerakan Warga Jaga Warga

Dalam rapat koordinasi tersebut, Gubernur Jawa Barat juga mengingatkan seluruh kepala daerah agar kembali memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat.

Salah satu langkah yang didorong adalah menghidupkan kembali semangat “Warga Jaga Warga” serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan atau siskamling.

Program tersebut dinilai penting karena keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Dengan adanya kerja sama antara warga, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, diharapkan angka kriminalitas di Bandung Raya dapat ditekan.

Farhan Minta Kepala Daerah Tidak Reaktif terhadap Konten Viral

Di tengah maraknya pemberitaan mengenai kasus begal di media sosial, Farhan mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak mengambil langkah secara emosional.

Menurutnya, pemerintah harus memberikan respons yang tepat agar tidak memperbesar keresahan masyarakat.

“Kami diminta memberikan respons yang normatif dan tidak emosional agar tidak memperkeruh situasi, melainkan mampu meredam tingkat kegelisahan masyarakat,” ujar Farhan.

Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menciptakan suasana aman dan kondusif di Bandung Raya melalui langkah pencegahan, pengawasan, serta keterlibatan masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

begal bandung Kriminal Bandung Raya Muhammad Farhan Satgas Kamtibmas Jawa Barat Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Belum Pernah Dapat Bansos? Begini Cara Ajukan Diri Jadi Penerima Bantuan Pemerintah 2026

Gelar Doktor Tak Menolong, Profil Eks Dirut KBS Sikat Uang Pakan Satwa Sampai Kurus Kering!

peredaran narkoba

Gagal Total! Pengunjung Kepergok Selundupkan Diduga Narkoba ke Lapas Bandung Lewat Sayur Kangkung

Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie Adriansyah, Beberkan Alasan Kesehatan

Heboh! Dua Arca Kuno Era Pajajaran Ditemukan Terbengkalai di Bandung Zoo

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Berhadiah Rp50 Juta untuk Warga yang Ringkus Begal

Terpopuler
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
  • Praperadilan Eks Pengurus GKI Taman Cibunut: Polisi Beberkan Bukti Sah Penetapan Tersangka
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.