Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh! Cut Salwa Jadi Trending, Warganet Ramai Cari Kebenaran Video yang Beredar

Rabu, 17 Juni 2026 13:39 WIB

Disparbud Jabar Optimistis Aktivasi Penerbangan Jet di Bandara Husein Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Bandung

Rabu, 17 Juni 2026 13:38 WIB

Panduan Puasa Sunnah Bulan Muharram 2026 Beserta Jadwal Lengkapnya

Rabu, 17 Juni 2026 13:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh! Cut Salwa Jadi Trending, Warganet Ramai Cari Kebenaran Video yang Beredar
  • Disparbud Jabar Optimistis Aktivasi Penerbangan Jet di Bandara Husein Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Bandung
  • Panduan Puasa Sunnah Bulan Muharram 2026 Beserta Jadwal Lengkapnya
  • Heboh Wahana Keranjang Sultan Situ Gunung Sukabumi Tabrakan di Ketinggian 180 Meter
  • ‘Until Lifted’ Status FIFA yang Bikin Persib Tak Bisa Rekrut Pemain Baru
  • Brace Mematikan! Mbappe Bikin Senegal Tak Berkutik di Piala Dunia 2026
  • Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar
  • Kode Redeem FF Juni 2026 Terbaru Hari Ini: Skin Senjata Gratis hingga Bundle Langka dari Garena
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukti Nyata Bandung Terancam Gempa Besar Akibat Sesar Lembang

By Aga GustianaSelasa, 30 September 2025 14:02 WIB2 Mins Read
Bandung berpotensi diguncang gempa besar akibat Sesar Lembang.
Hasil trencing gerakan aktif Sesar Lembang. (Foto: Dok BRIN)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wilayah Bandung dan sekitarnya berada di bawah ancaman serius gempa bumi besar akibat aktivitas Sesar Lembang, salah satu patahan aktif paling berbahaya di Jawa Barat.

Pakar Geologi Gempa Bumi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Mudrik R. Daryono, mengungkapkan bahwa Sesar Lembang merupakan patahan besar di kerak Bumi yang terus bergerak hingga kini. Pergeseran ini terjadi secara dominan ke arah mendatar ke kiri.

“Bukti nyata bisa dilihat dari pergeseran Sungai Cimeta yang telah bergeser sejauh 120 meter, bahkan di beberapa lokasi mencapai 460 meter,” kata Mudrik, dikutip dari laman resmi BRIN, Agustus lalu.

Baca Juga: Bandung Terancam Gempa Besar, Tanda Aktivitas Sesar Lembang Kian Nyata

Baca Juga:  DLH Jabar Semprot Kepala Daerah Bandung Raya Tak Becus Tangani Sampah

Pergeseran yang Terus Berlangsung

Menurut Mudrik, pergerakan di Sesar Lembang hampir sepenuhnya berupa pergeseran mendatar, yakni 80–100 persen, sementara pergeseran naik-turun hanya 0–20 persen.

“Proses ini berlangsung sedikit demi sedikit selama ratusan ribu tahun, dan pergerakan kecil inilah yang menghasilkan gempa bumi,” jelasnya.

Sesar Lembang membentang sepanjang 29 kilometer, dari Padalarang hingga Cimenyan, berada tepat di kaki Gunung Tangkuban Parahu. Penelitian terbaru menemukan bahwa patahan ini bergeser sekitar 1,9–3,4 milimeter per tahun. Meski terkesan kecil, akumulasi pergerakan dalam ratusan tahun berpotensi memicu gempa besar.

Jika Sesar Lembang aktif akan mengakibatkan bencana besar yang terdampak ke beberapa wilayah.
Peta wilayah terdampak Sesar Lembang. (Foto: Dok BMKG)

Bukti Gempa Besar di Masa Lalu

Hasil penelitian paleoseismologi memperlihatkan adanya jejak gempa kuat di masa lalu. Salah satunya ditemukan pada penggalian parit di kilometer 11,5, yang menunjukkan pergeseran setinggi 40 sentimeter.

Baca Juga:  Catat, Jadwal dan Lokasi Operasi Murah di Kota dan Kabupaten Bandung

“Temuan itu membuktikan bahwa di masa lalu pernah terjadi gempa dengan kekuatan sekitar Magnitudo 6,5 hingga 7. Perkiraan ini sejalan dengan panjang Sesar Lembang yang mencapai 29 kilometer,” ujar Mudrik.

Baca Juga: Bandung Terancam Gempa Besar, Ini Daerah Paling Rawan Akibat Sesar Lembang

Kapan Sesar Lembang Akan Pecah Lagi?

Berdasarkan catatan paleoseismologi, gempa terakhir akibat pecahnya Sesar Lembang diperkirakan terjadi pada abad ke-15 (sekitar tahun 1450–1460-an).

“Gempa besar Sesar Lembang berulang dalam rentang waktu 170 hingga 670 tahun, sehingga secara teori berpotensi pecah paling lambat pada tahun 2170,” kata Mudrik.

Baca Juga:  Dorong Generasi Muda Kuasai Konten Medsos, Ledia Hanifah Tekankan Kreativitas dan Etika Digital

Ia menambahkan, siklus ini berarti waktu terjadinya gempa besar sudah relatif dekat dengan masa kini, meski tetap tidak bisa diprediksi secara pasti kapan akan terjadi.

Jejak Gempa Purba

Selain gempa abad ke-15, penelitian juga menemukan bukti adanya gempa sekitar 60 tahun sebelum Masehi dengan pergeseran 40 sentimeter, serta jejak gempa purba sekitar 19 ribu tahun lalu. Semua catatan ini memperkuat bukti bahwa Sesar Lembang adalah sistem geologi aktif yang mampu menghasilkan gempa bumi besar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya BRIN Gempa Bandung Gempa Jawa Barat Sesar Lembang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Disparbud Jabar Optimistis Aktivasi Penerbangan Jet di Bandara Husein Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Bandung

Heboh Wahana Keranjang Sultan Situ Gunung Sukabumi Tabrakan di Ketinggian 180 Meter

Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar

Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.