Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris

Sabtu, 2 Mei 2026 18:48 WIB

Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil

Sabtu, 2 Mei 2026 16:50 WIB

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Sabtu, 2 Mei 2026 15:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
  • Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC
  • Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru
  • Bikin Haru! Aksi Teller Bank bjb Fasih Bahasa Isyarat Layani Nasabah Spesial, Warganet Angkat Jempol
  • Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu
  • Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukti Nyata Bandung Terancam Gempa Besar Akibat Sesar Lembang

By Aga GustianaSelasa, 30 September 2025 14:02 WIB2 Mins Read
Bandung berpotensi diguncang gempa besar akibat Sesar Lembang.
Hasil trencing gerakan aktif Sesar Lembang. (Foto: Dok BRIN)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wilayah Bandung dan sekitarnya berada di bawah ancaman serius gempa bumi besar akibat aktivitas Sesar Lembang, salah satu patahan aktif paling berbahaya di Jawa Barat.

Pakar Geologi Gempa Bumi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Mudrik R. Daryono, mengungkapkan bahwa Sesar Lembang merupakan patahan besar di kerak Bumi yang terus bergerak hingga kini. Pergeseran ini terjadi secara dominan ke arah mendatar ke kiri.

“Bukti nyata bisa dilihat dari pergeseran Sungai Cimeta yang telah bergeser sejauh 120 meter, bahkan di beberapa lokasi mencapai 460 meter,” kata Mudrik, dikutip dari laman resmi BRIN, Agustus lalu.

Baca Juga: Bandung Terancam Gempa Besar, Tanda Aktivitas Sesar Lembang Kian Nyata

Baca Juga:  BPBD Jabar: BMKG dan BRIN Beda Versi Soal Angin Kencang di Sumedang-Bandung

Pergeseran yang Terus Berlangsung

Menurut Mudrik, pergerakan di Sesar Lembang hampir sepenuhnya berupa pergeseran mendatar, yakni 80–100 persen, sementara pergeseran naik-turun hanya 0–20 persen.

“Proses ini berlangsung sedikit demi sedikit selama ratusan ribu tahun, dan pergerakan kecil inilah yang menghasilkan gempa bumi,” jelasnya.

Sesar Lembang membentang sepanjang 29 kilometer, dari Padalarang hingga Cimenyan, berada tepat di kaki Gunung Tangkuban Parahu. Penelitian terbaru menemukan bahwa patahan ini bergeser sekitar 1,9–3,4 milimeter per tahun. Meski terkesan kecil, akumulasi pergerakan dalam ratusan tahun berpotensi memicu gempa besar.

Jika Sesar Lembang aktif akan mengakibatkan bencana besar yang terdampak ke beberapa wilayah.
Peta wilayah terdampak Sesar Lembang. (Foto: Dok BMKG)

Bukti Gempa Besar di Masa Lalu

Hasil penelitian paleoseismologi memperlihatkan adanya jejak gempa kuat di masa lalu. Salah satunya ditemukan pada penggalian parit di kilometer 11,5, yang menunjukkan pergeseran setinggi 40 sentimeter.

Baca Juga:  Cegah Sarimukti Overload, Pemprov Jabar dan Pemda Bandung Raya Bakal Kurangi Pengiriman Sampah

“Temuan itu membuktikan bahwa di masa lalu pernah terjadi gempa dengan kekuatan sekitar Magnitudo 6,5 hingga 7. Perkiraan ini sejalan dengan panjang Sesar Lembang yang mencapai 29 kilometer,” ujar Mudrik.

Baca Juga: Bandung Terancam Gempa Besar, Ini Daerah Paling Rawan Akibat Sesar Lembang

Kapan Sesar Lembang Akan Pecah Lagi?

Berdasarkan catatan paleoseismologi, gempa terakhir akibat pecahnya Sesar Lembang diperkirakan terjadi pada abad ke-15 (sekitar tahun 1450–1460-an).

“Gempa besar Sesar Lembang berulang dalam rentang waktu 170 hingga 670 tahun, sehingga secara teori berpotensi pecah paling lambat pada tahun 2170,” kata Mudrik.

Baca Juga:  Selama Ramadhan, TPK Sarimukti Terima 46.726 Ton Sampah Bandung Raya

Ia menambahkan, siklus ini berarti waktu terjadinya gempa besar sudah relatif dekat dengan masa kini, meski tetap tidak bisa diprediksi secara pasti kapan akan terjadi.

Jejak Gempa Purba

Selain gempa abad ke-15, penelitian juga menemukan bukti adanya gempa sekitar 60 tahun sebelum Masehi dengan pergeseran 40 sentimeter, serta jejak gempa purba sekitar 19 ribu tahun lalu. Semua catatan ini memperkuat bukti bahwa Sesar Lembang adalah sistem geologi aktif yang mampu menghasilkan gempa bumi besar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya BRIN Gempa Bandung Gempa Jawa Barat Sesar Lembang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.