Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukti Nyata Bandung Terancam Gempa Besar Akibat Sesar Lembang

By Aga GustianaSelasa, 30 September 2025 14:02 WIB2 Mins Read
Bandung berpotensi diguncang gempa besar akibat Sesar Lembang.
Hasil trencing gerakan aktif Sesar Lembang. (Foto: Dok BRIN)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wilayah Bandung dan sekitarnya berada di bawah ancaman serius gempa bumi besar akibat aktivitas Sesar Lembang, salah satu patahan aktif paling berbahaya di Jawa Barat.

Pakar Geologi Gempa Bumi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Mudrik R. Daryono, mengungkapkan bahwa Sesar Lembang merupakan patahan besar di kerak Bumi yang terus bergerak hingga kini. Pergeseran ini terjadi secara dominan ke arah mendatar ke kiri.

“Bukti nyata bisa dilihat dari pergeseran Sungai Cimeta yang telah bergeser sejauh 120 meter, bahkan di beberapa lokasi mencapai 460 meter,” kata Mudrik, dikutip dari laman resmi BRIN, Agustus lalu.

Baca Juga: Bandung Terancam Gempa Besar, Tanda Aktivitas Sesar Lembang Kian Nyata

Baca Juga:  Harga LPG 3 Kg di Bandung Raya Naik Jadi Rp19.000, Ini Alasan dan Dampaknya

Pergeseran yang Terus Berlangsung

Menurut Mudrik, pergerakan di Sesar Lembang hampir sepenuhnya berupa pergeseran mendatar, yakni 80–100 persen, sementara pergeseran naik-turun hanya 0–20 persen.

“Proses ini berlangsung sedikit demi sedikit selama ratusan ribu tahun, dan pergerakan kecil inilah yang menghasilkan gempa bumi,” jelasnya.

Sesar Lembang membentang sepanjang 29 kilometer, dari Padalarang hingga Cimenyan, berada tepat di kaki Gunung Tangkuban Parahu. Penelitian terbaru menemukan bahwa patahan ini bergeser sekitar 1,9–3,4 milimeter per tahun. Meski terkesan kecil, akumulasi pergerakan dalam ratusan tahun berpotensi memicu gempa besar.

Jika Sesar Lembang aktif akan mengakibatkan bencana besar yang terdampak ke beberapa wilayah.
Peta wilayah terdampak Sesar Lembang. (Foto: Dok BMKG)

Bukti Gempa Besar di Masa Lalu

Hasil penelitian paleoseismologi memperlihatkan adanya jejak gempa kuat di masa lalu. Salah satunya ditemukan pada penggalian parit di kilometer 11,5, yang menunjukkan pergeseran setinggi 40 sentimeter.

Baca Juga:  BPBD Jabar: BMKG dan BRIN Beda Versi Soal Angin Kencang di Sumedang-Bandung

“Temuan itu membuktikan bahwa di masa lalu pernah terjadi gempa dengan kekuatan sekitar Magnitudo 6,5 hingga 7. Perkiraan ini sejalan dengan panjang Sesar Lembang yang mencapai 29 kilometer,” ujar Mudrik.

Baca Juga: Bandung Terancam Gempa Besar, Ini Daerah Paling Rawan Akibat Sesar Lembang

Kapan Sesar Lembang Akan Pecah Lagi?

Berdasarkan catatan paleoseismologi, gempa terakhir akibat pecahnya Sesar Lembang diperkirakan terjadi pada abad ke-15 (sekitar tahun 1450–1460-an).

“Gempa besar Sesar Lembang berulang dalam rentang waktu 170 hingga 670 tahun, sehingga secara teori berpotensi pecah paling lambat pada tahun 2170,” kata Mudrik.

Baca Juga:  Hotel di Bandung Raya Dihantui Dampak Kebakaran TPA Sarimukti

Ia menambahkan, siklus ini berarti waktu terjadinya gempa besar sudah relatif dekat dengan masa kini, meski tetap tidak bisa diprediksi secara pasti kapan akan terjadi.

Jejak Gempa Purba

Selain gempa abad ke-15, penelitian juga menemukan bukti adanya gempa sekitar 60 tahun sebelum Masehi dengan pergeseran 40 sentimeter, serta jejak gempa purba sekitar 19 ribu tahun lalu. Semua catatan ini memperkuat bukti bahwa Sesar Lembang adalah sistem geologi aktif yang mampu menghasilkan gempa bumi besar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya BRIN Gempa Jawa Barat Sesar Lembang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.