bukamata.id – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, mengaku terkejut saat menerima laporan mengenai keberadaan praktik prostitusi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Politikus yang akrab disapa Cak Imin ini menyatakan akan segera menindaklanjuti kabar tersebut.
“Waduh, masa iya (banyak PSK)?” ujar Cak Imin saat ditemui awak media, Senin (7/7/2025).
Menanggapi informasi tersebut, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengaku prihatin dan menilai situasi ini sebagai hal yang serius.
“Waduh, gawat, gawat, gawat, kok bisa gawat gitu, wah ini harus dicek ini, harus dicek,” tegasnya.
Laporan mengenai maraknya prostitusi online di sekitar wilayah IKN sebelumnya datang dari masyarakat dan pemerintah desa di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara—wilayah yang masuk dalam kawasan administratif IKN.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Penajam Paser Utara, Bagenda Ali, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut, laporan praktik prostitusi itu telah diterima sejak beberapa waktu lalu dan telah ditindaklanjuti.
“Ada laporan praktik prostitusi di sekitar wilayah IKN disampaikan masyarakat dan pemerintah desa setempat,” ujarnya, dikutip dari Antara.
Satpol PP telah melakukan pemantauan secara intensif selama tiga bulan terakhir di lokasi yang diduga menjadi tempat berlangsungnya praktik prostitusi daring. Upaya pengawasan dan penertiban disebut masih terus dilakukan.
“Kami sudah lakukan pantauan sejak tiga bulan lalu terkait laporan adanya praktik prostitusi di sekitar wilayah IKN,” jelas Bagenda.
Keberadaan praktik prostitusi di kawasan yang tengah dibangun sebagai ibu kota baru Indonesia itu menjadi sorotan, mengingat IKN digagas sebagai kota masa depan yang berkelanjutan dan modern. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan segera bersinergi untuk menangani persoalan ini secara tuntas.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











