bukamata.id – Suasana acara Kick-off Piloting Perluasan Keterlibatan UMKM dalam Program MBG di Pondok Pesantren Yayasan Al-Kasyaf, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (19/5/2025), berubah hangat saat Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman melontarkan guyonan politik yang mencuri perhatian.
Dalam sambutannya, Maman menyinggung soal nama dirinya yang sering disalahartikan sebagai orang Jawa Barat, meski sejatinya ia berasal dari Kalimantan Barat. Candaan itu disambut tawa oleh hadirin.
“Memang nama saya Jawa Barat banget, Maman Abdurrahman, tapi saya bukan orang Jabar. Bapak saya Abdurrahman mungkin males mikir, dikasih nama belakangnya,” ujar Maman disambut gelak tawa.
Politisi Partai Golkar itu kemudian menambahkan gurauan lain yang lebih politis. Ia menyebut bahwa jika masyarakat sudah menganggapnya sebagai putra daerah Jawa Barat, maka tak tertutup kemungkinan dirinya turut bersaing dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat mendatang.
“Tidak apa-apa juga kalau saya dianggap orang Jawa Barat. Mudah-mudahan saya ada peluang jadi kompetitornya Kang Dedi, jadi Gubernur Jawa Barat. Jadi hati-hati saja Kang Dedi,” selorohnya.
Tak hanya menyampaikan candaan, Maman juga mengungkapkan hubungan baiknya dengan Dedi Mulyadi, terutama semasa keduanya menjadi anggota DPR RI.
“Kang Dedi ini sahabat saya, kami sama-sama di DPR RI,” tambahnya.
Candaan ini muncul dalam suasana serius peluncuran program yang bertujuan mendorong peran UMKM dalam perekonomian pesantren.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











