Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!

Minggu, 12 April 2026 02:00 WIB

Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!

Minggu, 12 April 2026 01:00 WIB

Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak

Sabtu, 11 April 2026 18:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak
  • Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten
  • Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?
  • Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Catatan Tajam Fraksi DPRD Jabar, Ini 7 Poin Penting Pembahasan APBD 2026

By SusanaJumat, 14 November 2025 16:31 WIB3 Mins Read
Fraksi-fraksi DPRD Jawa Barat menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda APBD Jabar 2026 dalam rapat paripurna. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat kembali digelar untuk mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD Jawa Barat Tahun Anggaran 2026.

Agenda ini menjadi lanjutan dari proses penyusunan APBD setelah Nota Pengantar Gubernur yang telah disampaikan pada 5 November 2025.

Wakil Ketua DPRD Jabar, Iwan Suryawan menjelaskan bahwa rapat paripurna ini merupakan bagian penting dalam penetapan APBD 2026.

“Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Jawa Barat hari ini siap menyampaikan pandangan umumnya,” ujar Iwan Suryawan, Kamis (13/11/2025).

Sesuai keputusan Badan Musyawarah, hanya tiga fraksi yang membacakan pandangan umum secara langsung, sementara fraksi lainnya menyampaikan secara tertulis kepada pimpinan DPRD Jawa Barat.

Setelah sesi pandangan umum, agenda berikutnya adalah jawaban gubernur yang dijadwalkan pada 14 November 2025.

Baca Juga:  Rencana Kerja 2025/2026 Disahkan, DPRD Jabar Siap Tancap Gas

Pandangan Umum Fraksi PDIP: Fokus pada Kedaulatan Pangan dan Penanggulangan Kemiskinan

Pandangan umum pertama disampaikan oleh Fraksi PDIP melalui Bayu Satya Prawira. Dalam penyampaiannya, Fraksi PDIP menekankan bahwa RAPBD 2026 harus mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Jawa Barat.

Fraksi PDIP meminta agar kebijakan pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah lebih diarahkan untuk:

  • Kedaulatan pangan
  • Penanggulangan kemiskinan
  • Penciptaan lapangan kerja
  • Penurunan ketimpangan
  • Peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan, dan perumahan
  • Peningkatan kualitas lingkungan hidup
  • Penanganan lahan kritis dan mitigasi bencana

PDIP juga menyoroti tingginya Silpa, yang dapat menghambat optimalisasi anggaran pada tahun berikutnya.

Pandangan Umum Fraksi PKB: Penguatan Pesantren dan Kesejahteraan Guru

Baca Juga:  Pengawasan Pemerintahan di Cimahi, Rafael Situmorang Soroti Hak Jaminan Sosial Warga

Anggota Fraksi PKB M. Lillah Sahrul Mubarok menegaskan bahwa pesantren bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi “pilar peradaban dan pusat pembentukan karakter bangsa”. PKB meminta pemerintah lebih serius dalam memberikan dukungan konkret, seperti:

  • Peningkatan sarana dan prasarana pesantren
  • Perbaikan asrama, sanitasi, ruang belajar, dan laboratorium
  • Dukungan untuk fasilitas vokasi santri
  • Insentif bagi guru ngaji, ustaz, dan tenaga pendidikan keagamaan
  • Perluasan beasiswa santri berprestasi

PKB juga menyoroti hilangnya BPMU yang berdampak pada tunjangan guru swasta. Fraksi mendesak pemerintah mencari alternatif pendanaan agar insentif guru tetap berjalan.

Selain itu, PKB mendorong penambahan formasi dan peningkatan kapasitas guru BK guna memperkuat karakter dan kesehatan mental siswa.

Baca Juga:  DPRD Jabar: Bantuan Pendidikan Dialihkan Jadi Beasiswa Siswa, Prioritas untuk Keluarga Miskin

Pandangan Umum Fraksi Partai Demokrat: Optimalkan PAD dan Belanja Produktif

Pandangan Fraksi Partai Demokrat disampaikan oleh Jenal Arifin. Fraksi Demokrat menyoroti proyeksi pendapatan daerah tahun 2026 sebesar Rp28,78 triliun, dengan belanja daerah Rp28,49 triliun.

Rinciannya:

  • PAD: Rp18,85 triliun
  • Pendapatan Transfer: Rp9,90 triliun
  • Lain-lain Pendapatan yang Sah: Rp23,86 miliar

Demokrat menilai masih ada penurunan target pendapatan pada beberapa pos. Karena itu, mereka mendorong pemerintah mengoptimalkan potensi PAD dan meningkatkan akurasi data pendapatan transfer.

Fraksi Demokrat juga menekankan pentingnya APBD yang pro rakyat dan pro pertumbuhan, melalui belanja produktif di sektor:

  • Penciptaan lapangan kerja
  • Infrastruktur dasar
  • Layanan publik
  • Pangan
  • Pendidikan
  • Kesehatan

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD Jawa Barat 2026 DPRD Jawa Barat Rapat Paripurna DPRD Jabar RAPBD Jabar 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.