Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik

Selasa, 17 Maret 2026 10:00 WIB

Link Live CCTV Tol Lebaran 2026: Cara Praktis Pantau Macet Jalur Mudik Secara Real-Time via HP

Selasa, 17 Maret 2026 09:13 WIB

Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?

Selasa, 17 Maret 2026 09:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik
  • Link Live CCTV Tol Lebaran 2026: Cara Praktis Pantau Macet Jalur Mudik Secara Real-Time via HP
  • Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?
  • Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!
  • Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?
  • Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor
  • Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Jadi Buruan di X dan TikTok, Ternyata Ini Fakta di Balik Kotak Putih yang Viral!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Chat ‘Pendopo’ Buka Peran Wali Kota Bandung Farhan, Kuasa Hukum Erwin Pertanyakan Status Tersangka

By Aga GustianaSelasa, 6 Januari 2026 17:22 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kuasa hukum Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menilai arah penanganan perkara kliennya janggal dan tidak proporsional. Pasalnya, pemeriksaan yang dilakukan penyidik selama dua hari pada 29–30 Desember 2025 disebut tidak menyentuh sedikit pun unsur pidana sebagaimana tuduhan yang kini disematkan kepada Erwin.

Hal tersebut disampaikan oleh Rohman Hidayat saat ditemui di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (6/1/2026). Ia menegaskan bahwa materi pemeriksaan terhadap Erwin semata-mata berkutat pada batas kewenangan jabatan wakil wali kota sesuai regulasi, bukan pembuktian tindak pidana.

“Yang ditanyakan hanya soal kewenangan berdasarkan Undang-Undang Pemerintahan Daerah. Tidak ada bukti peristiwa hukum ataupun pelanggaran yang ditunjukkan kepada klien kami,” kata Rohman.

Menurut Rohman, penyidik juga tidak pernah memperlihatkan alat bukti yang mengarah pada dugaan penyalahgunaan kekuasaan, praktik jual beli jabatan, maupun pemerasan sebagaimana yang disangkakan. Ia menilai proses pemeriksaan kehilangan fokus karena tidak dibarengi kejelasan konstruksi perkara.

Baca Juga:  Miliki Popularitas, Pengamat Sebut Pasangan M Farhan dan Erwin Berpeluang Menang di Pilwalkot Bandung

“Jadi tidak ada bukti yang sodorkan oleh penyidik kepada klain kami. Sampai hari ini tidak ada yang jelas mengenai pelanggaran yang dilakukan, baik penyalahgunaan wewenang kemudian jual-beli jabatan, termasuk pemerasan tidak ada itu bukti-bukti tersebut,” ujarnya.

Rohman mengungkapkan bahwa Erwin diperiksa bersamaan dengan Rendiana Awangga yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, hasil pemeriksaan terhadap Erwin dinilai tidak menguatkan adanya peran aktif atau niat jahat dalam perkara yang tengah diselidiki Kejaksaan.

Sorotan tajam justru diarahkan Rohman pada peran Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia menyebut adanya grup percakapan WhatsApp bernama Pendopo yang beranggotakan Farhan, Erwin, dan Rendiana Awangga. Grup tersebut, menurutnya, memperlihatkan secara terang struktur kewenangan di internal Pemerintah Kota Bandung.

Baca Juga:  Kabar OTT Mengguncang Bandung? Erwin Buka Suara

“Dari chat itu justru terlihat kewenangan Pak Erwin sangat terbatas sebagai wakil wali kota. Semua keputusan strategis ada pada wali kota,” ungkap Rohman.

Ia menilai, bukti percakapan tersebut seharusnya menjadi dasar bagi penyidik untuk mengurai secara objektif siapa pemegang kendali utama dalam kebijakan rotasi, mutasi, dan keputusan strategis lainnya di lingkungan Pemkot Bandung.

Penetapan Erwin sebagai tersangka, lanjut Rohman, telah menimbulkan tekanan psikologis bagi kliennya. Hingga kini, Erwin disebut masih mempertanyakan kesalahan apa yang sebenarnya ia lakukan.

“Ya jelas lah, ketika sudah diterapkan tersangka, kemudian ingin mengetahui apa yang menjadi kesalahannya, kan ternyata kesalahannya tidak ada,” ucapnya.

Atas dasar itu, Rohman mendesak Kejaksaan Negeri Bandung untuk segera memeriksa Wali Kota Bandung guna memperjelas duduk perkara dan pembagian peran antarpejabat.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Bandung Erwin Tegaskan OTT Hoaks: Saya Hanya Saksi dalam Penyidikan Kejari

“Sudah waktunya Kejaksaan Negeri Bandung memanggil Wali Kota hari ini, Pak Farhan itu harus dipanggil hari ini. Keterangan saksi termasuk pak wakil, sudah menjelaskan peran wali kota dalam rotasi, mutasi, termasuk pekerjaan-pekerjaan yang menjadi program pemerintah kota Bandung,” tegasnya.

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan yang berlangsung akhir Desember lalu, tidak ditemukan keterlibatan Wakil Wali Kota Bandung dalam praktik rotasi dan mutasi jabatan, jual beli jabatan, maupun dugaan pemerasan proyek.

“Jadi, disitu jelas sekali ada chat-chat bagai mana pak Erwin meminta kepada Wali Kota untuk dilibatkan dalam pemerintahan, tetapi Wali Kota Bandung Farhan tidak memberi ruang. Erwin menceritakankegiatan yang dia lakukan itu kebanyakannya adalah pengaduan masyarakat, bukan disposisi dari wali kota,” pungkas Rohman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erwin Kuasa Hukum mutasi Pemerintah Kota Bandung Rotasi Jabatan Wakil Wali Kota Bandung Wali Kota Bandung Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.