Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ini Alasan Presiden Prabowo Pilih Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Rabu, 22 Juli 2026 13:50 WIB

Jadwal Resmi Piala Presiden 2026: Diikuti 8 Klub Elite Termasuk Tim Luar Negeri

Rabu, 22 Juli 2026 13:40 WIB

Persib Dapat Pemain Baru Berkualitas, Juan Villa Bongkar Karakter Asli Mariano Peralta

Rabu, 22 Juli 2026 13:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ini Alasan Presiden Prabowo Pilih Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
  • Jadwal Resmi Piala Presiden 2026: Diikuti 8 Klub Elite Termasuk Tim Luar Negeri
  • Persib Dapat Pemain Baru Berkualitas, Juan Villa Bongkar Karakter Asli Mariano Peralta
  • Resmi! Sudaryono Tinggalkan Kursi Wamentan, Kini Pimpin Badan Gizi Nasional
  • Kronologi Tantri Kotak Dipeluk Penonton Tak Dikenal Saat Manggung di Sukabumi
  • Rekor Pendapatan FIFA di Piala Dunia 2026 Tembus Rp269 Triliun
  • Persib Bandung Kirim Sinyal Bahaya Jelang Piala Presiden 2026
  • Nama Anda Masuk Penerima Bansos Juli 2026? Ini Cara Cek PKH dan BPNT di Kemensos
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 22 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cipayung Plus Geruduk DPRD Jabar, Desak Kapolri Dicopot Usai Kasus Affan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 1 September 2025 18:35 WIB2 Mins Read
Ratusan mahasiswa Cipayung Plus Bandung gelar aksi di DPRD Jabar. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ratusan mahasiswa dari aliansi Cipayung Plus Kota Bandung menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Senin (1/9/2025).

Massa yang berjumlah hampir 300 orang itu menuntut pemerintah pusat segera menyelesaikan persoalan bangsa yang dinilai semakin carut-marut.

Koordinator lapangan, Muhammad Rafli Salam, menegaskan aksi ini adalah bentuk kekecewaan mendalam terhadap kinerja pemerintah. Ia menilai Presiden justru lebih sibuk memperketat pengamanan ketimbang mengurai akar masalah di masyarakat.

“Kehadiran kami menunjukkan bahwa pemerintah saat ini belum becus menyelesaikan permasalahan. Presiden justru menambah tingkat pengamanan, ini tanda ketidakmampuan pemerintah mengurai masalah,” tegas Rafli.

Dalam orasinya, Rafli juga menyinggung kasus kematian Affan, mahasiswa yang diduga tewas akibat tindakan aparat dalam aksi sebelumnya. Hukuman ringan terhadap oknum polisi dinilai menjadi bukti bobroknya sistem hukum di Indonesia.

“Saudara Affan hanya membuat pelaku dihukum 20 hari. Itu menandakan sistem pemerintahan dan hukum kita masih korup,” ujarnya.

Aliansi Cipayung Plus membawa delapan tuntutan utama, mulai dari reformasi Polri, perampasan aset, pembenahan sistem pendidikan, hingga pencopotan Kapolri sebagai bentuk pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran HAM.

“Empat hal itu yang kami garis bawahi, terutama pencopotan Kapolri. Itu fokus utama kami,” lanjut Rafli.

Meski mengkritik keras pemerintah, massa aksi menegaskan demonstrasi ini bersifat damai. Mereka hanya ingin membacakan pernyataan sikap hasil konsolidasi semalam, dengan batas waktu aksi hingga pukul 17.00 WIB.

“Kami hanya ingin membacakan press release dan menyampaikan aspirasi secara damai. Selebihnya massa akan membubarkan diri,” jelasnya.

Namun, Rafli memberi peringatan. Bila aspirasi mereka diabaikan, aksi berikutnya akan dilakukan dengan eskalasi massa lebih besar.

“Aksi ini baru permulaan. Kalau tidak direspons, kami akan hadir dengan jumlah yang lebih besar. Jika DPRD tidak mau menemui kami, itu tanda mereka tidak sanggup menerima aspirasi rakyat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aksi unjuk rasa DPRD Jawa Barat Aliansi Cipayung Plus Bandung Demo mahasiswa Bandung 2025 Tuntutan reformasi Polri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Alasan Presiden Prabowo Pilih Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Resmi! Sudaryono Tinggalkan Kursi Wamentan, Kini Pimpin Badan Gizi Nasional

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Anda Masuk Penerima Bansos Juli 2026? Ini Cara Cek PKH dan BPNT di Kemensos

Syarat Lepas Status WNI: Bebas dari Tunggakan Pajak dan Kasus Hukum

Mundur dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ungkap Sosok Penggantinya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Nama Bisa Dicoret atau Masuk Baru! Data Penerima PKH BPNT 2026 Berubah Usai DTSEN Diperbarui

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.