bukamata.id – Winger Persib Bandung, Ciro Alves, meluapkan kekecewaannya setelah menerima kartu merah dalam laga kontra Malut United, Jumat (2/5/2025). Melalui unggahan di media sosialnya, pemain asal Brasil ini merasa tidak adil dan seharusnya tidak diusir dari lapangan pada pertandingan yang berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 bagi Maung Bandung tersebut.
Insiden kartu merah terjadi pada menit ke-72, saat Persib tengah berjuang mengejar ketertinggalan. Wasit memberikan kartu merah langsung kepada Ciro Alves setelah meninjau VAR yang menunjukkan adanya gerakan sikut ke arah pemain Malut United, Wbeymar Angulo.
Usai pertandingan, Ciro Alves mencurahkan isi hatinya di Instagram pribadinya. Ia mengaku ini adalah kartu merah pertama yang diterimanya selama berkarir di sepak bola Indonesia, dan ia merasa sangat kecewa.
“Saya ingin mengatakan bahwa selama saya berada di Indonesia, saya selalu menghormati lawan-lawan saya. Bukan karakter saya untuk diusir (mendapat kartu merah) dari lapangan. Ini adalah pertama kalinya hal ini terjadi secara tidak adil. Saya sangat sedih dan kecewa,” tulis Ciro.
Ia juga menyinggung dedikasinya untuk tim, terutama di musim yang sulit ini. “Kami mengalami musim yang sulit dengan beberapa pemain yang mengalami cedera dan saya selalu berada di sana, bahkan saat mengalami kesakitan pun, saya selalu siap untuk membantu (Persib Bandung). Tidak dimainkan (mendapatkan kartu merah) dalam pertandingan ini membuat saya patah hati karena saya tidak pantas mendapatkan kartu merah,” tambahnya.
Ciro bahkan mengaku heran dengan keputusan wasit. Saat VAR ditinjau, ia justru mengira wasit sedang melihat potensi pelanggaran penalti terhadap rekannya, Beckham Putra.
“Bahkan para pemain Malut mengatakan bahwa saya tidak pantas mendapatkannya. Saya benar-benar tidak pantas mendapatkannya. Ketika dia memanggil (mengecek) VAR, semua orang mengira itu untuk melihat apakah itu penalti atau bukan pada Beckham,” ungkap Ciro.
“Ketika dia (wasit) datang dengan kartu merah, saya terkejut. Saya tidak mengerti. Itu adalah salah satu perasaan terburuk yang pernah saya rasakan karena ketidakadilan.”
Dengan nada memohon, Ciro berharap federasi sepak bola Indonesia dapat meninjau kembali insiden tersebut. “Tolonglah, wasit, itu bukan niat saya. Semua orang melihatnya. Sekarang saya keluar dari pertandingan yang sangat berarti bagi saya. Ini adalah salah satu perasaan terburuk: ketidakadilan dan tidak melakukan apapun untuk mengubahnya. Tolong, saya meminta Anda dari lubuk hati saya yang terdalam agar federasi melihat hal ini,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










