bukamata.id – Banjir kembali melanda wilayah Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, sejak Kamis (4/12/2025) malam hingga Jumat (5/12/2025) pagi.
Hujan deras yang berlangsung berjam-jam serta luapan Sungai Citarum membuat kawasan padat penduduk itu lumpuh total. Akses jalan utama, permukiman, hingga fasilitas publik tak dapat berfungsi karena terendam air.
Pantauan di lapangan menunjukkan jalur Jembatan Cipurut menuju Bojongsoang, hingga kawasan Metro dan ruas Moh. Toha menuju Dayeuhkolot, tenggelam oleh banjir setinggi lutut hingga satu meter.
Titik terparah berada di depan Masjid Ash Shofia dan Pasar Dayeuhkolot, di mana sejumlah ruko dan lapak pedagang terpaksa tutup akibat air masuk ke dalam bangunan.
Hanya kendaraan besar seperti truk yang mampu melintas. Sementara motor dan mobil kecil memilih memutar arah atau terjebak banjir.
Tidak sedikit pengendara yang nekat menerobos genangan akhirnya mengalami mogok. Bahkan sebuah truk bermuatan kayu turut dilaporkan mati mesin di tengah jalan.
Air Meninggi Sejak Sore, Warga Terpaksa Mengungsi
Nita Nurhalisa (26), warga Bojong Asih, menuturkan air mulai masuk ke permukiman sejak Kamis sore.
“Hujannya dari siang sampai sore. Air naik mulai sore sampai malam,” ujarnya.
Ia menyebut ketinggian air di wilayahnya mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Di titik yang lebih dekat ke aliran Sungai Citarum, genangan bahkan mencapai sekitar 1,5 meter.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











