Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih

Jumat, 3 Juli 2026 21:04 WIB

Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada

Jumat, 3 Juli 2026 20:43 WIB

Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas

Jumat, 3 Juli 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih
  • Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada
  • Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas
  • Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat
  • Sapi Matilda Jadi Inspirasi Bisnis, Hartono Soekwanto Siapkan Brand Es Krim
  • Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?
  • Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri
  • Rekam Jejak Mentereng Luka Menalo, Penyerang Baru Persib Eks Dinamo Zagreb
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dayeuhkolot Darurat Banjir! Jalan Raya Lumpuh Total, Warga Mengungsi

By SusanaJumat, 5 Desember 2025 17:45 WIB2 Mins Read
Robert Sirait (55), warga RT 07 RW 01 yang rumahnya ikut terendam. Foto: Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Banjir kembali melumpuhkan kawasan Dayeuhkolot pada Kamis (4/12) malam. Air tiba-tiba masuk ke rumah warga sekitar pukul 19.00, meski hujan di wilayah tersebut tidak terlalu deras. Di Kampung Leuwi Bandung, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot ketinggian air bahkan tembus 70–110 sentimeter.

“Jam 07.00 malam sudah mulai naik. Padahal kemarin hujannya kecil. Kayaknya kiriman dari atas,” ujar Robert Sirait (55), warga RT 07 RW 01 yang rumahnya ikut terendam.

Robert menyebut luapan berasal dari Sungai Cikapundung dan menggenangi permukiman hanya dalam waktu singkat.

“Di sini 70 cm. Kalau ke sana bisa 90 cm. Cepat banget naiknya,” katanya.

Baca Juga:  BPBD Kabupaten Bandung Distribusikan Logistik Kebencanaan, Antisipasi Bencana saat Pencoblosan

Kini air sudah mulai surut, namun rasa jenuh tak bisa ia sembunyikan.

“Bosen, lah. Tiap hujan besar pasti kayak gini,” ucapnya lirih.

Robert yang sudah tinggal di wilayah itu sejak 1998 mengatakan kondisi lingkungan kini semakin rentan banjir.

“Dulu mah enggak gini. Mungkin resapan airnya sudah enggak ada,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah kabupaten segera turun tangan.

“Semoga diperhatikan. Sudah perlu kolam retensi di sini. Bantuan juga belum ada yang datang,” kata Robert.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Hujan! Inilah 'Biang Kerok' Banjir Bandung Selatan yang Terungkap

Sementara itu dari data BPBD Kabupaten Bandung melaporkan banjir di Desa Citeureup dipicu hujan deras di wilayah Dayeuhkolot dan menyebabkan Sungai Cikapundung, Cipalasari, Cigede, serta Citarum meluap ke permukiman.

Di Dayeuhkolot, hampir seluruh wilayah terendam air luapan Sungai Cikapundung, Cipalasari, Cigede, dan Citarum. Di kawasan Babakan Sangkuriang, Citeureup, Cilisung, dan Bojong Asih, ketinggian air mencapai 40 hingga 130 sentimeter.

Jalan Raya Dayeuhkolot lumpuh total tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Sejumlah fasilitas umum, seperti masjid dan TPA, terendam hingga tidak dapat digunakan. BPBD mencatat sedikitnya 12 keluarga atau 28 jiwa telah dievakuasi dari lokasi terdampak berat.

Baca Juga:  Banjir Dayeuhkolot Belum Surut, 2.000 KK Ikut Terdampak

Situasi tidak kalah parah terjadi di Desa Citeureup yang berada di hilir sistem sungai yang sama. Banjir merendam hampir seluruh RW dengan ketinggian 50 hingga 110 sentimeter.

Warga yang terdampak terpaksa mengungsi ke posko sementara. Total 59 jiwa dari 21 kepala keluarga sudah ditempatkan di lokasi aman sambil menunggu air surut. BPBD menyebut kebutuhan mendesak di wilayah ini mencakup pompa air, perahu evakuasi, makanan siap saji, dan bantuan kesehatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir bandung selatan banjir citeureup Banjir Dayeuhkolot BPBD Kabupaten Bandung luapan citarum sungai cikapundung meluap
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.