Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Senin, 18 Mei 2026 22:03 WIB

Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan

Senin, 18 Mei 2026 21:38 WIB

Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta

Senin, 18 Mei 2026 21:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
  • Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!
  • Catat dan Simpan! Inilah Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026, Dari A Sampai L
  • GILA! Striker Persija Ini Bisa Pindah ke Persib, Transfer Rival Panas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 18 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dayeuhkolot Darurat Banjir! Jalan Raya Lumpuh Total, Warga Mengungsi

By SusanaJumat, 5 Desember 2025 17:45 WIB2 Mins Read
Robert Sirait (55), warga RT 07 RW 01 yang rumahnya ikut terendam. Foto: Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Banjir kembali melumpuhkan kawasan Dayeuhkolot pada Kamis (4/12) malam. Air tiba-tiba masuk ke rumah warga sekitar pukul 19.00, meski hujan di wilayah tersebut tidak terlalu deras. Di Kampung Leuwi Bandung, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot ketinggian air bahkan tembus 70–110 sentimeter.

“Jam 07.00 malam sudah mulai naik. Padahal kemarin hujannya kecil. Kayaknya kiriman dari atas,” ujar Robert Sirait (55), warga RT 07 RW 01 yang rumahnya ikut terendam.

Robert menyebut luapan berasal dari Sungai Cikapundung dan menggenangi permukiman hanya dalam waktu singkat.

“Di sini 70 cm. Kalau ke sana bisa 90 cm. Cepat banget naiknya,” katanya.

Baca Juga:  Citarum Meluap! Dayeuhkolot Tenggelam hingga 1,5 Meter

Kini air sudah mulai surut, namun rasa jenuh tak bisa ia sembunyikan.

“Bosen, lah. Tiap hujan besar pasti kayak gini,” ucapnya lirih.

Robert yang sudah tinggal di wilayah itu sejak 1998 mengatakan kondisi lingkungan kini semakin rentan banjir.

“Dulu mah enggak gini. Mungkin resapan airnya sudah enggak ada,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah kabupaten segera turun tangan.

“Semoga diperhatikan. Sudah perlu kolam retensi di sini. Bantuan juga belum ada yang datang,” kata Robert.

Baca Juga:  102 Rumah di Kabupaten Bandung Rusak Diterjang Angin dan Banjir

Sementara itu dari data BPBD Kabupaten Bandung melaporkan banjir di Desa Citeureup dipicu hujan deras di wilayah Dayeuhkolot dan menyebabkan Sungai Cikapundung, Cipalasari, Cigede, serta Citarum meluap ke permukiman.

Di Dayeuhkolot, hampir seluruh wilayah terendam air luapan Sungai Cikapundung, Cipalasari, Cigede, dan Citarum. Di kawasan Babakan Sangkuriang, Citeureup, Cilisung, dan Bojong Asih, ketinggian air mencapai 40 hingga 130 sentimeter.

Jalan Raya Dayeuhkolot lumpuh total tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Sejumlah fasilitas umum, seperti masjid dan TPA, terendam hingga tidak dapat digunakan. BPBD mencatat sedikitnya 12 keluarga atau 28 jiwa telah dievakuasi dari lokasi terdampak berat.

Baca Juga:  Banjir Dayeuhkolot Belum Surut, 2.000 KK Ikut Terdampak

Situasi tidak kalah parah terjadi di Desa Citeureup yang berada di hilir sistem sungai yang sama. Banjir merendam hampir seluruh RW dengan ketinggian 50 hingga 110 sentimeter.

Warga yang terdampak terpaksa mengungsi ke posko sementara. Total 59 jiwa dari 21 kepala keluarga sudah ditempatkan di lokasi aman sambil menunggu air surut. BPBD menyebut kebutuhan mendesak di wilayah ini mencakup pompa air, perahu evakuasi, makanan siap saji, dan bantuan kesehatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir bandung selatan banjir citeureup Banjir Dayeuhkolot BPBD Kabupaten Bandung luapan citarum sungai cikapundung meluap
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!

Tragis! Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Ditemukan Tewas di Batujajar

Bikin Malu Tuan Rumah! Peselancar Putri Indonesia Ini Cetak Rekor yang Belum Pernah Ada!

Klarifikasi Atau Settingan? Misteri Pria Gondrong Demo Pati di Kantor Intel Kodim!

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Terpopuler
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Bocoran 11 Pemain Mewah Incaran Persib Bandung: Ada Patrick Robson hingga Bomber Timnas Irak
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.