Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar Viral, Bakso Urat Pak Oboy Bukti Kuliner Klasik Bandung Tetap Dicintai

Kamis, 16 Juli 2026 18:11 WIB

Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Jam Tayang, dan Prediksi Juara

Kamis, 16 Juli 2026 17:59 WIB

Jude Bellingham Buka Suara Soal Momen Adu Mulut dengan Lionel Messi

Kamis, 16 Juli 2026 17:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Viral, Bakso Urat Pak Oboy Bukti Kuliner Klasik Bandung Tetap Dicintai
  • Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Jam Tayang, dan Prediksi Juara
  • Jude Bellingham Buka Suara Soal Momen Adu Mulut dengan Lionel Messi
  • Bukan Soal Gizi, Farhan Bongkar Faktor Besar Pemicu Stunting di Kota Bandung
  • Ujian Berat di Depan Mata: Simak Jadwal Lengkap Persib Bandung di Piala Presiden 2026
  • Cihapit Bandung Jadi Surga Kuliner, Ini 12 Tempat Makan yang Selalu Diburu Wisatawan
  • Resmi Berpisah, Persib Bandung Sampaikan ‘Hatur Nuhun’ untuk Frans Putros
  • Kemensos Pastikan Bansos Juli 2026 Cair 20 Juli, Berikut Cara Cek PKH dan BPNT
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Banjir Dayeuhkolot Belum Surut, 2.000 KK Ikut Terdampak

By Putri Mutia RahmanSabtu, 13 Januari 2024 19:43 WIB2 Mins Read
Bey Machmudin meninjau area pengungsian banjir Dayeuhkolot (Humas Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Sekitar 2.000 kepala keluarga terdampak banjir di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Banjir ini disebabkan curah hujan ekstrim pada Kamis (11/1) mengakibatkan bibir tanggul Sungai Cigede jebol.

“Ada 2.000 rumah yang terendam, artinya lebih kurang 2.000 kepala keluarga terdampak dan sudah disiapkan tempat pengungsian sementara di SMP Negeri 1,” kata Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin di kitup dari situs resmi Jawa Barat, Sabtu (13/1).

Berdasarkan pantauan di sejumlah titik, kawasan Dayeuhkolot merupakan salah satu wilayah paling parah terdampak banjir di Kabupaten Bandung. Hingga kini Dayeuhkolot masih terendam banjir sedalam 20 cm hingga 1 meter.

Bey mengatakan saat ini tercatat 200 orang mengungsi di SMP Negeri 1 Dayeuhkolot. Sementara warga lainnya memilih bertahan di lantai dua rumah mereka.

Baca Juga:  Dayeuhkolot Darurat Banjir! Jalan Raya Lumpuh Total, Warga Mengungsi

pemerintah Provinsi Jawa Barat pun memastikan air bersih dan makanan tersedia di tempat pengungsian banjir di Dayeuhkolot.

“Kami juga sudah menyediakan dapur umum dan air bersih di tempat tersebut,” kata Bey.

Lebih lanjut, Bey mengimbau warga yang masih bertahan dan ingin dievakuasi ke tempat pengungsian agar segera menghubungi kepolisian di nomor 110.

“Pak Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo Juga mengumumkan kepada mereka yang masih di dalam rumah, kalau ingin segera dievakuasi bisa telepon ke nomor 110,” ujarnya.

Baca Juga:  Citarum Meluap! Dayeuhkolot Tenggelam hingga 1,5 Meter

Ia menjelaskan Pemprov Jabar bersama Pemkab Bandung, unsur TNI dan Polri segera turun tangan untuk menangani banjir yang kini masih terjadi itu.

“Untuk penanggulangan, pertama karena ini jebolnya tanggul, solusinya akan digunakan geobag untuk sementara dan untuk banjirnya akan disedot dengan mobil khusus dari Balai Besar Wilayah Sungai secara bertahap,” ujarnya.

Bey Machmudin juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG. 

“Tetap sesuai prakiraan BMKG bahwa cuaca akan terjadi hujan lebat dalam minggu-minggu ke depan. Hari ini pun kita belum tahu seperti apa, tapi kami minta agar masyarakat berhati-hati dan waspada.” imbaunya. 

Baca Juga:  Bandung Kembali Dilanda Banjir, 772 KK Terdampak di Dayeuhkolot

Masyarakat diingatkan pula untuk tetap memperhatikan kebersihan lingkungan. Pasalnya, terlihat dengan jelas banjir membawa tumpukan sampah yang diduga mengakibatkan terhambatnya saluran air. 

“Pertama (penyebabnya) kemarin hujannya amat lebat, ekstrem, dan debit air sangat tinggi, tapi juga banyak sampah. Kami menghimbau kepada warga untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab ini bisa dilihat sampah semua, yang menghambat arus air,” tutup Bey.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjir Dayeuhkolot Dampak Banjir
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Soal Gizi, Farhan Bongkar Faktor Besar Pemicu Stunting di Kota Bandung

Kemensos Pastikan Bansos Juli 2026 Cair 20 Juli, Berikut Cara Cek PKH dan BPNT

Krisis Industri Kapur Cipatat KBB, Operasi Tanpa Izin hingga Ancaman Bencana Longsor

Pencabulan

Grup WhatsApp Jadi Markas Kejahatan, Gadis 15 Tahun Dirudapaksa 27 Pria

PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN

Kepanasan Dicecar Pertanyaan, Bupati Gowa Husniah Pilih Walk Out Ketimbang Klarifikasi?

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.