Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Oktober 2026 Turun Rp10.000, Cek Daftar Lengkap

Selasa, 20 Oktober 2026 11:05 WIB

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Selasa, 20 Oktober 2026 10:00 WIB

Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran

Selasa, 20 Oktober 2026 09:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Oktober 2026 Turun Rp10.000, Cek Daftar Lengkap
  • Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?
  • Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak
  • Bukan Cuma Dijemur, Ini Metode Paling Ampuh Membasmi Kutu Busuk dan Telurnya Sampai Tuntas
  • Berburu Sarapan di Bandung? Ini 5 Tempat Lontong Kari yang Bisa Dicoba
  • Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Banjir Karawang Meluas, Sungai Citarum dan Cibeet Siaga 1, Warga Mulai Mengungsi

By SusanaMinggu, 18 Januari 2026 15:43 WIB3 Mins Read
Ilustrasi banjir
Ilustrasi banjir. Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Karawang sejak Sabtu malam, 17 Januari 2026, hingga Minggu pagi, 18 Januari 2026, menyebabkan sejumlah sungai besar meluap.

Luapan air tersebut menggenangi permukiman warga, badan jalan, serta fasilitas umum di berbagai wilayah Karawang.

Berdasarkan laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, sungai yang meluap meliputi Sungai Citarum, Cibeet, Cigentis, Darawolong, dan Cilamaya, khususnya di wilayah timur Kabupaten Karawang.

Permukiman Warga Terendam di Sejumlah Kecamatan

Banjir merendam rumah warga di Desa Karangligar, Desa Mekarmulya, dan Desa Mulyajaya, Kecamatan Telukjambe Barat. Sementara di Kecamatan Telukjambe Timur, luapan Sungai Citarum menggenangi Perumahan Karaba Indah dan Perumahan Bintang Alam sejak Minggu pagi.

Di Kecamatan Karawang Barat, air bah juga masuk ke rumah warga di Dusun Anjun, Kelurahan Karawang Kulon, serta Kampung Bedeng, Kelurahan Tanjungmekar. Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan sudah mencapai pinggang orang dewasa.

“Kalau Perumahan Karaba sudah terendam, artinya volume air Citarum sangat tinggi. Saat ini kami terpaksa mengevakuasi diri secara mandiri,” ujar Asep Mustofa, warga Perumahan Karaba Indah.

Status Sungai Citarum dan Cibeet Siaga 1

Seorang anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Karawang menyebutkan tinggi muka air (TMA) Sungai Citarum telah mencapai 12 meter dan masuk status awas atau siaga 1.

“Ketinggian air di wilayah Anjun sudah mencapai pinggang orang dewasa. Sebagian warga mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan sejumlah ruas jalan di wilayah Karawang Selatan tidak dapat dilalui. Luapan Sungai Cibeet dan Sungai Cigentis membuat akses jalan dari Pangkalan menuju Nambo terputus.

Polres Karawang Lakukan Patroli dan Evakuasi

Kepala Kepolisian Resor Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan TMA Sungai Citarum pada pukul 08.00 WIB tercatat berada di angka 12,00 MDPL dengan status siaga 1. Sementara TMA Sungai Cibeet mencapai 19,30 MDPL dan juga berstatus siaga 1.

“Kondisi ini dipengaruhi oleh intensitas hujan yang cukup tinggi,” ujar Cep Wildan.

Sebagai langkah antisipasi, Polres Karawang menggelar patroli dan monitoring di wilayah rawan banjir, terutama di daerah aliran Sungai Cibeet. Patroli dilakukan pada Minggu pagi sekitar pukul 07.30 WIB di Kampung Bunder, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan.

“Kegiatan ini untuk memastikan kondisi ketinggian air, memantau situasi di bantaran sungai, serta mengantisipasi potensi luapan air yang lebih besar,” jelasnya.

Selain patroli, aparat kepolisian juga membantu proses evakuasi warga terdampak banjir di Karangligar, Perumahan Karaba Indah, dan Perumahan Bintang Alam.

Imbauan untuk Warga

Polres Karawang mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Citarum dan Sungai Cibeet agar tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang, serta segera melapor jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak

Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?

Eropa Membara! Berawal dari Aksi Pelajar Prancis, Gelombang Unjuk Rasa Meluas Hingga Bentrokan di 6 Negara

Demo Jakarta

Jelang Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Disdik Jabar Tebar Ancaman Sanksi Bagi Pelajar yang Nekat Ikut Aksi

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.