bukamata.id – Kemenangan tipis 1-0 atas Persik Kediri menjadi angin segar bagi Persib Bandung. Hasil positif tersebut sukses melontarkan Pangeran Biru menembus deretan lima besar klasemen sementara dengan koleksi 10 poin.
Capaian ini membuat selisih angka Persib hanya berjarak dua poin dari Persija Jakarta yang bertengger di puncak tabel. Macan Kemayoran sejauh ini mengumpulkan 12 poin usai tersandung kekalahan 2-3 pada laga sebelumnya.
Lantas, bagaimana hitung-hitungan peluang skuad Bandung untuk mengambil alih posisi puncak dari sang rival? Berikut tiga faktor penentunya:
1. Poin Penuh Lawan Madura United Jadi Harga Mati
Ujian berikutnya bagi Persib adalah laga tandang menantang Madura United pada Kamis (22/10/2026). Menundukkan Laskar Sapeh Kerrab jelas bukan pekerjaan ringan. Tim tuan rumah saat ini mengantongi nilai sama dengan Persib dan duduk persis satu strip di atasnya.
Namun, anak-anak Bandung memegang celah menguntungkan mengingat performa Madura United sedang goyah. Dalam dua penampilan pamungkas, tim asal Jawa Timur itu gagal memetik kemenangan usai ditahan imbang Bhayangkara FC serta takluk di tangan Persik.
Tambahan tiga angka dari Madura menjadi syarat mutlak jika Persib ingin melonjak ke puncak, dengan catatan Persija gagal meraup poin penuh saat bertemu Arema FC.
2. Tren Positif Skuad dan Apresiasi Igor Tolic
Kondisi mental Persib saat ini terbilang sangat solid. Di sepanjang bulan ini, grafik penampilan Maung Bandung di tiga kompetisi berbeda—Shopee Cup, Liga 1, hingga AFC Champions League Two (ACL2)—belum ternoda kekalahan. Dari serangkaian laga tersebut, Persib sukses mengemas tiga kemenangan dan hanya sekali imbang saat menjamu Dewa United.
Pelatih Igor Tolic melontarkan pujian tinggi atas determinasi anak asuhnya. Ia menilai rentetan hasil memuaskan ini merupakan buah manis dari mentalitas pantang menyerah, kerja keras, serta kebersamaan erat antar-elemen tim.
Di tengah padatnya jadwal pertandingan, Tolic bangga melihat komitmen para pemain yang konsisten menyuguhkan performa maksimal di atas lapangan.
“Mereka memiliki karakter yang luar biasa, tidak mau menyerah, dan selalu memberikan yang terbaik. Mereka semua adalah orang-orang istimewa,” ujar Tolic usai pertandingan semalam.
3. Berharap Arema FC Redam Persija di Jakarta
Skenario kudeta ini baru bisa terwujud sempurna apabila Persija menelan kekalahan saat menjamu Arema FC di Jakarta pada Rabu (21/10/2026).
Kendati baru saja tumbang dari Persita di akhir pekan, Persija sejatinya memegang rekor impresif lewat sapu bersih empat kemenangan di awal musim—termasuk saat membekuk Persib dan Borneo FC.
Di lain pihak, Arema FC yang tercecer di peringkat ke-10 masih berjuang menemukan konsistensi. Tim Singo Edan baru mengumpulkan enam poin dari lima laga, usai mencatatkan dua kali imbang dan sekali kalah dalam tiga partai terakhir.
Melihat kalkulasi di atas, mampukah Persib memanfaatkan momentum ini untuk mengambil alih takhta klasemen?
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











