Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terbang Ke Australia Hingga Korea, Marc Klok Jujur Soal Beban Persib di ACL Two

Jumat, 21 Agustus 2026 20:58 WIB

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Jumat, 21 Agustus 2026 20:25 WIB

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Jumat, 21 Agustus 2026 20:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terbang Ke Australia Hingga Korea, Marc Klok Jujur Soal Beban Persib di ACL Two
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
  • Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu
  • Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang
  • Gratis dari Liverpool! Real Madrid Amankan Bek Prancis Ibrahima Konate hingga 2030
  • Bukan GBLA! Ini Venue Baru Persib vs Manila Digger di Play-off ACL 2
  • 7.326 PPPK Paruh Waktu Bandung Dapat Kepastian, Ini Alasan Belum Diangkat Jadi Penuh Waktu
  • 25 Agustus 2026 Maulid Nabi, Jangan Lewatkan 7 Amalan Penuh Makna Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Daftar 10 Kota Paling Toleran di Indonesia: Ada Bekasi dan Sukabumi dalam Jajaran Teratas

By Aga GustianaJumat, 24 April 2026 18:53 WIB2 Mins Read
Ilustrasi, kota paling toleran di Indonesia. (Foto: bukamata.id/AI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setara Institute kembali merilis laporan terbaru mengenai kondisi keberagaman di tanah air melalui Indeks Kota Toleran (IKT) 2025. Dalam pengumuman yang berlangsung di Mangkuluhur ARTOTEL Suites, Rabu (22/4/2026), Kota Salatiga berhasil mengukuhkan posisinya sebagai wilayah paling toleran di Indonesia, melampaui puluhan kota lainnya.

Laporan ini disusun dengan mengevaluasi 94 kota melalui kacamata yang komprehensif, mulai dari kebijakan yang dibuat pemerintah hingga interaksi nyata di akar rumput.

Metodologi dan Variabel Penilaian

Setara Institute tidak hanya melihat permukaan, melainkan mendalami empat variabel krusial yang dijabarkan ke dalam delapan indikator penilaian:

  1. Kebijakan Pemerintah Kota: Fokus pada regulasi yang inklusif.
  2. Regulasi Sosial: Bagaimana aturan tak tertulis di masyarakat bekerja.
  3. Aksi Nyata Pemerintah: Langkah konkret birokrasi dalam merespons isu keberagaman.
  4. Demografi Keagamaan: Pengelolaan keberagaman komposisi penduduk.

Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Ismail Hasani, menekankan bahwa skor tinggi yang diraih sebuah kota merupakan buah kerja keras kolektif, bukan sekadar pencapaian individu pejabat tertentu.

“Jadi (indeks kota toleran) bukan semata-semata prestasi Walikota atau Kesbangpol atau FKUB tapi adalah prestasi bersama,” ungkap Ismail.

Ismail juga merinci tiga pilar utama yang menjadi motor penggerak toleransi di daerah, yakni kepemimpinan di level politik, birokrasi, hingga kepemimpinan di tingkat sosial.

Daftar 10 Besar Kota Paling Toleran 2025

Dari hasil studi tersebut, berikut adalah sepuluh kota dengan skor toleransi tertinggi:

PeringkatKotaSkor
1Salatiga6,492
2Singkawang6,391
3Semarang6,160
4Pematangsiantar6,084
5Bekasi6,037
6Sukabumi5,973
7Magelang5,805
8Kediri5,792
9Tegal5,733
10Ambon5,657

Hal yang cukup menarik adalah kehadiran Bekasi dan Sukabumi dalam jajaran 10 besar. Mengingat dinamika sosial di kedua wilayah tersebut cukup tinggi, capaian ini menunjukkan adanya transformasi positif dalam mengelola kemajemukan.

Konsistensi Salatiga dan Singkawang

Salatiga dan Singkawang terus menunjukkan dominasinya. Salatiga membuktikan bahwa perbedaan latar belakang etnis dan keyakinan justru menjadi perekat sosial yang kuat. Sementara itu, Singkawang tetap konsisten mempertahankan identitasnya sebagai kota inklusif di mana keberagaman etnis dirayakan sebagai aset kota.

Tanggapan Pemerintah

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyambut baik hasil riset ini. Mewakili Mendagri Tito Karnavian, Bisri memberikan catatan agar kota-kota peraih penghargaan tidak cepat berpuas diri.

“Ini bukan tujuan akhir melainkan motivasi untuk selalu menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih,” pungkas Bisri.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa merawat toleransi adalah perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen berkelanjutan dari seluruh elemen bangsa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

IKT 2025 Indeks Kota Toleran Keberagaman Indonesia Kota Paling Toleran Salatiga Kota Toleran Setara Institute
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

7.326 PPPK Paruh Waktu Bandung Dapat Kepastian, Ini Alasan Belum Diangkat Jadi Penuh Waktu

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Saldo Bansos Belum Masuk? Ini Penyebab PKH, BPNT dan Bantuan Beras Agustus 2026 Belum Cair

Karhutla Ancam Kalimantan, 1.487 Titik Panas Terdeteksi hingga Udara Masuk Zona Berbahaya

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.