Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Garena Bagikan Kode Redeem FF Hari Ini, Survivor Bisa Dapat Bundle Eksklusif dan Senjata Gratis

Jumat, 31 Juli 2026 12:43 WIB

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

Jumat, 31 Juli 2026 12:36 WIB

Persib Siapkan Kejutan Transfer Lagi: Shayne Pattynama dan Kiper Persis Masuk Radar?

Jumat, 31 Juli 2026 11:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Garena Bagikan Kode Redeem FF Hari Ini, Survivor Bisa Dapat Bundle Eksklusif dan Senjata Gratis
  • Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat
  • Persib Siapkan Kejutan Transfer Lagi: Shayne Pattynama dan Kiper Persis Masuk Radar?
  • Peluncuran Ekosistem, Fokus Regional, dan Keamanan: Bidang-bidang Pengembangan Utama Bagi Platform Olahraga Internasional
  • Thom Haye Berpotensi Absen, 2 Bintang Muda Timnas Indonesia Siap Unjuk Gigi Lawan Timor Leste
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
  • Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian 31 Juli 2026
  • Tampines Rovers Datang dengan Mental Berani, Persib Siapkan Ujian Berat di Si Jalak Harupat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dana Pemerasan Dipakai untuk Liburan ke Luar Negeri? Ini Penjelasan KPK soal Gubernur Riau

By SusanaKamis, 6 November 2025 15:35 WIB2 Mins Read
Gubernur Riau Abdul Wahid. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa Gubernur Riau Abdul Wahid (AW) menggunakan uang dari kasus dugaan korupsi berupa pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025 untuk membiayai perjalanan ke luar negeri.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebutkan bahwa dana tersebut dipakai untuk sejumlah lawatan, termasuk ke Inggris, Brasil, hingga rencana perjalanan ke Malaysia.

“Salah satu kegiatannya itu adalah pergi lawatan ke luar negeri. Salah satunya ke Inggris, kemudian ke Brasil, dan yang rencananya terakhir ini mau ke Malaysia,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Perjalanan ke Malaysia Batal karena OTT

Rencana perjalanan Abdul Wahid ke Malaysia akhirnya batal setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

“Ada informasi akan adanya perjalanan ke Malaysia, tetapi itu keburu ditangkap,” jelas Asep.

Dana Dikumpulkan Tenaga Ahli Gubernur

KPK menyebut dana pemerasan tersebut pertama kali dihimpun oleh Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M. Nursalam (DAN). Uang itu kemudian digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk perjalanan dinas luar negeri.

“Uang itu dikumpulkan di saudara DAN. Jadi, kalau ada kegiatan apa, DAN yang menyiapkan. Salah satunya untuk perjalanan ke London dan ke Brasil,” kata Asep.

Rangkaian OTT dan Penetapan Tersangka

  • 3 November 2025: KPK menangkap AW dan delapan orang lainnya melalui operasi tangkap tangan.
  • 4 November 2025: Dani M. Nursalam menyerahkan diri kepada KPK.
  • Di hari yang sama, KPK menetapkan sejumlah tersangka namun belum merinci identitasnya.
  • 5 November 2025: KPK resmi menetapkan Abdul Wahid, Kepala PUPRPKPP Riau M. Arief Setiawan (MAS), dan DAN sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemerasan di lingkungan Pemprov Riau.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan kepala daerah yang diduga menyalahgunakan kekuasaan untuk mengumpulkan uang dan menggunakannya demi kepentingan pribadi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

abdul wahid dana pemerasan dugaan korupsi riau gubernur riau kasus pemerasan riau KPK OTT KPK perjalanan dinas luar negeri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku

Padam Listrik

Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.