Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?

Senin, 14 September 2026 15:18 WIB

Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Senin, 14 September 2026 15:11 WIB

Misi di Korea Terancam? Persib Kehilangan Ujung Tombak Jelang Duel FC Seoul

Senin, 14 September 2026 14:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?
  • Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan
  • Misi di Korea Terancam? Persib Kehilangan Ujung Tombak Jelang Duel FC Seoul
  • Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi
  • 10 Toko Legend Bandung yang Masih Eksis Puluhan Tahun, Nomor 1 Bikin Nostalgia
  • Lewat Seni Pupuh Sinom, BNN Jabar Gencarkan Edukasi Antinarkoba untuk Generasi Muda
  • Pemkot Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG, Diberi Waktu 2 Minggu untuk Berbenah
  • Skandal Korupsi Pemkab Bekasi: Eks Bupati Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun Penjara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dana Pemerasan Dipakai untuk Liburan ke Luar Negeri? Ini Penjelasan KPK soal Gubernur Riau

By SusanaKamis, 6 November 2025 15:35 WIB2 Mins Read
Gubernur Riau Abdul Wahid. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa Gubernur Riau Abdul Wahid (AW) menggunakan uang dari kasus dugaan korupsi berupa pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025 untuk membiayai perjalanan ke luar negeri.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebutkan bahwa dana tersebut dipakai untuk sejumlah lawatan, termasuk ke Inggris, Brasil, hingga rencana perjalanan ke Malaysia.

“Salah satu kegiatannya itu adalah pergi lawatan ke luar negeri. Salah satunya ke Inggris, kemudian ke Brasil, dan yang rencananya terakhir ini mau ke Malaysia,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Perjalanan ke Malaysia Batal karena OTT

Baca Juga:  Berantas Korupsi, Pemkot Bandung Diapresiasi KPK

Rencana perjalanan Abdul Wahid ke Malaysia akhirnya batal setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

“Ada informasi akan adanya perjalanan ke Malaysia, tetapi itu keburu ditangkap,” jelas Asep.

Dana Dikumpulkan Tenaga Ahli Gubernur

KPK menyebut dana pemerasan tersebut pertama kali dihimpun oleh Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M. Nursalam (DAN). Uang itu kemudian digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk perjalanan dinas luar negeri.

Baca Juga:  Kasus CCTV Tetapkan Tersangka Baru, DPRD Kota Bandung: Turut Prihatin

“Uang itu dikumpulkan di saudara DAN. Jadi, kalau ada kegiatan apa, DAN yang menyiapkan. Salah satunya untuk perjalanan ke London dan ke Brasil,” kata Asep.

Rangkaian OTT dan Penetapan Tersangka

  • 3 November 2025: KPK menangkap AW dan delapan orang lainnya melalui operasi tangkap tangan.
  • 4 November 2025: Dani M. Nursalam menyerahkan diri kepada KPK.
  • Di hari yang sama, KPK menetapkan sejumlah tersangka namun belum merinci identitasnya.
  • 5 November 2025: KPK resmi menetapkan Abdul Wahid, Kepala PUPRPKPP Riau M. Arief Setiawan (MAS), dan DAN sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemerasan di lingkungan Pemprov Riau.
Baca Juga:  KPK akan Sharing Antikorupsi Bersama Perwakilan 3 Paslon Hari Ini

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan kepala daerah yang diduga menyalahgunakan kekuasaan untuk mengumpulkan uang dan menggunakannya demi kepentingan pribadi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi

Lewat Seni Pupuh Sinom, BNN Jabar Gencarkan Edukasi Antinarkoba untuk Generasi Muda

Pemkot Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG, Diberi Waktu 2 Minggu untuk Berbenah

Skandal Korupsi Pemkab Bekasi: Eks Bupati Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun Penjara

Bikin Heboh Cicadas! Ini Alasan Halte BRT Bandung Raya Justru Dibangun di Tengah Jalan

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.