Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

Rabu, 16 September 2026 18:28 WIB

Kejutan di Tengah Persiapan Persib! Oh In-kyun Muncul, FC Seoul Langsung Dibongkar

Rabu, 16 September 2026 16:04 WIB

82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban

Rabu, 16 September 2026 15:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka
  • Kejutan di Tengah Persiapan Persib! Oh In-kyun Muncul, FC Seoul Langsung Dibongkar
  • 82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Korban Ledakan Gas Mandalajati Meninggal, Walikota: Kami Sangat Berduka
  • Babi Hutan Nyasar ke Puskesmas di Cianjur, Bikin Warga dan Pasien Panik
  • Lahan Kebakaran Cihanja Bandung Disegel, Farhan Curigai Ada Transaksi Sampah dari Luar Kota
  • 10 Rekomendasi Tempat Wisata Terbaik di Tasikmalaya, Cocok untuk Liburan Singkat Bersama Keluarga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dari Keamanan Hingga Infrastruktur, Ini Jurus Jabar Gaet Investor di WJIS 2025

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 14 November 2025 13:11 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jawa Barat menggelar West Java Investment Summit (WJIS) 2025 di Hotel Pullman, Kota Bandung, Jumat (14/11/2025), sebagai forum strategis untuk memperkuat kerja sama investasi dan mendorong realisasi proyek prioritas di provinsi tersebut.

Acara ini mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta calon investor dari dalam dan luar negeri.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa tingginya minat investasi di Jawa Barat tidak terlepas dari kemudahan komunikasi dan kepercayaan yang terbangun antara pemerintah dan para investor.

“Hari ini investasi di Jawa Barat relatif tinggi, dan itu terjadi karena kemudahan komunikasi dengan berbagai pihak. Salah seorang dari Tiongkok pernah bertemu dengan saya, dan hari ini dia membawa 40 investor. Ini karena adanya kepercayaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Candaan Jadi Gubernur Jawa Barat, Sosok Ini Lempar Peringatan ke Dedi Mulyadi

Dedi menekankan bahwa pemerintah daerah hadir bukan hanya dalam urusan perizinan, tetapi juga memastikan kelancaran teknis di lapangan.

“Kami mengurus sampai jalur mobil investor harus lewat mana supaya aman. Semua harus terkoneksi dengan baik. Investasi berjalan, alam dijaga, dan infrastruktur tetap dimanfaatkan,” katanya.

Baca Juga:  Loncatan Besar! Anggaran Infrastruktur Jawa Barat Naik Jadi Rp4,9 Triliun

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Dedi Taufik, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah pusat, Bank Indonesia, dan pemerintah provinsi menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem investasi.

“Harus ada konektivitas dalam investasi ini, termasuk jaminan terkait premanisme, pengelolaan limbah, dan hal teknis lainnya yang akan dijamin Pemerintah Provinsi,” jelasnya.

Dalam WJIS 2025, Jawa Barat menawarkan 104 proyek potensial dengan total rencana investasi Rp186 triliun. Penyiapan proyek dilakukan melalui proses panjang, mulai dari challenge, kurasi, hingga roadshow di berbagai kabupaten/kota.

Baca Juga:  Polisi Periksa 11 Saksi Terkait Tragedi di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi dan Wabup Garut

“Melalui one on one Meeting hari ini, kami berharap para investor benar-benar merealisasikan investasinya di Jawa Barat,” kata Dedi Taufik.

Ia juga memaparkan capaian investasi provinsi selama sepuluh tahun terakhir.

“Target investasi Jawa Barat selama sepuluh tahun sebesar Rp271 triliun. Saat ini sudah tercapai Rp218 triliun. Mudah-mudahan sisa waktu ke depan dapat mengejar target tersebut.”

Jawa Barat, lanjutnya, masih menjadi salah satu motor ekonomi nasional dengan kontribusi 13% terhadap ekonomi nasional dan 23% terhadap keseluruhan kontribusi ekonomi di Pulau Jawa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban

Korban Ledakan Gas Mandalajati Meninggal, Walikota: Kami Sangat Berduka

Babi Hutan Nyasar ke Puskesmas di Cianjur, Bikin Warga dan Pasien Panik

Lahan Kebakaran Cihanja Bandung Disegel, Farhan Curigai Ada Transaksi Sampah dari Luar Kota

Aksi Jual Beli Data Pribadi Terbongkar, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Jadi Korban

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.