Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 05:00 WIB

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Kamis, 19 Februari 2026 04:00 WIB

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa
  • THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS
  • Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa
  • Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit
  • Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Cecar Kades Wiwin Soal Nasi Kotak: Bikin Repot

By Aga GustianaJumat, 28 Februari 2025 10:32 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi dan Kades Wiwin. (Foto: Tangkapan Layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mencecar Kepala Desa (Kades) Gunung Menyan, Kabupaten Bogor, Wiwin Komalasari yang viral karena pernyataannya soal nasi kotak.

Sebelumnya, Kades Wiwin menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah videonya bersama beberapa kades lainnya viral.

Dalam video itu, terdengar Wiwin tertawa geli dan mengomentari nasi kotak yang dibagikan dalam acara syukuran pelantikan Bupati Bogor.

Video itu memperlihatkan Wiwin bersama kades lain membawa nasi berkat dan menyebutnya ‘jomet’.

“Assalamu’alaikum baru kali ini saya dapat berkat. Aduh seumur-umur. Mau lihat enggak ini bawa berkat. Jomet, jomet jomet. Bawa jomet. Ibu bawa jomet ya? Mana jometnya. Geli ya,” kata Wiwin dalam video yang viral tersebut.

Sontak saja video itu pun menjadi bahasan hangat netizen di media sosial hingga membuat Dedi Mulyadi turun tangan.

Dedi sempat melakukan panggilan video dengan Wiwin yang direkam dan diunggah di akun Instagram Dedi Mulyadi pada Kamis (27/2/2025).

Baca Juga:  Usulan Hutan Permanen di Pasirlangu Dinilai Efisien, Pakar Ingatkan Kebijakan Harus Berbasis Risiko, Bukan Uang!

Dedi mempertanyakan sikap Kades Wiwin yang telah membuat repot satu Indonesia gegara video soal nasi kotaknya itu.

“Ibu teh kenapa bikin rame-rame bikin heboh-heboh, ini Bogor sudah tiga lho Bogor, yang satu masalah mobil dinas, yang satu ibu buat tentengan, bikin repot seluruh Indonesia. Yang satu lagi rombongan pakai motor dinas ke Badui Kalau enggak salah. Aduh kenapa ini, teh?” tanya Dedi.

Wiwin pun menjelaskan, awalnya ia bersama rekan-rekannya sesama kades mendapatkan banyak nasi kotak usai menghadiri syukuran pelantikan Bupati-Wakil Bupati Bogor.

Wiwin mengatakan nasi boks itu rencananya ingin di makan di area parkiran bersama kades-kades lainnya. Ketika itu, muncul pembicaraan mengenai ‘jomet’ bersama rekan kades lainnya.

“Berhubung banyak juga itu nasinya. Makannya enggak di dalam. Kita bawa kita tenteng. Ya sudah kita makan di parkiran untuk supir juga. Memang pas bareng-bareng sama teman-teman Kades. Di situ pun ada pembicaraan yang berbicara ada yang bilang jomet. Terus saya ikut-ikutan,” kata sja.

Baca Juga:  Bantu Tingkatkan Kualitas SDM, Pemprov Jabar Anugerahi 9 LPK Terbaik

Wiwin kemudian menjelaskan istilah jomet merujuk istilah di Bogor yang berarti nasi berkat. Ia merekam hal tersebut hanya untuk seru-seruan.

Dedi kemudian menilai gaya Wiwin yang ‘merdeka’ dalam bersikap seperti saat ini lantaran faktor masih single. Wiwin kemudian enggan memikirkan hal tersebut. Ia menegaskan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat di desa yang dipimpinnya.

“Saya utamakan masyarakat. Karena bagaimanapun saya bisa dicintai masyarakat saya,” kata Wiwin.

Dedi kemudian mencecar kembali Wiwin apakah yang bersangkutan memiliki pikiran bisa membawa ‘tentangan’ yang lebih menarik ketimbang sekadar nasi boks.

“Mungkin dalam pikiran, mungkin pulang bawa tentang menarik yg bisa dibawa pulang ada enggak pikiran itu?” tanya Dedi.

Wiwin kemudian membantah. Ia mengaku hadir dalam acara syukuran tersebut karena bangga dengan bupati dan wakil bupati Bogor yang baru.

Baca Juga:  Pelajar Dilarang Keluar Malam, Polda Jabar Siap Kawal Aturan Baru Gubernur

“Yang ada di pikiran saya saya sangat bangga dengan pak bupati yang baru dilantik karena beliau baik kepada masyarakat dan saya sangat mengagumi beliau. Saya senang,” kata dia.

Dedi kemudian mencecar Wiwin lagi apakah memiliki kekecewaan usai hanya diberikan nasi boks saja.

“Tidak ada dalam diri ibu harapan bawa besek itu kecewa, kenapa harus dikasih nasi dus. Ada enggak pikiran itu?” tanya Dedi.

“Enggak ada sama sekali,” timpal Wiwin.

Dedi kemudian mempertanyakan kepada Wiwin sampai membuat wakil bupati Bogor Jaro Ade marah terhadap Wiwin baru-baru ini. Namun Wiwin mengaku tak bisa menyimpulkan sendiri.

“Nah pertanyaannya pak Wabupnya Ade Jaro marah kenapa?” tanya Dedi.

“Aduh saya enggak kasih kesimpulan atau alasan. Saya sendiri…” timpal Wiwin

“Apakah marah karena tersinggung ibu bawa besek dan ibu ketawa?” tanya Dedi lagi.

“Enggak tahu bapak,” jawab Wiwin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bogor Dedi Mulyadi jawa barat Kades
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.