Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Senin, 2 November 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Soroti Ketimpangan Dana Bantuan Sekolah, Janji Perbaiki Sistem Pendidikan di Jabar

By SusanaRabu, 29 Januari 2025 20:05 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: Instagram @dedimulyadi71.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2025-2030, Dedi Mulyadi, menyampaikan kritik tajam terkait ketimpangan dalam distribusi bantuan untuk sekolah-sekolah di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan yayasan yang mengelola sekolah-sekolah favorit.

Dedi menilai banyak yayasan yang mendapatkan bantuan dari pemerintah meskipun sekolah mereka sudah memiliki fasilitas yang memadai dan biaya tinggi.

“Di Indonesia ini kita harus mulai selektif. Banyak yayasan yang sekolahnya sudah favorit, bayaran siswanya mahal, uang masuknya tinggi, dan mayoritas muridnya anak-anak orang kaya. Namun, mereka masih mendapatkan bantuan dari kementerian, kabupaten/kota, bahkan provinsi. Apakah ini adil?” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Rabu (29/1/2025).

Selain itu, Dedi juga menyoroti masalah penahanan ijazah di sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta, yang selama ini menjadi persoalan besar.

Baca Juga:  Swasta Bisa Mati Pelan-pelan, Pakar Kritik Kebijakan Rombel Gubernur Jabar

Ia menyebutkan bahwa beberapa tahun lalu ada sekitar 13 ribu ijazah yang ditahan, dan hal ini menjadi salah satu tantangan yang harus diselesaikan dalam sistem pendidikan.

“Sekolah-sekolah mengajukan dana bantuan BOS baik negeri maupun swasta, dan kami persyaratkan waktu itu untuk memberikan dana jika mereka bisa mengembalikan ijazah siswa yang ditahan,” jelas Dedi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tata Ulang Halaman Gedung Sate, Akses Lalu Lintas dan Ruang Publik Jadi Prioritas

Dedi Mulyadi bertekad untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah yang menerima dana bantuan tidak lagi menahan ijazah siswa, karena menurutnya, dana BOS sudah cukup untuk mendukung operasional sekolah tanpa harus membebani orang tua siswa.

Di sisi lain, Dedi juga mengungkapkan bahwa tim transisi yang akan membantunya dalam pemerintahan nanti akan mengajak kepala sekolah berdiskusi secara terbuka mengenai pengelolaan dana bantuan sekolah.

Baca Juga:  Warung Ikonik Ciater Dibongkar, Kebijakan Dedi Mulyadi Jadi Sorotan

Menurutnya, banyak sekolah yang meminta sumbangan dari orang tua siswa dengan alasan kebutuhan tambahan, seperti pembangunan toilet atau mushola.

Ia menginginkan agar sekolah-sekolah tidak lagi bergantung pada sumbangan tersebut, dan pemerintah provinsi akan berupaya memenuhi kebutuhan dasar sekolah secara penuh.

“Sekarang kita rubah, bagaimana caranya kita tidak standar lagi, kita penuhi kebutuhan sekolah-sekolah pemerintah ini secara utuh agar tidak memungut lagi biaya tambahan, kecuali ada orang-orang kaya di sekolah itu yang ingin berinisiatif sendiri,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bantuan dana Dedi Mulyadi sekolah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.