Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Warganet Ramai Cari Fakta Sebenarnya

Jumat, 5 Juni 2026 03:00 WIB

Banjir Pemain Gratis! Klaim Kode Redeem FC Mobile Besok Jumat 5 Juni 2026, Ambil Paket Card Premium

Jumat, 5 Juni 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Jumat 5 Juni 2026, Ada Skin Senjata Langka

Jumat, 5 Juni 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Warganet Ramai Cari Fakta Sebenarnya
  • Banjir Pemain Gratis! Klaim Kode Redeem FC Mobile Besok Jumat 5 Juni 2026, Ambil Paket Card Premium
  • Klaim Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Jumat 5 Juni 2026, Ada Skin Senjata Langka
  • Ogah Cuma Numpang Lewat di Asia, Manajemen Persib Beberkan Rencana Besar di Musim Depan
  • Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Memanas, Pendiri Cherrybelle Bongkar Fakta Mengejutkan?
  • Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate
  • Maxwell Souza Resmi Tinggalkan Persija, Akankah Sang Striker Merapat ke Persib?
  • Musim Kemarau 2026, Seluruh Kelurahan di Cimahi Berpotensi Alami Krisis Air Bersih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 5 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Soroti Ketimpangan Dana Bantuan Sekolah, Janji Perbaiki Sistem Pendidikan di Jabar

By SusanaRabu, 29 Januari 2025 20:05 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: Instagram @dedimulyadi71.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2025-2030, Dedi Mulyadi, menyampaikan kritik tajam terkait ketimpangan dalam distribusi bantuan untuk sekolah-sekolah di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan yayasan yang mengelola sekolah-sekolah favorit.

Dedi menilai banyak yayasan yang mendapatkan bantuan dari pemerintah meskipun sekolah mereka sudah memiliki fasilitas yang memadai dan biaya tinggi.

“Di Indonesia ini kita harus mulai selektif. Banyak yayasan yang sekolahnya sudah favorit, bayaran siswanya mahal, uang masuknya tinggi, dan mayoritas muridnya anak-anak orang kaya. Namun, mereka masih mendapatkan bantuan dari kementerian, kabupaten/kota, bahkan provinsi. Apakah ini adil?” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Rabu (29/1/2025).

Selain itu, Dedi juga menyoroti masalah penahanan ijazah di sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta, yang selama ini menjadi persoalan besar.

Baca Juga:  MQ Iswara Apresiasi Langkah Tegas Dedi Mulyadi dalam Penataan Tata Ruang Jawa Barat

Ia menyebutkan bahwa beberapa tahun lalu ada sekitar 13 ribu ijazah yang ditahan, dan hal ini menjadi salah satu tantangan yang harus diselesaikan dalam sistem pendidikan.

“Sekolah-sekolah mengajukan dana bantuan BOS baik negeri maupun swasta, dan kami persyaratkan waktu itu untuk memberikan dana jika mereka bisa mengembalikan ijazah siswa yang ditahan,” jelas Dedi.

Baca Juga:  Digugat Sekolah Swasta, Dedi Mulyadi: Saya Bahagia, Itu Bukti Saya Bekerja

Dedi Mulyadi bertekad untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah yang menerima dana bantuan tidak lagi menahan ijazah siswa, karena menurutnya, dana BOS sudah cukup untuk mendukung operasional sekolah tanpa harus membebani orang tua siswa.

Di sisi lain, Dedi juga mengungkapkan bahwa tim transisi yang akan membantunya dalam pemerintahan nanti akan mengajak kepala sekolah berdiskusi secara terbuka mengenai pengelolaan dana bantuan sekolah.

Baca Juga:  Alam Subur, Cagub Dedi Mulyadi Sayangkan Hilangnya Budaya Beternak di Jabar

Menurutnya, banyak sekolah yang meminta sumbangan dari orang tua siswa dengan alasan kebutuhan tambahan, seperti pembangunan toilet atau mushola.

Ia menginginkan agar sekolah-sekolah tidak lagi bergantung pada sumbangan tersebut, dan pemerintah provinsi akan berupaya memenuhi kebutuhan dasar sekolah secara penuh.

“Sekarang kita rubah, bagaimana caranya kita tidak standar lagi, kita penuhi kebutuhan sekolah-sekolah pemerintah ini secara utuh agar tidak memungut lagi biaya tambahan, kecuali ada orang-orang kaya di sekolah itu yang ingin berinisiatif sendiri,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bantuan dana Dedi Mulyadi ketimpangan sekolah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate

Musim Kemarau 2026, Seluruh Kelurahan di Cimahi Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat

Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya

Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana

Viral! Truk Box Tabrak Palang Pintu KA di Cimindi, Perlintasan Sempat Terganggu

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.