Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dies Natalis ke-78 HMI, Ini Sejarah dan Perannya dalam Membangun Bangsa

By Putra JuangRabu, 5 Februari 2025 13:30 WIB2 Mins Read
Milad HMI ke-78. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tepat di hari ini, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai salah satu organisasi mahasiswa tertua di Indonesia telah memasuki usia ke-78 tahun, Selasa (5/2/2025).

Ya, peringatan Milad HMI setiap tahunnya diperingati pada 5 Februari. Organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia ini telah berdiri sejak 1947.

HMI terus berkontribusi dalam membentuk intelektual muda yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dies Natalis ke-78 HMI menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam membangun bangsa ke depan.

Sejarah Berdirinya HMI

HMI didirikan pada 5 Februari 1947 oleh Lafran Pane, seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (STI) Yogyakarta-yang kini dikenal sebagai Universitas Islam Indonesia (UII).

Baca Juga:  Intip Perjalanan Museum Sri Baduga di Bandung, Punya 6.979 Koleksi Benda Bersejarah

Pembentukan organisasi ini dilatarbelakangi oleh kondisi mahasiswa pada masa itu yang dinilai belum memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara utuh.

Saat itu, Indonesia masih berjuang mempertahankan kemerdekaannya. Suasana politik pun penuh gejolak, terutama karena perbedaan pendekatan antara Partai Sosialis dan Masyumi dalam menghadapi Belanda.

Dalam situasi tersebut, mahasiswa Islam merasa perlu membentuk wadah perjuangan tersendiri. Dengan tekad kuat, Lafran Pane dan 14 mahasiswa lainnya mendeklarasikan berdirinya HMI di Yogyakarta.

Baca Juga:  Sejarah Singkat Hari Buruh 1 Mei, Ini Tujuan Peringatannya

Peran HMI dalam Membangun Bangsa

Seiring berjalannya waktu, HMI terus berkembang dan berperan dalam berbagai peristiwa penting di Indonesia. Organisasi ini turut serta dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, masa Orde Lama, Orde Baru, hingga era Reformasi.

Salah satu titik penting dalam sejarah HMI adalah keputusan organisasi ini untuk menerima asas tunggal Pancasila pada 1986, yang kemudian menyebabkan perpecahan menjadi dua kubu: HMI DIPO (berorientasi pragmatis) dan HMI MPO (bersifat lebih kritis).

Meski terjadi dinamika internal, HMI tetap menjadi organisasi yang melahirkan banyak tokoh nasional. Beberapa di antaranya adalah Dedi Mulyadi, Akbar Tanjung, Jusuf Kalla, Mahfud MD, hingga Anies Baswedan.

Baca Juga:  Didukung Bank Syariah Indonesia, KAHMI Gelar Nobar Film Lafran di Bandung

HMI memiliki tujuan utama yang tertuang dalam visinya:

“Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.”

Tujuan ini menjadi pedoman bagi seluruh kader HMI dalam berpikir dan bertindak. Adapun nilai-nilai dasar yang dijunjung tinggi oleh organisasi ini antara lain:

– Keimanan dan ketakwaan

– Akhlak mulia

– Kemandirian

– Tanggung jawab terhadap bangsa dan agama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bangsa Himpunan Mahasiswa Islam HMI Milad sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.