Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 11:58 WIB

Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina

Sabtu, 26 September 2026 10:17 WIB

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Sabtu, 26 September 2026 07:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta
  • Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina
  • Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dies Natalis ke-78 HMI, Ini Sejarah dan Perannya dalam Membangun Bangsa

By Putra JuangRabu, 5 Februari 2025 13:30 WIB2 Mins Read
Milad HMI ke-78. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tepat di hari ini, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai salah satu organisasi mahasiswa tertua di Indonesia telah memasuki usia ke-78 tahun, Selasa (5/2/2025).

Ya, peringatan Milad HMI setiap tahunnya diperingati pada 5 Februari. Organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia ini telah berdiri sejak 1947.

HMI terus berkontribusi dalam membentuk intelektual muda yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dies Natalis ke-78 HMI menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam membangun bangsa ke depan.

Sejarah Berdirinya HMI

HMI didirikan pada 5 Februari 1947 oleh Lafran Pane, seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (STI) Yogyakarta-yang kini dikenal sebagai Universitas Islam Indonesia (UII).

Baca Juga:  Asal-Usul Nama Cicaheum: Jejak Air dan Rumput Liar di Timur Bandung

Pembentukan organisasi ini dilatarbelakangi oleh kondisi mahasiswa pada masa itu yang dinilai belum memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara utuh.

Saat itu, Indonesia masih berjuang mempertahankan kemerdekaannya. Suasana politik pun penuh gejolak, terutama karena perbedaan pendekatan antara Partai Sosialis dan Masyumi dalam menghadapi Belanda.

Dalam situasi tersebut, mahasiswa Islam merasa perlu membentuk wadah perjuangan tersendiri. Dengan tekad kuat, Lafran Pane dan 14 mahasiswa lainnya mendeklarasikan berdirinya HMI di Yogyakarta.

Baca Juga:  Jadi Favorit Saudagar Arab hingga China, Pasar Baru Trade Center Simpan Sejarah Menarik

Peran HMI dalam Membangun Bangsa

Seiring berjalannya waktu, HMI terus berkembang dan berperan dalam berbagai peristiwa penting di Indonesia. Organisasi ini turut serta dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, masa Orde Lama, Orde Baru, hingga era Reformasi.

Salah satu titik penting dalam sejarah HMI adalah keputusan organisasi ini untuk menerima asas tunggal Pancasila pada 1986, yang kemudian menyebabkan perpecahan menjadi dua kubu: HMI DIPO (berorientasi pragmatis) dan HMI MPO (bersifat lebih kritis).

Meski terjadi dinamika internal, HMI tetap menjadi organisasi yang melahirkan banyak tokoh nasional. Beberapa di antaranya adalah Dedi Mulyadi, Akbar Tanjung, Jusuf Kalla, Mahfud MD, hingga Anies Baswedan.

Baca Juga:  Gedebage: Dari Rawa Purba Jadi Pusat Wisata dan Sejarah di Bandung Timur

HMI memiliki tujuan utama yang tertuang dalam visinya:

“Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.”

Tujuan ini menjadi pedoman bagi seluruh kader HMI dalam berpikir dan bertindak. Adapun nilai-nilai dasar yang dijunjung tinggi oleh organisasi ini antara lain:

– Keimanan dan ketakwaan

– Akhlak mulia

– Kemandirian

– Tanggung jawab terhadap bangsa dan agama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

HMI sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.