Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus, KDS: Dorong Ekonomi Warga

Kamis, 15 Oktober 2026 16:16 WIB

Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI

Kamis, 15 Oktober 2026 16:08 WIB

Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje

Kamis, 15 Oktober 2026 15:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus, KDS: Dorong Ekonomi Warga
  • Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI
  • Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje
  • Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!
  • Dua Terduga Pencuri Motor di Jalan Japati Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Narkotika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Persib Kuasai Grup E ACL Two, FC Seoul Terpuruk di Dasar Klasemen
  • Habis Sudah! Bupati Gowa Husniah Dipecat Tidak Hormat: Dari Skandal Asmara Hingga Pemerasan Rp16 Miliar!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dinkes Cimahi Pasang Badan Biaya Perawatan Korban Keracunan Massal Reses

By Putra JuangRabu, 2 Agustus 2023 09:51 WIB2 Mins Read
Ilust. Foto ilustrasi: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi memastikan seluruh biaya perawatan pasien keracunan massal bakal ditanggung pemerintah lewat APBD. Tim untuk melakukan verifikasi pembayaran kini tengah dibentuk.

Kepala Dinkes Cimahi, Mulyati mengatakan, ratusan warga tersebut mengalami keracunan dari dua jenis makanan di dalam nasi boks. Sebab berdasarkan hasil uji laboratorium di Labkesda Jawa Barat, terdapat dua jenis makanan mengandung bakteri.

Sampel makanan yang diperiksa itu di antaranya nasi putih, telur balado, sambal, perkedel jagung, ayam suwir, ikan tuna isian panada, ayam isian burger, salada bokor, capcay. Termasuk teh botol dan sampel air pun diperiksa.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan mikrobiologi, telur balado mengandung bakteri Staphylococcus Aureus dan perkedel jagung mengandung bakteri Salmonlla,” kata Mulyati seperti dikutip pada Rabu (2/8/2023).

Baca Juga:  Serap Aspirasi Masyarakat, Pj Bupati Sumedang Luncurkan Pasang Sangkur

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati mengatakan pasien keracunan makanan yang masih dirawat hanya menyisakan satu orang. Sedangkan sisanya sudah dipulangkan karena sudah dinyatakan sembuh.

“Pasien yang dirawat hanya menyisakan 1 orang di ICU, memiliki penyakit penyerta. Mudah-mudahan segera sembuh. Kita fokus menangani para pasien,” kata Mulyati kepada wartawan pada Senin (31/7/2023).

Baca Juga:  Lewat Pengobatan Gratis, GAJ Bumikan Sosok Ganjar di Jabar Selatan

Mulyati menjelaskan, sebelumnya tercatat ada 364 warga yang mengalami keracunan usai mengkonsumsi makanan yang dibawa dari sebua kegiatan yang dihadiri salah satu Anggota DPRD Kota Cimahi. Jumlah itu melebihi jumlah peserta yang diundang, yaitu sekitar 335 orang.

“Untuk yang hadir kan ada 350 orang, tapi lantaran ada satu nasi boks dimakan ramai-rami berempat atau satu keluarga, jadi semuanya masuk ke RSUD Cibabat,” jelas Mulyati.

Baca Juga:  Liburan Akhir Pekan, Ini 6 Tempat Wisata di Cirebon Favorit Wisatawan

Selain itu, lanjutnya, ada juga pasien yang sebelumnya hanya menjalani rawat jalan harus rawat inap. Debab mereka kembali merasakan gejala mual, muntah, dan diare setelah mereka pulang ke rumahnya masing-masing.

“Awalnya ada yang sudah masuk IGD rawat jalan, terus diperbolehkan pulang oleh dokter. Tapi setelah pulang ke rumahnya dia merasakan diare yang hebat, sehingga jumlah pasiennya terus bertambah dan lebih banyak,” ucapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi Featured keracunan massal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus, KDS: Dorong Ekonomi Warga

Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI

Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje

Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!

Dua Terduga Pencuri Motor di Jalan Japati Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Narkotika

Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.