Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bandung Kena Sanksi Berat AFC: Denda Miliaran Rupiah dan Laga Tanpa Penonton

Kamis, 14 Mei 2026 08:13 WIB
Ilustrasi emas antam

Update Harga Emas Hari Ini 14 Mei: Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Berubah

Kamis, 14 Mei 2026 07:05 WIB
Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Peluang Dapat Skin M1887 Terompet dan Diamond Gratis

Kamis, 14 Mei 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bandung Kena Sanksi Berat AFC: Denda Miliaran Rupiah dan Laga Tanpa Penonton
  • Update Harga Emas Hari Ini 14 Mei: Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Berubah
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Peluang Dapat Skin M1887 Terompet dan Diamond Gratis
  • Bojan Hodak Dapat Peringatan Keras dari Bos Persib, Ada Apa?
  • Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid 6 Menit Viral TikTok Heboh, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Radar Transfer Menyala! Persib Bandung Bidik Winger Gacor Eks Spanyol yang Bikin Bobotoh Kepincut
  • Link Video Viral ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’, Pakar Sebut Ada Indikasi Rekayasa Konten
  • Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dinkes Cimahi Pasang Badan Biaya Perawatan Korban Keracunan Massal Reses

By Putra JuangRabu, 2 Agustus 2023 09:51 WIB2 Mins Read
Ilust. Foto ilustrasi: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi memastikan seluruh biaya perawatan pasien keracunan massal bakal ditanggung pemerintah lewat APBD. Tim untuk melakukan verifikasi pembayaran kini tengah dibentuk.

Kepala Dinkes Cimahi, Mulyati mengatakan, ratusan warga tersebut mengalami keracunan dari dua jenis makanan di dalam nasi boks. Sebab berdasarkan hasil uji laboratorium di Labkesda Jawa Barat, terdapat dua jenis makanan mengandung bakteri.

Sampel makanan yang diperiksa itu di antaranya nasi putih, telur balado, sambal, perkedel jagung, ayam suwir, ikan tuna isian panada, ayam isian burger, salada bokor, capcay. Termasuk teh botol dan sampel air pun diperiksa.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan mikrobiologi, telur balado mengandung bakteri Staphylococcus Aureus dan perkedel jagung mengandung bakteri Salmonlla,” kata Mulyati seperti dikutip pada Rabu (2/8/2023).

Baca Juga:  Pertalite Diganti Pertamax Green 92, Dirut Pertamina: Harga Sama tapi Kualitas Lebih Baik

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati mengatakan pasien keracunan makanan yang masih dirawat hanya menyisakan satu orang. Sedangkan sisanya sudah dipulangkan karena sudah dinyatakan sembuh.

“Pasien yang dirawat hanya menyisakan 1 orang di ICU, memiliki penyakit penyerta. Mudah-mudahan segera sembuh. Kita fokus menangani para pasien,” kata Mulyati kepada wartawan pada Senin (31/7/2023).

Baca Juga:  Termasuk Jabar, BMKG Sebut Kualitas Udara Jakarta dan Banten Tidak Sehat

Mulyati menjelaskan, sebelumnya tercatat ada 364 warga yang mengalami keracunan usai mengkonsumsi makanan yang dibawa dari sebua kegiatan yang dihadiri salah satu Anggota DPRD Kota Cimahi. Jumlah itu melebihi jumlah peserta yang diundang, yaitu sekitar 335 orang.

“Untuk yang hadir kan ada 350 orang, tapi lantaran ada satu nasi boks dimakan ramai-rami berempat atau satu keluarga, jadi semuanya masuk ke RSUD Cibabat,” jelas Mulyati.

Baca Juga:  API Jabar Ultimatum Ridwan Kamil Batalkan Proyek Patung Bung Karno

Selain itu, lanjutnya, ada juga pasien yang sebelumnya hanya menjalani rawat jalan harus rawat inap. Debab mereka kembali merasakan gejala mual, muntah, dan diare setelah mereka pulang ke rumahnya masing-masing.

“Awalnya ada yang sudah masuk IGD rawat jalan, terus diperbolehkan pulang oleh dokter. Tapi setelah pulang ke rumahnya dia merasakan diare yang hebat, sehingga jumlah pasiennya terus bertambah dan lebih banyak,” ucapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

biaya perawatan Cimahi Featured keracunan massal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.