Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Rabu, 18 Maret 2026 18:00 WIB

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Rabu, 18 Maret 2026 17:25 WIB

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

Rabu, 18 Maret 2026 17:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
  • Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh
  • Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Diperingati Setiap 29 April, Ini Sejarah dan Tujuan Hari Tari Sedunia

By Putra JuangRabu, 24 April 2024 11:47 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Menari. (Foto: pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hari Tari Sedunia atau World Dance Day diperingati pada 29 April setiap tahunnya. Dipilihnya tanggal tersebut karena berasal dari hari lahir pembuat tari balet modern, Jean-Georges Noverre.

Dilansir dari laman Hima Psikologi UNY, peringatan World Dance Day dicetuskan oleh Komite Tari dari International Theatre Institute (ITI), yang bekerja sama dengan UNESCO dalam seni pertunjukkan.

Tujuan dari peringatan Hari Tari Sedunia adalah untuk merayakan tarian, menikmati universalitas bentuk seni ini, melintasi semua hambatan politik, budaya dan etnis, dan menyatukan orang-orang dengan bahasa yang sama yaitu tarian.

Selain itu, Hari Tari Sedunia dirayakan untuk memperingati kelahiran Jean-Georges Noverre (1727-1810), pencipta balet modern.

Baca Juga:  Jalan Asia Afrika, Wisata Ikonik dan Saksi Bisu Sejarah Bandung yang Mendunia

Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan pendidikan tentang tarian melalui acara dan festival yang diadakan pada tanggal 29 April di seluruh dunia.

Untuk memperingati World Dance Day setiap tahunnya, ITI mengundang anggotanya bersama para penari, koreografer, mahasiswa tari dan penggemar untuk bergabung dengan mereka dalam perayaan tersebut.

Perayaan berlangsung di kota tuan rumah yang diputuskan oleh Dewan Eksekutif International Theatre Institute, misalnya pada tahun 2017 diselenggarakan di Shanghai, Cina, dan pada tahun 2018 itu di Havana, Kuba.

Baca Juga:  Mengenal Gedong Cai Tjibadak, Sumber Air Bersejarah dan Oase Alam di Bandung

Salah satu tari tradisional yang terkenal dan mungkin sudah tidak asing di telinga kita adalah Salsa. Salsa merupakan salah satu tarian Latin yang menginspirasi munculnya berbagi tari di dunia.

Salsa semakin popular karena gerakannya yang dinamis, lincah, dan energik dan diiringi oleh musik Salsa yang berasal dari Son Kuba. Musik tersebut gabungan dari musik tradisional Afrika dan Kuba serta irama Amerika Latin.

Selain itu, banyak tarian Indonesia yang juga sudah terdengar dan ditampilkan di kancah internasional. Seperti contohnya tari Saman. Tari Saman merupakan tari yang berasal dari Suku Gayo.

Baca Juga:  Mengenang 10 Tahun Kemenangan Persib, Juara LSI 2014 Lewat Drama Adu Penalti

Tarian ini biasanya ditampilkan dalam acara-acara penting dalam sebuah adat. Syairnya sendiri menggunakan bahasa Gayo. Selain itu, tari Saman juga biasa ditampilkan saat perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Bahkan, tari saman kemudian ditetapkan UNESCO sebagai salah satu daftar representasi budaya Tak benda Warisan Manusia di dalam sidang ke-6 pada Komite Antar Pemerintah untuk melindungi warisan budaya Tak Benda UNESCO yang digelar di Bali pada 24 November 2011.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

29 April Hari Tari Sedunia sejarah World Dance Day
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru

Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!

Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet

Panduan Lengkap Libur Lebaran 2026: Jadwal Cuti Bersama dan Aturan WFA bagi Pekerja

Update Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Cek Selisih Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian

Cek Estimasi Idulfitri 1447 H: Apakah Lebaran Jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026?

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.