Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

The Next Maarten Paes? Aksi Latihan Kiper Cilik Paling Unik dan Keren Se-Indonesia!

Sabtu, 10 Oktober 2026 13:37 WIB

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Sabtu, 10 Oktober 2026 12:51 WIB

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Sabtu, 10 Oktober 2026 12:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • The Next Maarten Paes? Aksi Latihan Kiper Cilik Paling Unik dan Keren Se-Indonesia!
  • Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif
  • Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru
  • Ditinggal Bojan Hodak Malah Makin Gacor! Inilah 2 Rekor ‘Gila’ Persib di Bawah Racikan Igor Tolic
  • BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Update Kasus Dugaan Keracunan Makanan di 88 Seoul Bandung: Korban Dimintai Keterangan, Sampel Diuji
  • Jadwal MotoGP Mandalika Sabtu 10 Oktober: Jam Kualifikasi dan Sprint Race Siang Ini!
  • Viral Aksi Pria Ngaku Satnarkoba dan BNN di Garut, Korban Bongkar Gelagat Mencurigakan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jalan Asia Afrika, Wisata Ikonik dan Saksi Bisu Sejarah Bandung yang Mendunia

By Aga GustianaSabtu, 10 Mei 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. (Foto: ANTARA/Ajat Sudrajat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan Asia Afrika di Kota Bandung bukan sekadar jalur lalu lintas, melainkan kawasan wisata bersejarah yang penuh pesona dan cerita. Terkenal dengan atmosfer tempo dulu, kawasan ini menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, termasuk turis dari Belanda yang datang untuk bernostalgia.

Dikelilingi oleh bangunan bergaya Art Deco klasik yang memesona, Jalan Asia Afrika kerap menjadi latar favorit untuk berfoto, pemotretan prewedding, syuting film, hingga acara budaya. Estetika arsitekturnya menghidupkan kembali nuansa kolonial, menjadikannya tempat yang tak hanya bersejarah, tetapi juga sangat Instagramable.

Salah satu daya tarik ikonik di kawasan ini adalah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dengan desain artistik. Di JPO tersebut, pengunjung dapat menemukan kutipan terkenal dari M.A.W. Brouwer: “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum,” yang menggambarkan keindahan dan keistimewaan tanah Sunda, khususnya Bandung.

Jalan Asia Afrika bukan hanya tempat wisata, tapi juga bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa. Di sinilah Konferensi Asia Afrika (KAA) pertama digelar pada 18–24 April 1955, mempertemukan negara-negara dari dua benua untuk memperjuangkan solidaritas dan kemerdekaan.

Baca Juga:  Pemain Muda Persib Ini Ungkap Kunci Kemenangan atas Borneo FC: Kekompakan!

Namun sejarah jalan ini jauh lebih panjang. Dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels antara tahun 1808–1811, Jalan Asia Afrika merupakan bagian dari Jalan Raya Pos (De Groote Postweg), proyek ambisius yang membentang sepanjang 1.000 km dari Anyer hingga Panarukan. Pembangunan jalan ini melibatkan kerja paksa (rodi) dari masyarakat pribumi dan menjadi tonggak awal pertumbuhan Kota Bandung.

Baca Juga:  Rekomendasi Tiga Lomie Halal dan Enak di Bandung

Sebelum dikenal sebagai Jalan Asia Afrika, kawasan ini pernah menyandang nama Groote Postweg, lalu Jalan Raja Timur. Perubahan nama menjadi Jalan Asia Afrika dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas penyelenggaraan KAA tahun 1955, yang menjadikan Bandung sorotan dunia.

Selain nilai historisnya, kawasan ini juga merupakan titik 0 kilometer Kota Bandung, menandai pusat awal perkembangan kota. Beberapa bangunan bersejarah di sepanjang jalan ini seperti Gedung Merdeka—tempat berlangsungnya KAA, dan Hotel Savoy Homann—hotel pertama di Bandung, masih berdiri megah dan menjadi saksi bisu perjalanan waktu.

Baca Juga:  Inovasi Teknologi di Barbershop Bandung: Pengalaman Potong Rambut dengan AI

Dalam buku Telusur Bandung karya Febriana dan Teguh Amor, disebutkan bahwa Jalan Asia Afrika membelah kota secara horizontal, memisahkan wilayah utara dan selatan Bandung pada masa kolonial. Kala itu, wilayah utara diperuntukkan bagi warga Eropa, sementara wilayah selatan dihuni oleh pribumi, termasuk suku Sunda dan Jawa.

Kini, Jalan Asia Afrika tak hanya menjadi kawasan penuh sejarah, tetapi juga destinasi wisata budaya yang menggambarkan identitas multikultural Bandung. Perpaduan antara masa lalu dan masa kini menjadikan kawasan ini sebagai simbol kehormatan, kenangan, dan kebanggaan bagi warga kota kembang dan Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

The Next Maarten Paes? Aksi Latihan Kiper Cilik Paling Unik dan Keren Se-Indonesia!

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos

Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan

Transformasi Penyaluran Bansos: Cukup Pakai KTP, Proses Verifikasi Rampung dalam Hitungan Menit

5 Tempat Makan Keluarga di Bandung yang Cocok buat Akhir Pekan, Nomor 2 Punya Suasana Asri!

Bansos

Cek Nama Anda di Sini! Informasi Lengkap Penyaluran dan Nominal Bantuan PKH Tahap Akhir

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.