Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Sabtu, 22 Agustus 2026 05:00 WIB

Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali

Sabtu, 22 Agustus 2026 04:00 WIB

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!
  • Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jalan Asia Afrika, Wisata Ikonik dan Saksi Bisu Sejarah Bandung yang Mendunia

By Aga GustianaSabtu, 10 Mei 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. (Foto: ANTARA/Ajat Sudrajat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan Asia Afrika di Kota Bandung bukan sekadar jalur lalu lintas, melainkan kawasan wisata bersejarah yang penuh pesona dan cerita. Terkenal dengan atmosfer tempo dulu, kawasan ini menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, termasuk turis dari Belanda yang datang untuk bernostalgia.

Dikelilingi oleh bangunan bergaya Art Deco klasik yang memesona, Jalan Asia Afrika kerap menjadi latar favorit untuk berfoto, pemotretan prewedding, syuting film, hingga acara budaya. Estetika arsitekturnya menghidupkan kembali nuansa kolonial, menjadikannya tempat yang tak hanya bersejarah, tetapi juga sangat Instagramable.

Salah satu daya tarik ikonik di kawasan ini adalah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dengan desain artistik. Di JPO tersebut, pengunjung dapat menemukan kutipan terkenal dari M.A.W. Brouwer: “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum,” yang menggambarkan keindahan dan keistimewaan tanah Sunda, khususnya Bandung.

Jalan Asia Afrika bukan hanya tempat wisata, tapi juga bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa. Di sinilah Konferensi Asia Afrika (KAA) pertama digelar pada 18–24 April 1955, mempertemukan negara-negara dari dua benua untuk memperjuangkan solidaritas dan kemerdekaan.

Baca Juga:  Liburan Anti Mainstream! Ini 3 Tempat Camping Favorit di Bandung

Namun sejarah jalan ini jauh lebih panjang. Dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels antara tahun 1808–1811, Jalan Asia Afrika merupakan bagian dari Jalan Raya Pos (De Groote Postweg), proyek ambisius yang membentang sepanjang 1.000 km dari Anyer hingga Panarukan. Pembangunan jalan ini melibatkan kerja paksa (rodi) dari masyarakat pribumi dan menjadi tonggak awal pertumbuhan Kota Bandung.

Baca Juga:  Pelarian 12 Tahun Berakhir, Eks Kades Linggar Serahkan Diri ke Korps Adhyaksa

Sebelum dikenal sebagai Jalan Asia Afrika, kawasan ini pernah menyandang nama Groote Postweg, lalu Jalan Raja Timur. Perubahan nama menjadi Jalan Asia Afrika dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas penyelenggaraan KAA tahun 1955, yang menjadikan Bandung sorotan dunia.

Selain nilai historisnya, kawasan ini juga merupakan titik 0 kilometer Kota Bandung, menandai pusat awal perkembangan kota. Beberapa bangunan bersejarah di sepanjang jalan ini seperti Gedung Merdeka—tempat berlangsungnya KAA, dan Hotel Savoy Homann—hotel pertama di Bandung, masih berdiri megah dan menjadi saksi bisu perjalanan waktu.

Baca Juga:  4 Rekomendasi Tempat Futsal di Bandung, Lengkap dengan Jam Bukanya

Dalam buku Telusur Bandung karya Febriana dan Teguh Amor, disebutkan bahwa Jalan Asia Afrika membelah kota secara horizontal, memisahkan wilayah utara dan selatan Bandung pada masa kolonial. Kala itu, wilayah utara diperuntukkan bagi warga Eropa, sementara wilayah selatan dihuni oleh pribumi, termasuk suku Sunda dan Jawa.

Kini, Jalan Asia Afrika tak hanya menjadi kawasan penuh sejarah, tetapi juga destinasi wisata budaya yang menggambarkan identitas multikultural Bandung. Perpaduan antara masa lalu dan masa kini menjadikan kawasan ini sebagai simbol kehormatan, kenangan, dan kebanggaan bagi warga kota kembang dan Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Jalan Asia Afrika sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!

Game Free Fire

Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!

25 Agustus 2026 Maulid Nabi, Jangan Lewatkan 7 Amalan Penuh Makna Ini

Orang Tua Wajib Tahu! Instagram Kini Kirim Notifikasi Jika Remaja Cari Konten Menyakiti Diri

Terungkap! Ini Kronologi Kasus Investasi yang Bikin Ruben Onsu Jadi Tersangka

Jadwal Pencairan PIP Termin II 2026: Cek Nama Penerima dan Nominal Bantuan Lewat HP

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.