Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Spesial 11 September 2026, Ini Daftar Kode Redeem FF Aktif dan Cara Klaimnya

Jumat, 11 September 2026 06:00 WIB

Jangan Salah! Ini Daftar Bansos yang Masih Disalurkan September 2026 dan Cara Ceknya

Jumat, 11 September 2026 05:00 WIB

Persija vs Persib Jadi Sajian Utama! Ini Jadwal Lengkap Super League Pekan Kedua

Jumat, 11 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Spesial 11 September 2026, Ini Daftar Kode Redeem FF Aktif dan Cara Klaimnya
  • Jangan Salah! Ini Daftar Bansos yang Masih Disalurkan September 2026 dan Cara Ceknya
  • Persija vs Persib Jadi Sajian Utama! Ini Jadwal Lengkap Super League Pekan Kedua
  • NIK KTP Jadi Kunci! Begini Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP
  • Klaim Saldo DANA Gratis 11 September 2026: Intip Cara Resmi dan Peluang Cuan Hari Ini
  • Banjir Reward! Deretan Kode Redeem FF 11 September 2026 dan Cara Klaim Cepatnya
  • Pernyataan soal Nabi Muhammad Picu Kegaduhan, Abah Setu Akhirnya Minta Maaf
  • Head-to-Head Persija vs Persib: GBK Jadi Saksi Saling Tahan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 11 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diresmikan KDM, Pos Pengaduan Gedung Sate Jadi Tempat Warga Cari Solusi Tanpa Ribet

By SusanaSenin, 6 Oktober 2025 18:17 WIB3 Mins Read
Layanan pengaduan terpadu milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bale Pananggeuhan Gedung Sate. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Layanan pengaduan terpadu milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bale Pananggeuhan Gedung Sate, langsung diserbu warga pada hari pertama pembukaan, Senin (6/10/2025).

Ratusan masyarakat dari berbagai daerah di Jabar datang untuk menyampaikan keluhan seputar kesehatan, pendidikan, hingga bantuan hukum.

Bale Pananggeuhan merupakan pusat layanan pengaduan satu pintu yang dikelola Sekretariat Daerah (Setda) Pemprov Jabar. Kehadiran pos ini bertujuan memudahkan masyarakat menyampaikan permasalahan secara langsung tanpa harus melewati jalur birokrasi yang rumit.

Layanan ini beroperasi setiap Senin–Jumat pukul 08.00–16.00 WIB, berlokasi di area Balai Pananggeuhan, Gedung Sate, tepat di sisi Masjid Pemprov Jabar.

Begitu memasuki ruangan, warga disambut petugas yang siap membantu dan mengarahkan pengunjung untuk mengambil nomor antrean.

Antusiasme Warga: Dari Kasus Kecelakaan hingga Permintaan Bantuan Pendidikan

Salah satu warga Bandung Barat, Andri dan Yanti, datang untuk melaporkan persoalan hukum terkait kecelakaan di Tol KM 13,5 Moh Toha yang menewaskan kerabatnya.

“Kecelakaan terjadi 5 September lalu. Sampai sekarang belum ada tanggung jawab dari pihak yang menabrak. Kami berharap lewat Bale Pananggeuhan ini, ada solusi dan kejelasan hukum,” ujar Andri.

Sementara itu, Ai Rosita (55), warga Batununggal, Kota Bandung, datang untuk meminta bantuan pendidikan bagi anak-anaknya. Ia berharap Pemprov Jabar bisa membantu agar anak-anaknya dapat melanjutkan sekolah hingga lulus.

“Saya hanya ingin bisa bertahan hidup. Upah saya sebagai buruh cuci pas-pasan, kadang ada bekal untuk anak, kadang tidak. Mudah-mudahan ada bantuan pendidikan,” ungkap Ai dengan haru.

Menurut Ai, pelayanan di Bale Pananggeuhan cukup cepat dan tidak berbelit. Dalam waktu kurang dari 15 menit, ia sudah mendapatkan surat tanda terima pengaduan yang berisi nomor pelayanan untuk proses tindak lanjut.

Ratusan Aduan Masuk, Warga Dijamu Mie Kocok Bandung

Hingga pukul 11.00 WIB, tercatat sudah ratusan aduan warga Jabar masuk ke sistem Bale Pananggeuhan. Warga hanya perlu membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk menyampaikan laporan. Petugas kemudian akan mengarahkan ke bidang terkait seperti kesehatan, pendidikan, atau bantuan hukum.

Menariknya, setiap warga yang selesai menyampaikan aduan tidak langsung pulang. Mereka dijamu dengan semangkuk Mie Kocok khas Bandung, sebagai bentuk keramahan pelayanan publik di Gedung Sate.

Respons Pemprov Jabar: Pelayanan Cepat dan Tanpa Birokrasi Rumit

Analis Kebijakan Utama Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Jabar, Iip Hidajat, menjelaskan bahwa Bale Pananggeuhan merupakan inovasi baru yang menggabungkan konsep pelayanan terpadu dan pengaduan publik.

“Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberi atensi khusus agar Bale Pananggeuhan benar-benar hidup dan menjadi solusi bagi masyarakat,” tutur Iip.

Ia juga menegaskan, seluruh ASN di lingkungan Gedung Sate diminta memberikan pelayanan cepat tanpa birokrasi berbelit.

“Pak KDM kan lari, ya kita juga harus lari. Kita dorong percepatan dan pelayanan maksimal. Ini bagian dari komitmen kita,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Salah! Ini Daftar Bansos yang Masih Disalurkan September 2026 dan Cara Ceknya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

NIK KTP Jadi Kunci! Begini Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP

Pernyataan soal Nabi Muhammad Picu Kegaduhan, Abah Setu Akhirnya Minta Maaf

Buntut Tegur Pendaki Ilegal, Pos Simaksi Gunung Gede Pangrango Dirusak dan Petugas Dianiaya

Bukan Dibunuh ODGJ, Kakek di Garut Tewas di Tangan Pemabuk yang Tersinggung Saat Ditegur

KUA-PPAS Bekasi 2027 Disepakati, DPRD Dorong BUMD Lebih Kontributif ke PAD

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.