Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

US Open 2026: Bisakah Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara Mereka? 

Kamis, 20 Agustus 2026 13:31 WIB
Ilustrasi cuaca panas.

Bandung Terasa Panas dan Menyesakkan, BMKG Beri Peringatan soal Potensi Hujan

Kamis, 20 Agustus 2026 13:02 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Nikah Massal Gratis, Ada Fasilitas Dokumen hingga Honeymoon

Kamis, 20 Agustus 2026 12:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • US Open 2026: Bisakah Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara Mereka? 
  • Bandung Terasa Panas dan Menyesakkan, BMKG Beri Peringatan soal Potensi Hujan
  • Pemkot Bandung Siapkan Nikah Massal Gratis, Ada Fasilitas Dokumen hingga Honeymoon
  • Legenda Timnas Brasil Roberto Carlos Jadi Mualaf?
  • Trofi Sudah di Tangan, Igor Tolic Belum Puas! Ini yang Harus Dibenahi Persib Jelang Musim Baru
  • CCTV Bongkar Aksi Maling TV Hotel di Bandung, Pelaku Sewa Kamar Lalu Bawa Kabur Televisi
  • Pemprov Jabar Siapkan Perampingan Birokrasi dan Gabungkan BUMD Jabar di Bawah Sangga Buana
  • Kode Redeem FF Terbaru 20 Agustus 2026 Resmi Dicoba! Hadiah Gratis Menanti Survivor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 20 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Disdik Jabar Sebut Siswa dengan Kategori Kemiskinan Ekstrem Bakal Dapat Jalur Undangan Khusus

By SusanaRabu, 8 Mei 2024 23:57 WIB2 Mins Read
Kepala Disdik Jabar, Wahyu Mijaya. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sudah melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jabar Tahun 2024.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyu Mijaya mengatakan, untuk tahun ini kuota PPDB di Jabar mencapai 300.000.

Dalam PPDB 2024 ini, Disdik Jabar telah menambahkan kuota untuk keluarga ekonomi tidak mampu. Sebelumnya, kuota untuk keluarga ekonomi tidak mampu hanya 12 persen dan kini menjadi 15 persen.

Sedangkan siswa yang masuk kriteria kemiskinan ekstrem berdasarkan data P3KE dan DTKS, nantinya diberikan jalur undangan khusus untuk masuk ke sekolah terdekat, maksimal radius lima kilometer.

“Disitu ada SMA dan SMK, jadi mana yang dekatnya. Kalau misal dekatnya SMK, kita arahkan ke SMK. Kalau lebih dari radius, kita lihat apakah ada sekolah swasta atau tidak. Kalau ada, maka kita akan coba kerjasama dengan sekolah swasta. Apakah memungkinkan dapat menerima sesuai dengan ketentuan yang ada di kita,” papar Wahyu.

Lanjut, kata Wahyu, untuk anak yang masuk kriteria kemiskinan ekstrim yang harus masuk ke sekolah swasta. Pihaknya akan menambahkan anggaran BPMU.

Hal itu bertujuan agar orang tua dari anak tersebut tak perlu khawatir akan biayanya.

“Jadi kalau BPMU nilainya hanya Rp600 ribu, kalau kita sekarang melihat berapa kebutuhan sekolah SMA dan SMK, berapa dari BOS, nah kekurangannya kita coba dari Pemprov Jabar. Tapi itu untuk kemiskinan ekstrem. Bukan seluruh DTKS,” bebernya.

Adapun terkait proses pelaksanaan pendaftaran PPDB 2024, Wahyu mengatakan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Kemarin (daftar melalui) aplikasi SapaWarga baru tahap 2. Sekarang tahap 1 sudah bisa. Di web Disdik juga sama. Semua informasi ada disitu. Untuk pertanyaan, kita menggunakan AI. Kecuali ada kesulitan lain yang tidak bisa dijawab AI, kita masih menyiapkan ada di sekolah tujuan, cabang dinas dan Rajiman (Disdik Jabar),” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Disdik Jabar kategori kemiskinan ekstrem PPDB 2024 siswa undangan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi cuaca panas.

Bandung Terasa Panas dan Menyesakkan, BMKG Beri Peringatan soal Potensi Hujan

Pemkot Bandung Siapkan Nikah Massal Gratis, Ada Fasilitas Dokumen hingga Honeymoon

CCTV Bongkar Aksi Maling TV Hotel di Bandung, Pelaku Sewa Kamar Lalu Bawa Kabur Televisi

Pemprov Jabar Siapkan Perampingan Birokrasi dan Gabungkan BUMD Jabar di Bawah Sangga Buana

MQ Iswara Dorong BUMD Jabar Jadi Profit Center lewat PT Sangga Buana

HUT ke-81 Jabar, MQ Iswara Tekankan Pentingnya Sinergi DPRD dan Pemkab/Pemkot

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.