Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

US Open 2026: Bisakah Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara Mereka? 

Kamis, 20 Agustus 2026 13:31 WIB
Ilustrasi cuaca panas.

Bandung Terasa Panas dan Menyesakkan, BMKG Beri Peringatan soal Potensi Hujan

Kamis, 20 Agustus 2026 13:02 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Nikah Massal Gratis, Ada Fasilitas Dokumen hingga Honeymoon

Kamis, 20 Agustus 2026 12:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • US Open 2026: Bisakah Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara Mereka? 
  • Bandung Terasa Panas dan Menyesakkan, BMKG Beri Peringatan soal Potensi Hujan
  • Pemkot Bandung Siapkan Nikah Massal Gratis, Ada Fasilitas Dokumen hingga Honeymoon
  • Legenda Timnas Brasil Roberto Carlos Jadi Mualaf?
  • Trofi Sudah di Tangan, Igor Tolic Belum Puas! Ini yang Harus Dibenahi Persib Jelang Musim Baru
  • CCTV Bongkar Aksi Maling TV Hotel di Bandung, Pelaku Sewa Kamar Lalu Bawa Kabur Televisi
  • Pemprov Jabar Siapkan Perampingan Birokrasi dan Gabungkan BUMD Jabar di Bawah Sangga Buana
  • Kode Redeem FF Terbaru 20 Agustus 2026 Resmi Dicoba! Hadiah Gratis Menanti Survivor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 20 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Terasa Panas dan Menyesakkan, BMKG Beri Peringatan soal Potensi Hujan

By SusanaKamis, 20 Agustus 2026 13:02 WIB3 Mins Read
Ilustrasi cuaca panas.
Ilustrasi cuaca panas. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya belakangan mengeluhkan cuaca yang terasa lebih panas dan gerah dibandingkan biasanya.

Meski suhu udara tidak menunjukkan angka yang ekstrem, kondisi yang dirasakan tubuh masyarakat justru terasa lebih panas dan lembap. BMKG Stasiun Geofisika Bandung menjelaskan, fenomena tersebut dipengaruhi oleh kombinasi kondisi suhu, kelembapan, dan pertumbuhan awan di atmosfer.

Prakirawan BMKG Bandung, Edi Wibowo, mengatakan terdapat tiga faktor utama yang membuat udara di Bandung terasa lebih gerah, yakni suhu minimum yang relatif hangat, kelembapan udara tinggi, serta pertumbuhan awan konvektif lokal.

Suhu Minimum Bandung Mencapai 21-22 Derajat Celsius

Berdasarkan data BMKG, suhu udara minimum di Bandung berada di kisaran 21 hingga 22 derajat Celsius dalam dua hari terakhir.

Angka tersebut tergolong cukup hangat untuk suhu minimum. Kondisi ini kemudian diperkuat dengan tingkat kelembapan udara yang berada pada kisaran 55 hingga 80 persen.

Perpaduan suhu yang hangat dengan kelembapan tinggi membuat udara terasa lebih panas dan lembap. Dalam kondisi tersebut, proses penguapan keringat dari permukaan kulit menjadi lebih lambat karena udara sudah mengandung banyak uap air.

Akibatnya, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk melepaskan panas melalui penguapan keringat. Kondisi inilah yang kemudian memunculkan sensasi gerah yang dirasakan masyarakat.

Mengapa Suhu Bandung Terasa Lebih Panas?

BMKG menjelaskan, kondisi tersebut berkaitan dengan indeks panas atau heat index.

Heat index merupakan ukuran yang menggambarkan bagaimana suhu udara dirasakan oleh tubuh setelah memperhitungkan faktor kelembapan.

Artinya, angka yang terlihat pada termometer tidak selalu sama dengan suhu yang dirasakan tubuh.

“Suhu yang dirasakan tubuh dapat terasa lebih tinggi dibandingkan suhu yang tercatat pada termometer,” ungkap pihak BMKG.

Karena itu, meskipun suhu udara Bandung tidak berada pada level ekstrem, kelembapan yang tinggi dapat membuat tubuh merasakan kondisi yang jauh lebih panas dan tidak nyaman.

Awan Konvektif Juga Pengaruhi Cuaca Bandung

Selain suhu dan kelembapan, pertumbuhan awan konvektif lokal di wilayah Jawa Barat juga turut memengaruhi kondisi atmosfer.

Awan konvektif terbentuk akibat adanya pergerakan udara hangat dan lembap menuju lapisan atmosfer yang lebih tinggi.

Pertumbuhan awan jenis ini dapat menyebabkan perubahan kondisi cuaca dalam waktu relatif cepat. Udara di suatu wilayah terkadang terasa panas, lembap, dan menyesakkan sebelum kemudian terjadi hujan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa cuaca di Bandung Raya dapat terasa sangat gerah meski pada waktu tertentu terdapat potensi pertumbuhan awan dan hujan.

BMKG Imbau Warga Bandung Waspada

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama cuaca terasa panas dan lembap.

Warga disarankan memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kebutuhan cairan tubuh dan mengurangi risiko dehidrasi akibat produksi keringat yang meningkat.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan juga diminta lebih waspada, terutama ketika melihat pertumbuhan awan yang semakin tebal.

Pasalnya, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.

Selain itu, masyarakat diimbau terus memantau informasi dan prakiraan cuaca Bandung terbaru dari BMKG untuk mengantisipasi perubahan cuaca secara tiba-tiba.

Dengan memahami faktor penyebabnya, rasa gerah yang dirasakan warga Bandung Raya bukan semata-mata karena suhu udara yang meningkat, tetapi merupakan hasil interaksi antara suhu, kelembapan, dan dinamika atmosfer di wilayah Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung panas Bandung terasa gerah BMKG Bandung Cuaca Bandung hari ini cuaca Bandung Raya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Siapkan Nikah Massal Gratis, Ada Fasilitas Dokumen hingga Honeymoon

CCTV Bongkar Aksi Maling TV Hotel di Bandung, Pelaku Sewa Kamar Lalu Bawa Kabur Televisi

Pemprov Jabar Siapkan Perampingan Birokrasi dan Gabungkan BUMD Jabar di Bawah Sangga Buana

MQ Iswara Dorong BUMD Jabar Jadi Profit Center lewat PT Sangga Buana

HUT ke-81 Jabar, MQ Iswara Tekankan Pentingnya Sinergi DPRD dan Pemkab/Pemkot

Fiersa Besari Ungkap Perjuangan Taklukkan Kilimanjaro: Hampir Menyerah hingga Kibarkan Merah Putih

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.