Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diskop UMKM Diminta Gas Pol, Kang DS Targetkan Semua KDMP Punya Kantor di 2026

By SusanaRabu, 28 Januari 2026 14:02 WIB3 Mins Read
Bupati Bandung Dadang Supriatna atau Kang DS mengapresiasi Diskop UMKM atas terbentuknya 280 Koperasi Merah Putih. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Diskop UMKM) Kabupaten Bandung atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025, khususnya dalam mendukung program prioritas nasional.

Diskop UMKM dinilai berhasil mendorong lahirnya ratusan Koperasi Desa/Kelurahan Masyarakat Pedesaan (KDMP) atau Koperasi Merah Putih yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bandung.

280 Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk

Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS menyebutkan, sebanyak 280 unit Koperasi Merah Putih telah terbentuk di 270 desa dan 10 kelurahan yang tersebar di 31 kecamatan.

“Saya apresiasi Diskop UMKM yang telah memfasilitasi lahirnya 280 unit Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bandung. Ini menjadi langkah penting dalam penguatan ekonomi masyarakat desa,” ujar Kang DS, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga:  Ketegangan di Tegalluar: Bupati Bandung Ancam Segel Perusahaan Bandel Demi Atasi Banjir Tahunan

Menurutnya, keberadaan koperasi tersebut menjadi tonggak penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dorong Penguatan Ekonomi Desa dan Kesejahteraan Masyarakat

Kang DS menilai keberadaan Koperasi Merah Putih telah memberikan dampak positif, terutama dalam pemasaran produk lokal dan pengelolaan potensi ekonomi desa.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan koperasi merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa.

“Sekarang tinggal bagaimana koperasi ini tumbuh dan berkembang agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Instruksi Percepatan Pembangunan Gerai KDMP

Bupati Bandung juga menyoroti bahwa sebagian besar koperasi yang telah terbentuk belum memiliki kantor atau gerai permanen. Karena itu, ia menginstruksikan Diskop UMKM untuk mempercepat pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KDMP).

Baca Juga:  Dadang Supriatna Minta Kemenag Tambah Kuota Haji Kabupaten Bandung

Kang DS menjelaskan terdapat tiga skema yang akan diterapkan dalam penyediaan lahan gerai koperasi, yakni:

  1. Pemanfaatan tanah carik desa yang strategis untuk pembangunan gerai standar.
  2. Pertukaran lahan (ruslah) bagi tanah carik yang kurang strategis.
  3. Pengadaan lahan melalui skema kerja sama Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) bagi desa yang tidak memiliki tanah carik.

“Pada tahun 2026 seluruh KDMP harus memiliki gerai atau kantor yang layak. Jika ada kendala lahan, harus segera dicarikan solusi,” tegas Kang DS.

Perluasan Program Dana Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan

Selain penguatan koperasi, Kang DS juga meminta Diskop UMKM memperluas penerima manfaat program dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu upaya strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara langsung.

Baca Juga:  Berkat Tangan Dingin Dadang Supriatna, PKB Resmi Jadi 'Penguasa Baru' di Kabupaten Bandung

“Program dana bergulir ini harus diperluas penerimanya agar perekonomian masyarakat terus tumbuh. Ini juga bagian dari komitmen kami dalam memperkuat ekonomi rakyat,” tambahnya.

Pemkab Bandung Siap Jalankan Instruksi

Kepala Diskop UMKM Kabupaten Bandung, Dindin Syahidin, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti seluruh instruksi Bupati Bandung, terutama dalam percepatan pembangunan gerai KDMP dan perluasan program dana bergulir.

“Kami siap melaksanakan instruksi Bupati terkait percepatan pembangunan gerai koperasi dan penguatan program dana bergulir sebagai program prioritas daerah,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Kang DS Pemkab Bandung UMKM Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.