Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Minggu, 28 Juni 2026 20:09 WIB
Zalnando

Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita

Minggu, 28 Juni 2026 19:34 WIB

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Minggu, 28 Juni 2026 18:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?
  • Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita
  • Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat
  • Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026
  • Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat
  • Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa
  • Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!
  • Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dituding Maling, Remaja Disabilitas di Karawang Tewas Dihakimi Massa

By SusanaSenin, 17 November 2025 13:49 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Pengeroyokan. (inimassa.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi memilukan menimpa Rido Pulanggar (15), penyandang disabilitas mental asal Sindangkasih, Purwakarta.

Remaja sebatang kara itu tewas di RSUD Bayu Asih Purwakarta setelah mengalami pengeroyokan brutal di Kampung Ondang, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang. Ia dihajar massa karena dikira maling.

Tak lama setelah kejadian, Polres Karawang berhasil menangkap empat pelaku pengeroyokan. Mereka adalah HW (37), EF (29), dan NK (42) warga Cilamaya Wetan, serta TF (31) warga Cikarang Selatan, Bekasi.

“Kami telah menetapkan keempatnya sebagai tersangka pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, didampingi Kasat Reskrim AKP Nazal Fawwaz, Senin (17/11/2025).

Kronologi Pengeroyokan

Berdasarkan laporan polisi LP/B/1308/XI/2025, peristiwa terjadi pada Rabu, 5 November 2025 sekitar pukul 02.30 WIB. Kejadian bermula ketika saksi melihat korban hendak masuk ke rumah tetangganya.

Karena tidak mengenali korban dan tidak mendapat jawaban apa pun akibat kondisi mental Rido yang terbelakang, warga mulai berkerumun.

Saat itu, tersangka HW datang dan menginterogasi korban. Tidak mendapat jawaban, ia langsung memukul kepala Rido berulang kali, menendang, hingga menghantamkan batu hebel ke kepalanya. Pelaku lainnya ikut melakukan kekerasan fisik secara bergantian.

Korban juga dilucuti pakaiannya hingga hanya tersisa celana dalam.

Akibat pengeroyokan tersebut, Rido mengalami koma selama delapan hari sebelum akhirnya meninggal pada 13 November 2025 pukul 12.30 WIB.

Ancaman Hukuman Berat

Para tersangka dijerat pasal berlapis terkait kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian, sebagaimana diatur dalam:

  • Pasal 80 Ayat (3) UU 35/2014 Jo Pasal 76C, atau
  • Pasal 80 Ayat (2) UU 35/2014 Jo Pasal 76C,

dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban yang dikenakan saat kejadian.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

disabilitas mental dikeroyok kasus pengeroyokan karawang kasus salah tangkap warga kronologi pengeroyokan karawang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.