Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Jumat, 18 September 2026 15:54 WIB

Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali

Jumat, 18 September 2026 15:44 WIB

Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya

Jumat, 18 September 2026 15:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan
  • Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali
  • Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya
  • Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa
  • WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
  • Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎DPRD Jabar Jelaskan Polemik Bantuan Sekolah Swasta, Sebut Ada Skala Prioritas Lima Tahunan‎

By SusanaSabtu, 21 Februari 2026 23:03 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id  – Polemik penghentian sementara bantuan hibah untuk sekolah swasta di Jawa Barat mendapat tanggapan dari Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullaah Rahmad.
‎
‎Saat ditemui di Bandung, ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut berkaitan dengan skala prioritas pembangunan yang ditetapkan pemerintah daerah.
‎
‎Menurut Hasbullaah, sebelumnya sekolah swasta memang termasuk penerima hibah dari pemerintah provinsi.
‎
‎“Memang sekolah swasta dulu mendapatkan hibah,” ujarnya.
‎
‎Ia menambahkan, bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada sekolah swasta, tetapi juga kepada pesantren dan pemerintah daerah dalam bentuk dukungan program pendidikan maupun infrastruktur.
‎
‎“Tidak hanya swasta, pesantren dan daerah juga mendapat bantuan,” katanya.
‎
‎Namun, dalam periode kepemimpinan saat ini, pemerintah provinsi disebut memiliki tahapan prioritas pembangunan selama lima tahun.
‎
‎Fokus awal diarahkan pada sektor yang dinilai paling mendesak dan berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi.
‎
‎“Namun Pak Gubernur memiliki skala prioritas lima tahun. Tahun pertama dan kedua fokus pada infrastruktur karena itu urat nadi ekonomi,” jelasnya.
‎
‎Hasbullaah menuturkan, pembangunan infrastruktur seperti jalan dan penerangan diyakini mampu mendorong konektivitas, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih merata.
‎
‎Adapun untuk sektor lainnya, termasuk ketahanan pangan, irigasi, hingga kemungkinan pengembalian bantuan hibah untuk swasta, dinilai dapat menjadi prioritas pada tahun-tahun berikutnya.
‎
‎“Tahun berikutnya bisa fokus ketahanan pangan, irigasi, dan kemungkinan bantuan swasta kembali. Saat ini memang dilakukan moratorium,” tegasnya.
‎
‎Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa kebijakan moratorium bukan berarti penghapusan permanen, melainkan bagian dari penyesuaian strategi pembangunan agar anggaran daerah dapat digunakan secara efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan prioritas.
‎
‎

Baca Juga:  Pansus XIII Resmi Bergerak, LKPJ Gubernur 2025 Masuk Tahap Krusial

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali

peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.