Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta

Kamis, 2 Juli 2026 22:15 WIB

5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!

Kamis, 2 Juli 2026 20:38 WIB

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Kamis, 2 Juli 2026 20:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta
  • 5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!
  • Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim
  • Siapa Luka Menalo? Profil Lengkap Winger Bosnia yang Resmi Berseragam Persib
  • Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku
  • Jangan Sampai Terlewat! Jadwal Piala Dunia 2026 Jumat Dini Hari, Portugal dan Spanyol Main
  • Pecah! Persib Datangkan Sandy Walsh, Dikontrak hingga 2029
  • Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dukung Langkah Tegas Pemerintah, DMS Apresiasi Pencabutan Izin Tambang di Raja Ampat

By SusanaSelasa, 10 Juni 2025 17:15 WIB3 Mins Read
Anggota Komisi V DPR RI, Daniel Mutaqien Syafiuddin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi V DPR RI, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah strategis Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam menindaklanjuti persoalan izin usaha pertambangan di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui koordinasi sejumlah kementerian, yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, mengambil langkah tegas dengan mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) empat perusahaan tambang nikel yang beroperasi di pulau-pulau kecil di Raja Ampat.

Adapun perusahaan yang dicabut izinnya adalah PT Anugerah Surya Pratama, PT Nurham, PT Mulia Raymond Perkasa, dan PT Kawei Sejahtera Mining.

“Raja Ampat adalah salah satu kawasan laut terkaya di dunia. Keputusan mencabut IUP empat perusahaan tambang ini merupakan langkah tepat demi melindungi terumbu karang, fauna endemik, dan mata pencaharian masyarakat lokal,” ujar Daniel dalam keterangannya di Bandung, Selasa (10/6/2025).

Baca Juga:  Pemerintah Akan Beri Muhammadiyah Tambang Batu Bara Bekas Adaro atau Arutmin

Ia menilai langkah tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara Kementerian ESDM, KLHK, dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini menjadi jaminan bahwa setiap keputusan diambil berdasarkan kajian lingkungan dan sosial yang komprehensif.

“Sikap tegas ini menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak permisif terhadap pelanggaran Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan potensi kerusakan ekosistem,” tegasnya.

Daniel juga mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kelestarian Raja Ampat. Menurutnya, keputusan pencabutan IUP merupakan bentuk kepemimpinan yang visioner demi menjaga kawasan tersebut tetap menjadi destinasi wisata dunia yang berkelanjutan.

“Presiden Prabowo dengan bijak memerintahkan pencabutan IUP empat perusahaan di Kabupaten Raja Ampat. Saya bangga terhadap keberpihakan Presiden dalam menjaga kelestarian alam,” katanya.

Baca Juga:  Prabowo Minta Lifting Minyak Dalam Negeri Ditingkatkan

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Jawa Barat VIII, Daniel mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk kalangan dunia usaha, akademisi, masyarakat adat, dan ahli lingkungan untuk terlibat aktif dalam dialog dan evaluasi menyeluruh terkait pemanfaatan sumber daya alam (SDA) di wilayah-wilayah kritis seperti Raja Ampat.

“Menteri Bahlil menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi tidak harus mengorbankan ekologi. Dengan keberanian menempatkan konservasi sebagai prioritas, pembangunan bisa berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan,” tuturnya.

Daniel juga menyoroti polemik seputar izin tambang nikel PT Gag Nikel (GN), anak usaha PT Aneka Tambang (Antam), yang mendapat IUP sejak 2017. Ia menilai tidak etis jika pihak tertentu menyalahkan Menteri Bahlil atas aktivitas pertambangan yang sudah berlangsung sejak sebelum ia menjabat.

Baca Juga:  Musda Golkar Jabar XI 'Bara di Balik Beringin': Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

“Izin PT Gag Nikel terbit pada 30 November 2017 dan berlaku hingga 30 November 2047. Menyalahkan Menteri Bahlil dalam konteks ini tidaklah tepat,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia mendukung langkah Menteri ESDM yang meminta seluruh aktivitas tambang di Gag Island dan pulau-pulau lainnya tunduk pada aturan lingkungan, serta menangguhkan kegiatan pertambangan jika terdapat pelanggaran atau penolakan dari masyarakat.

“Yang terpenting saat ini adalah evaluasi dan audit menyeluruh terhadap semua izin, terutama di pulau-pulau kecil. Pengawasan harus diperkuat, dan partisipasi masyarakat adat serta pemerintah daerah perlu ditingkatkan. Kami mendorong paradigma pembangunan yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara ekonomi, ekologi, dan sosial untuk masa depan generasi mendatang,” tutup Daniel.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Lahadalia Daniel Mutaqien Syafiuddin pencabutan izin tambang Raja Ampat raja ampat Tambang Nikel Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku

Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Rekonstruksi Kasus TH Digelar, Tersangka Akui Seluruh Perbuatan di Enam TKP

Video KKN UPI Viral, Suarakan Kondisi Jembatan Cibayawak yang Terabaikan

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Viral di TikTok! Ini Fakta Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Bikin Warganet Penasaran
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.