Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Efek Keputusan MSCI, IHSG Ambles Lebih dari 6% dan Saham Konglomerat Berguguran

By Aga GustianaRabu, 28 Januari 2026 10:56 WIB2 Mins Read
Ilustrasi saham. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sentimen negatif dari kebijakan terbaru MSCI langsung mengguncang pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sejak awal perdagangan Rabu (28/1/2026), dengan aksi jual masif yang menyasar saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya milik para konglomerat nasional.

Kekhawatiran investor terhadap keputusan MSCI yang membekukan perlakuan indeks saham Indonesia mendorong pelepasan aset berisiko. Sejumlah saham yang selama ini menjadi penopang indeks justru mengalami tekanan paling dalam pada sesi pagi.

Saham-saham yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu menjadi salah satu yang paling terpukul. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) langsung menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) setelah anjlok 14,81 persen ke level Rp 2.300 per saham. Tekanan serupa juga menimpa PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 11,84 persen dan diperdagangkan di harga Rp 8.375.

Di sektor petrokimia dan energi, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) tercatat melemah 5 persen ke posisi Rp 6.650 per lembar. Sementara itu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mengalami koreksi lebih dalam sebesar 12,14 persen hingga ke level Rp 1.230.

Baca Juga:  Tommy Soeharto Lepas 10 Persen Saham HITS, Transaksi Capai Rp288 Miliar!

Gelombang koreksi juga menjalar ke saham-saham dalam kelompok Bakrie. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 11,58 persen ke harga Rp 1.145. Adapun PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tertekan 14,53 persen dan bertengger di level Rp 294 per saham.

Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ikut melemah 9,42 persen ke Rp 125. Sementara PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) kembali menyentuh batas ARB setelah merosot 14,97 persen ke harga Rp 1.420 per lembar saham.

Baca Juga:  Pasar Respons Positif Sustainability Bond Tahap II bank bjb, Wujud Nyata Komitmen ESG

Dampak kebijakan MSCI juga terasa pada saham milik pengusaha Hapsoro. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) tercatat turun maksimal 15 persen ke level Rp 1.445. Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ikut terkoreksi 15 persen ke harga Rp 4.590, disusul PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) yang melemah 14,97 persen ke posisi Rp 6.250.

Baca Juga:  IHSG Hari Ini Terjun Tajam di Pagi Hari, Pasar Langsung Bergejolak

Tekanan jual turut menghantam emiten properti milik Aguan. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ambles 14,89 persen ke level Rp 9.575. Sementara PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melemah 14,68 persen dan diperdagangkan di harga Rp 6.250.

Secara keseluruhan, dampak kebijakan MSCI tercermin jelas pada pergerakan indeks. Hingga pukul 10.24 WIB, IHSG tercatat merosot 6,05 persen ke posisi 8.434,01, setelah sempat menyentuh level terendah harian di 8.349,65 pada awal perdagangan. Tekanan pasar terlihat dominan dengan 719 saham melemah, hanya 43 saham menguat, dan 38 saham bergerak stagnan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Big Caps Bursa Efek Indonesia Free Float IHSG Investor Asing MSCI pasar modal Saham Konglomerat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.