Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral

Minggu, 5 Juli 2026 10:42 WIB

Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!

Minggu, 5 Juli 2026 10:27 WIB

Hasil Maroko vs Kanada 3-0: Ounahi Menggila, Singa Atlas Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Minggu, 5 Juli 2026 09:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral
  • Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!
  • Hasil Maroko vs Kanada 3-0: Ounahi Menggila, Singa Atlas Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
  • Minggu Cuan! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 5 Juli 2026 Lewat Fitur DANA Kaget, Langsung Cair
  • Panen Hadiah Minggu Pagi! Intip Bocoran Kode Redeem FF Hari Ini 5 Juli 2026, Ada Token SG2 Terbaru?
  • Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Ada Derby Iberia Portugal vs Spanyol
  • Kejutan Belum Usai, Bos Persib Beri Kisi-kisi Proyek Rahasia Setelah 10 Juli
  • Demi Target Asia! Persib Rombak Staf Kepelatihan, Datangkan Arsitek Fisik dan Taktik Kelas Eropa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Eiger Kembali Gelar Kompetisi Panjat Tebing EISCC 2024, Total Hadiah Rp320 Juta

By Putra JuangKamis, 15 Agustus 2024 10:07 WIB5 Mins Read
Eiger Indepence Sport Climbing Competition (EISCC) 2024. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Eiger kembali menggelar kompetisi internasional bertajuk Eiger Indepence Sport Climbing Competition (EISCC) 2024, yang berlangsung di Eiger Adventure Flagship Store, Jalan Sumatera No. 23, Kota Bandung, Kamis (15/8/2024).

EISCC 2024 merupakan kompetisi panjat tebing profesiona yang ke-17 kalinya, diselenggarakan Eiger tiap tahunnya sejak tahun 2001 silam, dengan tujuan menemukan dan membina atlet-atlet muda di Indonesia di olahraga panjat tebing.

“Kejuaraan EISCC tidak hanya diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, tetapi juga bertujuan untuk semakin mempopulerkan olahraga panjat tebing di Tanah Air,” ucap Mamay S Salim selaku pendiri Federasi Panjat Tebing Indonesia sekaligus salah satu yang membidani lahirnya Eiger Adventure.

“EISCC diharapkan mampu menjadi ajang pembinaan, melahirkan atlet-atlet panjat tebing nasional yang berprestasi hingga ke kancah internasional,” tambahnya.

Pada penyelenggaraan tahun 2024 ada yang sedikit berbeda dari serial kompetisi EISCC di tahun-tahun sebelumnya. Diselenggarakan pada 15-17 Agustus 2024 di Bandung, EISCC 2024 akan naik kelas, kali ini EISCC bakal digelar dalam format kompetisi internasional.

Sejumlah atlet dari berbagai negara meliputi Malaysia, Jepang, Thailand, Filipina, Vietnam dan Korea Selatan telah diundang dan hadir di Bandung, untuk terlibat dalam kompetisi ini.

Sebuah papan panjat standar internasional pun telah rampung dibangun persis di depan Eiger Flagship Store Jalan Sumatera, Braga, Kota Bandung. Lokasi inilah yang akan menjadi sejarah baru, kompetisi EISCC 2024 yang naik kelas menjadi kompetisi internasional.

Baca Juga:  Kampung Wisata Kreatif Cigadung, Surga Budaya dan Kuliner di Utara Kota Bandung

Business Director Eiger Adventure, Jason Edward Wuysan mengatakan, EISCC 2024 ini terasa spesial karena sekaligus sebagai bentuk perayaan bagi atlet-atlet yang meraih medali di ajang Olimpiade Paris 2024.

“Yang spesial dari ini tim kita, temen-temen kita menang olimpiade di Paris 2024 jadi ini sekalian kita bisa merayakan untuk kita semua, sekalian kemenangan kita sekalian kemerdekaan Indonesia yang ke-79,” kata Jason.

Selain itu, pihaknya pun berencana akan mengundang para atlet tersebut dalam acara Eiger berikutnya.

“Itu ditunggu aja, kebetulan memang belum saat ini tapi nanti ditunggu aja itu nanti ada dikegiatan selanjutnya,” ungkapnya.

Ketua Umum Pengurus Provinsi FPTI Jawa Barat, Djati Pranoto mengatakan, kompetisi ini telah mendapat rekomendasi diakui dan disetujui sebagai kompetisi panjat tebing resmi yang diatur oleh Pengurus Pusat FPTI.

“Pengurus Pusat FPTI dan Pengurus Provinsi FPTI Jawa Barat mendukung kompetisi EISCC yang telah diselenggarakan EIGER tiap tahunnya. Ajang ini menjadi tren positif yang harus terus dikembangkan dan didukung,” ucap Djati.

“EISCC di Bandung telah menciptakan iklim kompetisi yang profesional, harapannya dari sini akan terus terlahir atlet-atlet muda panjat tebing asal berbagai daerah di Tanah Air,” sambungnya.

Djati juga memberikan apresiasi kepada Eiger yang selalu memberikan dukungan terhadap para atlet panjang tebing.

“Event ini saya sangat mengapresiasi sekali kepada Eiger, karena tidak putus-putusnya dari pertama Eiger ada sampai sekarang tetap support panjat tebing,” ungkapnya.

Djati mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus dalam pembinaan atlet serta membuat banyak sirkuit-sirkuit baru.

Baca Juga:  Kota Bandung Etalase Jabar, Dedi Mulyadi Ingin Problem Sosial Diselesaikan

“Jawa Barat dalam setahun ini sampai nanti ke tahun 2028 kita akan fokus ke pembinaan dan kita akan banyak membuat sirkuit-sirkuit khusus untuk Jawa Barat dulu,” imbuhnya.

“Karena target Jawa Barat itu kedepannya tahun 2028 banyak beberapa atlet Jawa Barat yang ikut olimpiade di LA, insya Allah,” tambahnya.

Apresiasi yang sama juga diberikan Pengurus Pusat FPTI, Agus. Dia menyebut, Eiger yang selalu memberikan kejutan menarik di setiap kegiatan yang diselenggarakannya.

“Terkait dengan yang sekarang, kemarin-kemarin kita speednya tuh speed klasik, akan tetapi di sini memakai dengan speed one record. Itu perubahan yang selalu Eiger buat, event-eventnya selalu fantastis update,” kata Agus.

Bukan hanya dari format pertandingan, kata Agus, dari sisi hadiah pun Eiger memberikan nominal yang fantastis.

“Dan sekarang juga terkait dengan hadiah, ini nominal hadiah yang begitu fantastis, untuk di tahun ini masih Eiger yang peringkat hadiahnya paling tinggi,” ungkapnya.

Agus menyebut, pertandingan ini diikuti oleh tim-tim dari seluruh Indonesia dan juga luar negeri. Terkait persyaratan, tidak ada batas maksimal umur yang ditentukan.

“Tidak ada (batasan usia), umum, cuman batasan bawah ada di 14 tahun, ke atasnya boleh berapapun. Ini club-club dari seluruh Indonesia dan tadi non atlet dari 6 negara-negara luar, kesempatan buat mereka juga (dapat) sparring partner yang keren,” tuturnya.

Sementara itu, Event Director Eiger Independence Sport Climbing Competition 2024, Oscar Siregar menjelaskan, EISCC 2024 akan menjadi titik baru, meningkatkan level kejuaraan atlet-atlet panjat tebing nasional, khususnya sebagai pembinaan bagi banyak atlet panjat tebing usia muda asal berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:  Libur Sekolah, Tiga Museum di Bandung Ini Bisa Dijadikan Tujuan Wisata

“Seluruh atlet Indonesia yang berkompetisi di EISCC 2024 bakal bertanding dengan atlet dari berbagai negara yang sudah terbang langsung ke Bandung. Dengan demikian, EISCC berupaya tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antarnegara melalui olahraga panjat tebing,” kata Oscar.

Para atlet pemanjat dari berbagai daerah dan berbagai negara ini akan memperebutkan hadiah dengan total senilai USD 19.500 atau sekitar Rp320 juta. Standar hadiah baru yang dibuat menyesuaikan dengan peraturan kompetisi panjat tebing skala internasional.

“Eiger menjadi brand Indonesia pertama yang menyelenggarakan kompetisi panjat tebing internasional, mengenalkan brand Eiger yang terlahir di Bandung hingga level Asia. Partisipasi dari atlet-atlet internasional ini diharapkan dapat meningkatkan persaingan dan kualitas pertandingan, sehingga mendorong para atlet lokal kita untuk lebih berprestasi dan siap bersaing di level internasional,” tandasnya.

Sebagai brand Indonesia penyedia perlengkapan luar ruang sejak tahun 1989 silam, Eiger berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga panjat tebing di Indonesia. Berbagai kompetisi panjat tebing profesional diadakan Eiger sepanjang tahun.

Sejalan dengan komitmen untuk terus mengembangkan Eiger Climbing Center sebagai sekolah panjat tebing untuk umum yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=BSDS3hqW1E4[/embedyt]

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

atlet Eiger EISCC 2024 Kota Bandung panjat tebing
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral

Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.