Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen

Selasa, 19 Mei 2026 22:16 WIB
ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Selasa, 19 Mei 2026 21:57 WIB

Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim

Selasa, 19 Mei 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya
  • Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim
  • Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan
  • Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
  • Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Eiger Kembali Gelar Kompetisi Panjat Tebing EISCC 2024, Total Hadiah Rp320 Juta

By Putra JuangKamis, 15 Agustus 2024 10:07 WIB5 Mins Read
Eiger Indepence Sport Climbing Competition (EISCC) 2024. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Eiger kembali menggelar kompetisi internasional bertajuk Eiger Indepence Sport Climbing Competition (EISCC) 2024, yang berlangsung di Eiger Adventure Flagship Store, Jalan Sumatera No. 23, Kota Bandung, Kamis (15/8/2024).

EISCC 2024 merupakan kompetisi panjat tebing profesiona yang ke-17 kalinya, diselenggarakan Eiger tiap tahunnya sejak tahun 2001 silam, dengan tujuan menemukan dan membina atlet-atlet muda di Indonesia di olahraga panjat tebing.

“Kejuaraan EISCC tidak hanya diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, tetapi juga bertujuan untuk semakin mempopulerkan olahraga panjat tebing di Tanah Air,” ucap Mamay S Salim selaku pendiri Federasi Panjat Tebing Indonesia sekaligus salah satu yang membidani lahirnya Eiger Adventure.

“EISCC diharapkan mampu menjadi ajang pembinaan, melahirkan atlet-atlet panjat tebing nasional yang berprestasi hingga ke kancah internasional,” tambahnya.

Pada penyelenggaraan tahun 2024 ada yang sedikit berbeda dari serial kompetisi EISCC di tahun-tahun sebelumnya. Diselenggarakan pada 15-17 Agustus 2024 di Bandung, EISCC 2024 akan naik kelas, kali ini EISCC bakal digelar dalam format kompetisi internasional.

Sejumlah atlet dari berbagai negara meliputi Malaysia, Jepang, Thailand, Filipina, Vietnam dan Korea Selatan telah diundang dan hadir di Bandung, untuk terlibat dalam kompetisi ini.

Sebuah papan panjat standar internasional pun telah rampung dibangun persis di depan Eiger Flagship Store Jalan Sumatera, Braga, Kota Bandung. Lokasi inilah yang akan menjadi sejarah baru, kompetisi EISCC 2024 yang naik kelas menjadi kompetisi internasional.

Baca Juga:  Jalan-jalan di Lapangan Tegalega, Jusuf Hamka: Fasilitas Olahraga di Kota Bandung Perlu Disempurnakan

Business Director Eiger Adventure, Jason Edward Wuysan mengatakan, EISCC 2024 ini terasa spesial karena sekaligus sebagai bentuk perayaan bagi atlet-atlet yang meraih medali di ajang Olimpiade Paris 2024.

“Yang spesial dari ini tim kita, temen-temen kita menang olimpiade di Paris 2024 jadi ini sekalian kita bisa merayakan untuk kita semua, sekalian kemenangan kita sekalian kemerdekaan Indonesia yang ke-79,” kata Jason.

Selain itu, pihaknya pun berencana akan mengundang para atlet tersebut dalam acara Eiger berikutnya.

“Itu ditunggu aja, kebetulan memang belum saat ini tapi nanti ditunggu aja itu nanti ada dikegiatan selanjutnya,” ungkapnya.

Ketua Umum Pengurus Provinsi FPTI Jawa Barat, Djati Pranoto mengatakan, kompetisi ini telah mendapat rekomendasi diakui dan disetujui sebagai kompetisi panjat tebing resmi yang diatur oleh Pengurus Pusat FPTI.

“Pengurus Pusat FPTI dan Pengurus Provinsi FPTI Jawa Barat mendukung kompetisi EISCC yang telah diselenggarakan EIGER tiap tahunnya. Ajang ini menjadi tren positif yang harus terus dikembangkan dan didukung,” ucap Djati.

“EISCC di Bandung telah menciptakan iklim kompetisi yang profesional, harapannya dari sini akan terus terlahir atlet-atlet muda panjat tebing asal berbagai daerah di Tanah Air,” sambungnya.

Djati juga memberikan apresiasi kepada Eiger yang selalu memberikan dukungan terhadap para atlet panjang tebing.

“Event ini saya sangat mengapresiasi sekali kepada Eiger, karena tidak putus-putusnya dari pertama Eiger ada sampai sekarang tetap support panjat tebing,” ungkapnya.

Djati mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus dalam pembinaan atlet serta membuat banyak sirkuit-sirkuit baru.

Baca Juga:  3 Rekomendasi Ramen Murah Tapi Enak di Bandung, Wajib Dicoba!

“Jawa Barat dalam setahun ini sampai nanti ke tahun 2028 kita akan fokus ke pembinaan dan kita akan banyak membuat sirkuit-sirkuit khusus untuk Jawa Barat dulu,” imbuhnya.

“Karena target Jawa Barat itu kedepannya tahun 2028 banyak beberapa atlet Jawa Barat yang ikut olimpiade di LA, insya Allah,” tambahnya.

Apresiasi yang sama juga diberikan Pengurus Pusat FPTI, Agus. Dia menyebut, Eiger yang selalu memberikan kejutan menarik di setiap kegiatan yang diselenggarakannya.

“Terkait dengan yang sekarang, kemarin-kemarin kita speednya tuh speed klasik, akan tetapi di sini memakai dengan speed one record. Itu perubahan yang selalu Eiger buat, event-eventnya selalu fantastis update,” kata Agus.

Bukan hanya dari format pertandingan, kata Agus, dari sisi hadiah pun Eiger memberikan nominal yang fantastis.

“Dan sekarang juga terkait dengan hadiah, ini nominal hadiah yang begitu fantastis, untuk di tahun ini masih Eiger yang peringkat hadiahnya paling tinggi,” ungkapnya.

Agus menyebut, pertandingan ini diikuti oleh tim-tim dari seluruh Indonesia dan juga luar negeri. Terkait persyaratan, tidak ada batas maksimal umur yang ditentukan.

“Tidak ada (batasan usia), umum, cuman batasan bawah ada di 14 tahun, ke atasnya boleh berapapun. Ini club-club dari seluruh Indonesia dan tadi non atlet dari 6 negara-negara luar, kesempatan buat mereka juga (dapat) sparring partner yang keren,” tuturnya.

Sementara itu, Event Director Eiger Independence Sport Climbing Competition 2024, Oscar Siregar menjelaskan, EISCC 2024 akan menjadi titik baru, meningkatkan level kejuaraan atlet-atlet panjat tebing nasional, khususnya sebagai pembinaan bagi banyak atlet panjat tebing usia muda asal berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:  Rekomendasi Tempat Makan Steak Enak dan Terkenal di Bandung, Berdiri Sejak 2005

“Seluruh atlet Indonesia yang berkompetisi di EISCC 2024 bakal bertanding dengan atlet dari berbagai negara yang sudah terbang langsung ke Bandung. Dengan demikian, EISCC berupaya tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antarnegara melalui olahraga panjat tebing,” kata Oscar.

Para atlet pemanjat dari berbagai daerah dan berbagai negara ini akan memperebutkan hadiah dengan total senilai USD 19.500 atau sekitar Rp320 juta. Standar hadiah baru yang dibuat menyesuaikan dengan peraturan kompetisi panjat tebing skala internasional.

“Eiger menjadi brand Indonesia pertama yang menyelenggarakan kompetisi panjat tebing internasional, mengenalkan brand Eiger yang terlahir di Bandung hingga level Asia. Partisipasi dari atlet-atlet internasional ini diharapkan dapat meningkatkan persaingan dan kualitas pertandingan, sehingga mendorong para atlet lokal kita untuk lebih berprestasi dan siap bersaing di level internasional,” tandasnya.

Sebagai brand Indonesia penyedia perlengkapan luar ruang sejak tahun 1989 silam, Eiger berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga panjat tebing di Indonesia. Berbagai kompetisi panjat tebing profesional diadakan Eiger sepanjang tahun.

Sejalan dengan komitmen untuk terus mengembangkan Eiger Climbing Center sebagai sekolah panjat tebing untuk umum yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=BSDS3hqW1E4[/embedyt]

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

atlet Eiger EISCC 2024 Kota Bandung panjat tebing
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.